Status sebagai mahasiswa memang membuatmu punya tangggung jawab yang lebih besar dari pelajar pada umumnya. Sudah lewat masanya hanya duduk di kelas, mendengarkan ceramah dosen, sambil cepat-cepat mencatat apa yang Beliau katakan.

Kalau cuma duduk manis, mendengarkan materi, kemudian belajar semalam suntuk agar dapat nilai bagus mah murid SMA juga bisa….

Mahasiswa dilabeli dengan sebutan “Maha” di depannya sebab merekalah yang diharapkan tak hanya punya kepandaian, tapi juga mengantungi idealisme yang bisa diandalkan. Salah satu tanda idealisme yang kuat adalah ketika mahasiswa mau turun ke jalan, mengutarakan apa yang mereka pikirkan — demi memperjuangkan kepentingan banyak orang.

Apakah kamu sudah termasuk salah satunya?

Ruang kelas yang dingin dan tenang tidak mengajarimu arti kehidupan. Hanya dengan turun langsung ke masyarakat ilmumu baru bisa dimanfaatkan

Melatih kecakapanmu berbicara dengan orang lain via www.ugm.ac.id

Advertisement

Ruang kelas memang merupakan tempat yang sangat ideal untuk belajar. Kursi yang nyaman, dosen yang komunikatif, serta AC yang menyala seakan merupakan kondisi yang sungguh sempurna untuk mencecap mata pelajaran yang disampaikan. Tapi tahukah kalian jika ternyata ruang kelas hanya berisi orang-orang itu saja? Bahkan tak seringkali kita jarang berkomunikasi dengan mahasiswa-mahasiswa lain.

Seakan ada jarak yang memisahkan satu orang dan yang lainnya. Paling kita hanya basa-basi menanyakan tugas serta kuliah yang disampaikan. Tak ada jalinan yang benar-benar bisa membuat kita menjadi lebih akrab.

Hanya dengan mengikuti kegiatan di luar kelas kamu akan tahu bagaimana ilmumu benar-benar bisa diterapkan. Ternyata mata kuliah ekonomi mikro memang berguna untuk membaca pergerakan pasar. Mata kuliah Diplomasi Luar Negeri membuatmu lihai menjelaskan kondisi politik Indonesia di tengah Konflik Laut Cina Selatan saat ini.

Hanya dengan duduk manis di kelas tak akan membuatmu tahu bahwa apa yang kamu pelajari, sebenarnya berarti.

Pemimpin tidak muncul dari mereka yang tenang mendengarkan dosen menjelaskan. Lebih banyak tokoh lahir dengan rekam jejak aktivis semasa mahasiswa, mereka yang hobi mengkritik dan bertanya

Ikut organisasi di kampus via bem.poltekkesdepkes-sby.ac.id

Ikut serta dalam organisasi-organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus secara tak langsung akan mengajarkanmu mengenai kepemimpinan.

Di dalam organisasi, kamu akan belajar mengenai bagaimana menjalankan sebuah organisasi mahasiswa. Belajar mengikuti rapat, belajar membuat proposal, serta kamu akan lebih sering bertemu dengan orang-orang penting di kampus seperti kepala jurusan, dekan, bahkan rektor sekalipun.

Terbiasa turun langsung ke lapangan akan membuatmu tahu bahwa kenyataan di lapangan tidak semudah materi yang diajarkan di ruang kelas. Melihat langsung situasi di masyarakat akan membuatmu tahu bahwa ilmumu yang sudah setinggi langit itu belum bisa menyelesaikan apa-apa.

Libatkanlah dirimu dalam kegiatan kepanitiaan. Kegiatan ini bisa membuatmu belajar bekerjasama dan membagi tugas secara adil dan sepadan

Terlibatlah dalam acara-acara yang diadakan oleh kampusmu via www.flickr.com

Ikut terlibat dalam kegiatan kepanitiaan akan mengajarkanmu bagaimana caranya untuk bekerja dalam sebuah tim. Kamu akan dituntut untuk berkontribusi secara langsung dan berpikir bagaimana agar acara yang akan dilaksanakan dapat berjalan sesuai rencana. Hitung-hitung belajar menjadi event organizer kecil-kecilan.

Dalam kegiatan kepanitiaan ini akan terbagi dalam beberapa divis yang berbeda. Mulai dari divisi yang bertugas mengumpulkan dana, koordinator acara, dokumentasi, sampai ke bagian perlengkapan yang tugasnya menyiapkan peralatan yang dibutuhkan selama acara berlangsung.

Daripada hanya kuliah dan pulang, kenapa kamu tidak ikut komuniyas yang bisa memperluas jaringan?

Menggali ilmu dari komunitas diluar kampus via www.fotografer.net

Jika ada hobi tertentu yang kamu tekuni, namun kamu tak menemukan komunitasnya di dalam kampus, mulai-lah aktif mencari diluar kampus. Organisasi-organisasi semacam ini tak sulit ditemukan. Manfaatkan saja internet karena biasanya komunitas-komunitas ini memiliki fanpage di laman Facebook. Hanya dengan beberapa ketikan saja kamu akan menemukan komunitas-komunitas yang kamu maksud dikotamu.

Hidup ini tidak sesederhana menghubungkan teori dan permasalahan dalam proses menulis karya ilmiahmu. Masyarakat dan masalah-masalah yang nyata benar-benar membutuhkanmu

Jangan hanya mengandalkan KKN saja. Ikut aktif dalam organisasi-organisasi disekitar tempat kosmu saat ini juga sangat berguna untuk pengembangan dirimu. Kamu akan dengan mudah diterima dalam masyarakat, akan mengenal mereka secara lebih baik, dan bukan tidak mungkin mereka akan siap sedia membantu kamu jika sedang kesusahan, karena kamu telah dianggap sebagai keluarga dalam lingkungan kosmu itu.

Itu artinya kamu adalah orang yang peka, yang peduli dengan lingkungan dan orang-orang sekitar. Kamu berusaha untuk menjadikan lingkungan agar menjadi tempat yang lebih baik.

Beruntunglah bagi kamu yang sering terlibat dalam kegiatan-kegiatan sukarelawan karena secara tak langsung kamu telah belajar bagaimana caranya untuk memecahkan suatu masalah, belajar bekerja sama dengan orang lain, dan belajar bagaimana menemukan jalan keluar.

Jadi setelah membaca berbagai manfaat diatas, tak ada alasan lain bagimu untuk terus menjadi mahasiswa yang hanya kuliah-pulang-kuliah-pulang saja ‘kan? Ilmu dan waktumu terlalu berharga jika hanya digunakan untuk urusan akademis saja.