Sukses Dicapai dengan Lembur dan Kurang Tidur itu Omong Kosong. Tidur Cukup Justru jadi Kunci Utama

Tidur kunci sukses

Menjelang usia 20-an, kamu tentu pernah mempertanyakan pada diri sendiri: apakah aku bisa sukses? Bagaimana aku meraihnya? Bayangan kehidupan pekerja yang sering lembur dan kurang tidur muncul di benakmu. Seperti yang diceritakan kebanyakan orang, kesuksesan membutuhkan pengorbanan besar yakni waktu. Kamu harus merelakan waktumu habis untuk pekerjaan. Ketika orang lain sudah terlelap, kamu masih terjaga dengan tumpukan kerjaan.

Advertisement

Disadari atau tidak, gambaran kesuksesan ini tersimpan di kepalamu. Seolah kesuksesan memang harus diraih dengan mengorbankan waktu. Bahkan ini dianggap hal wajar.  Di pikiranmu hanyalah kerja, kerja, dan kerja.

Sebenarnya kamu tidak perlu menyiksa diri seperti ini untuk sukses. Keseringan lembur itu hanya sedikit kok manfaatnya. Semakin kamu sering melakukannya, semakin jauh langkahmu dari kesuksesan. Justru kamu semakin dekat dengan rentetan masalah misalnya masalah di bawah ini.

1. Banyak orang berpikir untuk menggapai kesuksesan itu diperlukan malam-malam lembur dan kurang tidur. Namun pemikiran ini justru menjerumuskanmu pada serangkaian masalah kesehatan

Kurang tidur justru menghambar kesuksesan | Foto oleh Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Sukses itu harus lembur dan kurang tidur adalah anggapan salah kaprah. Sayangnya anggapan ini ditermiam begitu saja banyak orang. Padahal kekurangan tidur membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Advertisement

Kamu boleh lembur tapi sesekali saja. Sebagai pekerja, kamu memang mendapatkan uang tambahan ketika bekerja melebihi jam kerja. Di mata atasan dan rekan kerja, kamu juga dianggap berdedikasi tinggi pada pekerjaan. Sayangnya keseringan lembur mendatangkan efek samping yang serius. Tubuhmu akan rentan mengalami masalah kesehatan.

Lembur memangkas waktu tidur. Tubuhmu kekurangan waktu untuk beristirahat. Kira-kira apa yang terjadi ketika tubuhmu terus kehilangan waktu rehat? Dampaknya sangat banyak. Kelelahan adalah salah satunya. Kamu pasti pernah merasakannya. Misalnya, kamu lembur hampir setiap hari sampai dini hari untuk menggarap proyek. Harapanmu proyek bisa lebih cepat selesai. Namun kekurangan tidur akibat lembur juga mendatangkan masalah. Kamu selalu bangun pagi dengan tubuh yang lelah dan tidak bersemangat.

Kelelahan hanyalah satu dari sekian dampak kekurangan tidur. Dilansir dari laman Health Kompas, lembur juga  menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit kanker, penyakit jantung, diabetes, stres, hingga depresi. Kamu sangat mungkin mengalami masalah-masalah kesehatan tersebut.

Advertisement

2.  Alih-alih produktif dan efektif, kamu akan kesulitan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik bila terus-menerus lembur

Kekurangan tidur memicu beragam masalah pekerjaan | Photo by Nik Shuliahin via unsplash.com

Sama seperti ketika perut lapar, kamu membutuhkan makan agar kenyang. Bila kamu mengantuk maka tubuhmu butuh tidur agar energi pulih. Kondisimu tidak memungkinkan untuk beraktivitas seperti biasa apalagi bekerja.

Pada akhirnya lembur mendatangkan beragam masalah yang menyulitkan dirimu sendiri. Lembur mengakibatkan kamu kurang tidur. Sementara kamu yang kurang tidur pasti kesusahan menyelesaikan pekerjaan. Bagaimana hasil pekerjaanmu? Tentunya tidak memuaskan. Saat kekurangan tidur, kamu berada dalam kondisi tidak optimal untuk bekerja. Berdasarkan penelitian Harvard Medical School yang dikutip dari Weforum, terbukti lembur dan kurang tidur berdampak buruk terhadap performa pekerja. Kamu mungkin bisa menyelesaikan pekerjaan saat lembur. Namun perlu diingat, ya. Saat lembur otak dipaksa untuk bekerja sangat keras. Sehingga kemampuannya semakin menurun. Nah, hasilnya produktivitasmu hanya bersifat jangka pendek.

3. Buang jauh-jauh pemikiran suskes itu lembur dan kurang tidur. Tidur yang cukup jadi kunci utama kesuksesan Jeff Bezos, orang terkaya di dunia.

Tidur cukup akan membawamu pada pintu kesuksesan | Foto oleh Min An via www.pexels.com

Apa kamu tergolong orang-orang yang tidur 2-3 jam? Aduh, sepertinya langkahmu menuju kesuksesan masih jauh. Berkaca dari kebiasaan Jeff Bezos, ia selalu rutin tidur 8 jam. Idealnya, orang dewasa memang membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam.

Kamu tentu mengetahui sosok Jeff Bezos, pendiri e-commerce terkenal ini. Jam tidurnya tidak pernah kurang dari 8 jam. Alasannya ,tidur yang cukup berpengaruh besar terhadap produktivitasnya dalam bekerja. Satu lagi orang sukses yang selalu tidur cukup yakni Jack Ma, bos Alibaba. Selama ini kamu mungkin beranggapan orang-orang sukses seperti mereka bekerja sampai larut malam. Kenyataannya justru durasi waktu tidur mereka ideal. Hal ini mematahkan pemikiran kalau sukses itu lembur dan kurang tidur.

4. Lembur dan kurang tidur terbukti tidak berdampak positif terhadap kesuksesan. Sebaiknya mulai ditinggalkan dan tanamkan kalau tidur adalah kunci utama kesuksesan

Tidur yang cukup berdampak positif terhadap kesuksesan | Photo by Kinga Cichewicz via unsplash.com

Mengingat dampak-dampak buruk dari lembur, sebaiknya kamu tidak sering-sering melakukannya. Tidur yang cukup justru kunci utama kesuksesan. Lagi pula bukankah hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan dengan berkas pekerjaan yang tidak ada habisnya?

Berambisi untuk sukses itu tidak apa-apa asalkan tidak membuat kamu lupa kalau hidup tidak cuma kerja. Kamu mempunyai keluarga, teman, atau mungkin binatang kesayangan yang perlu diperhatikan. Meraih kesuksesan dengan  lembur sampai kurang tidur itu sudah kuno.  Memberikan lebih banyak dampak buruk ketimbang dampak baik. Dengan tidur yang cukup, kamu justru mendapatkan keuntungan-keuntungan yang membawamu semakin dekat pada kesuksesan.

5. Kesuksesaan memang tidak terjadi secara instan. Apalagi cuma dengan tidur yang cukup. Tapi tidur ibarat kunci pembuka yang mengantarkanmu ke jalan sukses

Perjalanan menuju kesuksesan | Foto oleh Lisa Fotios via www.pexels.com

Kesuksesan tidak terjadi dalam semalam. Untuk mencapainya pun tidak bisa hanya dengan tidur cukup. Ada banyak hal yang harus kamu lakukan. Kamu harus tetap bekerja keras. Tapi jangan sampai melewatkan waktu tidur sebab  inilah kunci menuju jalan kesuksesan.

Kamu tidak akan bisa mencapai pintu kesuksesan kalau kamu kurang tidur. Ibaratnya kamu akan menaiki sebuah motor menuju tempat tujuan yang selama ini kamu idam-idamkan. Tapi kamu sangat mengantuk karena semalaman begadang untuk mempersiapkan perjalanan ini. Apakah kamu bisa mengendarai sepeda motor dalam kondisi mengantuk? Kira-kira apakah kamu bisa mencapai tujuan? Kamu pasti tahu jawabannya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE