Bisa hidup sendiri ketika kita masih melajang kadang memang menjadi pertimbangan. Wajar jika muncul berbagai pertanyaan atau keraguan perkara apakah kita bisa melakukan segala sesuatunya seorang diri. Mulai dari mengurus kebersihan tempat tinggal, soal makan, hingga segala remeh temeh kebutuhan sehari-hari.

Sekilas hidup sendiri mungkin terkesan merepotkan, apalagi bagi kamu yang selama ini belum pernah tinggal jauh dari orang tua. Tapi jika kelak kamu memang harus pergi untuk menuntut ilmu atau bekerja dan tinggal sendiri jauh dari keluarga, tak perlu ragu. Pasalnya, akan banyak kebaikan dan pengalaman berharga yang bisa kamu rasakan.

Hidup sendiri menjadikanmu pribadi yang mandiri. Kamu terbiasa melakukan segala sesuatunya tanpa bantuan dari sana-sini.

Hidup mandiri itu keren.

Hidup mandiri itu keren. via www.tumblr.com

Advertisement

Nggak ada yang menyangkal bahwa hidup sendiri memang membutuhkan keberanian dan rasa yakin yang kuat. Namun setelah kamu berhasil merantau, kamu akan menyadari betapa pentingnya nasihat-nasihat dari orang tua yang selama ini mungkin kamu abaikan. Ketika bersama orang tua kamu merasa terlindungi, di sisi lain saat kamu hidup sendiri mau nggak mau kamu harus berusaha untuk melakukan semuanya sendiri. Mulai dari membersihkan rumah dan kamar, memasak, hingga berbelanja keperluan bulanan pun harus kamu lakukan semuanya sendiri.

Memang kadang ketika homesick melanda segalanya terasa menyebalkan dan kadang rasanya kamu mau pulang dan kembali ke pelukan orang tua saja. Namun coba pikirkan lagi alasan kenapa kamu memutuskan untuk merantau, kamu ingin belajar mandiri, bukan? Sebagai seseorang yang sudah dewasa, rasanya nggak pantas kan kalau kamu ngambek dan bersikap manja? Homesick itu wajar terjadi dan kamu juga masih bisa menelepon orang tua atau video call dengan orang rumah. Mendengar suara ayah ibu atau melihat wajah mereka di layar monitor, mengetahui mereka sehat dan masih baik-baik saja mungkin akan membuatmu merasa lebih baik.

Tinggal jauh dari orang tua membuatmu ringan tangan dan rajin bekerja. Kamu merasa punya tanggung jawab pada hidupmu sendiri sepenuhnya.

Coba aja kamu nggak bersih-bersih kamar satu minggu...

Coba aja kamu nggak bersih-bersih kamar satu minggu… via alexandramiaphoto.tumblr.com

Ketika masih bersama orang tua dan kakak adik, kalian seringkali kalian bertengkar dan berdebat tentang giliran siapa yang kali ini mendapat tugas untuk mencuci piring, menyapu halaman, menguras bak mandi, atau pekerjaan rumah ringan lainnya. Kini saat kamu hidup sendiri, kamu nggak akan mengalami pertengkaran seperti itu. Since it’s your own space, segalanya harus kamu lakukan sendiri.

Advertisement

Coba saja kamu nggak cuci piring selama satu minggu. Coba saja kamu nggak cuci baju selama satu minggu. Coba saja kamu nggak menguras bak mandi selama satu bulan. Bisa dibayangkan betapa kotornya ‘area teritorialmu’. Nggak menutup kemungkinan bahwa nanti teman-temanmu juga enggan main ke rumah atau kosmu karena risih melihat semuanya berantakan. Hidup sendiri bukan berarti kamu bisa bertindak sesuka hati, namun ada tanggung jawab besar yang dimiliki.

Mandi sambil nyanyi hingga belajar senam atau menari meniru gerakan di televisi. Kamu bebas melakukan apa yang disuka selama tahu akibatnya dan tak mengganggu tetangga.

Menyanyi di kamar mandi? Siapa takut.

Menyanyi di kamar mandi? Siapa takut. via animatedgif·tumblr.com

Kamu punya hobi menyanyi tapi sering dicaci karena suaramu nggak seindah Krisdayanti? Ketika merantau dan jauh dari keluarga, kamu nggak akan mendengar lagi komentar-komentar aneh dari keluarga soal hobi menyanyimu yang kadang nggak kenal waktu. Kamu bisa menyanyi kapanpun di manapun kamu mau, entah itu di kamar mandi atau kamar tidur, kamu bebas mengeluarkan uneg-uneg yang ada dengan menyanyi. Dengan catatan tetangga sebelah nggak boleh terganggu ya!

Dengan hidup mandiri, nggak akan ada lagi yang melihatmu dengan tatapan aneh ketika kamu mencoba untuk menirukan gerakan-gerakan senam yang aneh di TV. You have your own space and life. Segala gerakan yoga dan senam yang aneh-aneh dapat kamu lakukan dengan bebas. Tapi hati-hati jangan sampai mencederai diri sendiri karena nggak ada siapapun yang bakal kamu minta tolong selain dirimu sendiri.

Apapun yang ingin kamu lakukan selama sifatnya positif tentu sah-sah saja. Kamu berhak atas dirimu dan tempat tinggalmu sendiri. Selama apa yang kamu lakukan tidak mengganggu orang lain atau menciderai diri sendiri, ya kerjakan yang kamu sukai!

Hidup akan terasa lebih nyaman dinikmati. Tak perlu khawatir orang lain akan mengganggu atau mencampuri urusan pribadimu lagi.

Seluruh peralatan tempur ini hanya milikmu seorang...

Seluruh peralatan tempur ini hanya milikmu seorang… via tumblr.com

Karena seluruh perabotan hanya kamu yang menggunakan, nggak akan ada lagi keributan pagi-pagi karena salah satu dari kalian (entah itu kakak adik atau dengan teman sekamar) ingin mengenakan satu pakaian yang sama. Semua yang ada di dalam rumah atau kamar kos menjadi milikmu seorang. Kamu bebas mengenakan pakaian manapun yang kamu mau. Makan makanan yang kamu masak sendiri dan nggak akan ada yang berkomentar miring tentang betapa asinnya masakan yang kamu buat. Dan nggak akan ada lagi gerutu sebal karena mendadak salah satu peralatan tempur (baca; make up) milikmu menghilang entah ke mana.

Bisa jadi hidup mandiri akan membuat segala sesuatunya lebih baik. Hidupmu terasa lebih tenang dan bahagia. Kamu merasa “merdeka” karena tak ada orang lain yang akan usil mencampuri urusan pribadimu.

Tinggal di kos atau rumah sendiri memang lebih banyak pengeluaran. Tapi cara ini justru menjadikanmu pintar melakukan penghematan.

Hari gini masih manja? No way...

Hari gini masih manja? No way… via animatedgif·tumblr.com

Belajar merantau memang membutuhkan keberanian ekstra. Namun pada akhirnya ketika kamu berhasil melakukan segalanya sendiri mulai dari bersih-bersih rumah, mencuci baju, memasak dan mencuci piring, bahkan sampai membayar tagihan listrik, air, dan sewa rumah atau kos. Kamu akan merasa seperti bos kecil yang memegang kendali atas hidupmu sendiri.

Sudah pasti segala pengeluaran menjadikan hidup sendiri terasa lebih mahal. Tapi di sisi lain, kondisi ini justru menempamu jadi pribadi yang pintar mengatur pengeluaran dan melakukan penghematan. Secara tak langsung, kamu terdidik untuk lebih bijaksana dalam mengelola keuangan, sehingga kelak kamu tak akan kaget menjalani masa depan.

Entah itu di apartemen, kos, atau rumah kontrakan – asal kamu berani untuk memulai hidup sendiri kamu sudah selangkah lebih maju. Jika kamu mendapatkan pekerjaan atau sekolah yang memang membuatmu jauh dari orang tua, maka berbahagialah karena kamu bisa belajar melatih kemandirian dari situ. Meski masih usia 20-an, soal kedewasaan dan kemandirianmu pun tak perlu diragukan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya