Orang yang narsis mempunyai reputasi yang serba salah di mata dunia. Kebanyakan reputasinya berbau negatif. Bukan hanya karena si narsis hobi mengoleksi foto selfie, melainkan juga karena mereka dianggap terlalu memuja dirinya sendiri. Seringnya lagi, si narsis dianggap kurang peka ataupun peduli orang lain karena kecenderungannya yang self-centered.

Memang sih, kebanyakan orang yang narsis kelihatannya cuma memedulikan, bahkan mengagumi dirinya sendiri. Tapi sebenarnya, orang yang narsis punya kualitas-kualitas positif juga, tau nggak sih? Ini dia kelebihan kamu yang narsis. Pastinya membuat semua orang iri.

1. Tak semua orang bisa dengan mudah tampil percaya diri. Tapi bagimu, mengandalkan kelebihan dan kemampuan diri itu natural saja

Kamu percaya diri via www.gurl.com

Memercayai orang lain terkadang lebih mudah daripada kepada diri sendiri. Karena itulah, manusia cenderung suka menggantungkan dirinya kepada orang lain. Karena mengambil sebuah keputusan yang menentukan saja bisa menjadi beban berat bagi kamu dan kita semua. Tapi untuk orang yang narsis, mempercayai diri sendiri adalah sudah jadi kebiasaan sehari-hari. Rasa percaya dirimu luar biasa, dan kamu percaya bahwa kamu adalah orang terbaik yang mungkin dimiliki seisi negeri. Rasa percaya pada kemampuan diri sendiri ini tentunya membuat ruang gerakmu lebih lebar, dan kesempatanmu lebih besar.

2. Rasa percaya diri yang besar membuatmu tidak segan-segan mengambil risiko, kamu yakin bahwa kamu orang yang selalu beruntung

Kamu selalu merasa beruntung via thoughtcatalog.com

Advertisement

Dari mana kesempatan dan ruang gerak yang lebih lebar itu berasal? Tentu dari rasa percaya diri luar biasamu yang membuatmu tidak segan-segan melakukan hal baru dan mengambil risiko. Kamu percaya pada kemampuanmu, sekaligus takdirmu menjadi orang yang beruntung. Karena berani melakukan hal baru dengan segala risikonya, peluangmu untuk meraih kesuksesan juga semakin terbuka. Berbeda bila kamu tidak percaya pada dirimu sendiri. Setiap ingin melakukan sesuatu, kamu sudah terbayang pada kegagalan di depan mata. Karena itu, sampai kapanpun kamu tidak akan maju.

3. Dengan kharisma dan keinginan besar untuk menjadi pusat segalanya, kamu jadi seorang pemimpin sejati. Dikagumi sekaligus ditakuti

Calon pemimpin via www.entrepreneur.com

Banyak orang yang tidak memercayai dirinya sendiri menolak untuk menjadi pemimpin. Bagaimana bisa memimpin orang lain, bila kamu bahkan tidak berani mengambil keputusan untuk dirimu sendiri? Sementara seorang narsis, sejak lahir kamu sudah tercipta sebagai pemimpin. Tentu karena kecintaanmu pada diri sendiri membuatmu enggan menjadi bawahan orang lain. Uniknya, kepemimpinan orang narsis ini didasari oleh dua faktor sekaligus, yaitu ditakuti dan dikagumi pada saat yang sama. Sebagian besar orang narsis mempunyai perangai yang menyenangkan dan bisa menghibur semua orang.

4. Kamu tidak merasa perlu mendengarkan omongan orang lain. Kamu sudah terlalu nyaman dengan dirimu sendiri untuk sekadar peduli pandangan orang lain

Tak peduli omongan orang via www.hercampus.com

Salah satu yang menjadi masalah kita bersama adalah soal menanggapi omongan orang. Kamu pasti tahu bahwa mulut manusia bisa lebih tajam daripada pedang. Hati yang lemah, hanya akan sibuk memikirkan pendapat orang lain tentang dirinya, sehingga lupa mengingat bahwa hidup ini adalah miliknya. Sementara untuk orang yang narsis, omongan orang tidak pernah singgah di kepalamu. Seumur hidup, kamu hanya memercayai pandangannya sendiri. Jadi apapun yang dikatakan orang lain tentangmu, kamu tidak akan peduli. Bagus bukan? Dengan begitu, kamu bisa fokus mengembangkan potensimu.

Baca 4 kualitas orang narsis lainnya, klik ‘halaman selanjutnya’.