Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, Mengikhlaskan semua.

Begitulah cinta sejati, dia akan selalu memaafkan meski sadar hatinya tersakiti. Melalui kata-katanya ini Tere Liye ingin mengajak semua orang-orang agar belajar memaafkan orang lain. Andai semua orang mampu melakukan ini, percaya deh nggak akan ada namanya kejahatan di dunia ini.

Jangan menghukum kesempatan dengan penantian. Karena terkadang melepaskan sesuatu justru memperoleh yang terbaik

Kita sering kali lupa menyadari jika sesuatu yang pergi dari hidup kita adalah sesuatu yang menyakitkan. Tak sedikit dari kita yang menyalahkan Tuhan, padahal inilah yang terbaik bagi kita. Kadang sesuatu yang indah dan berharga datang setelah air mata dan kesedihan melanda.

So, berpikirlah positif, jangan menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi dalam hidupmu, karena Dia lebih tahu mana yang terbaik buatmu. Percayalah akan adanya pelangi sehabis hujan, tawa setelah air mata.

Advertisement

Hidup ini memang tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari, kapan kita akan berhenti menunggu.

Salah satu kesalahan terbesar yang kerap di alami manusia adalah, menunggu sesuatu yang telah pergi, menunggu pintu yang sudah tertutup. Terlalu lama terpaku pada sesuatu yang tidak pasti terkadang membuat kita tidak peka akan pintu-pintu lain yang sudah menunggu kita untuk kita masuki. So, jangan terlalu lama meratapi kesedihan ataupun mereka yang sudah pergi.

Berhentilah bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik. Mulailah menjadi orang yang baik dan terus lebih baik. Maka dengan sendirinya akan ditemukan.

Kebanyakan mereka yang jomblo akan terus mencari dan bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik, terlalu sering bertanya membuat mereka lupa untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang baik. Ingatlah jika pasangan hidupmu adalah cerminan dirimu, dimana kamu akan menemukan dirimu ketika melihatnya.

Tidak ada kehilangan yang paling menyedihkan di dunia ini selain kehilangan kejujuran, harga diri dan martabat.

Kita tahu kehilangan orang terkasih dan mereka yang kita cintai adalah sesuatu yang menyakitkan dalam hidup. Namun akan lebih menyedihkan jika manusia sudah kehilangan kejujuran, harga diri dan martabat. Hidup hanya sekali, harta, cinta bisa di cari namun hati yang jujur dan bermartabat itulah yang susah dicari.

Cinta itu beda-beda tipis dengan musik yang indah. Ya, cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.

Begitulah gambaran akan cinta sejati, yang akan selalu memberi memaafkan dan tidak akan pergi meski tahu jika hatinya telah tersakiti