Air Mata Memang Tidak Hanya Pembuktian Duka, melainkan Juga Ungkapan Haru dan Bahagia

air mata ungkapan haru bahagia


Dear Yankku,


Advertisement

Satu purnama telah mengitari bumi yang kita pijak, mengulang kisah dengan kasih yang baru memang sebuah komitmen yang kita bangun dengan keyakinan. Kau memang bukan hal baru lagi bagiku, namun aku akan senantiasa memperbaharui cinta ini untukmu.

Aku memang mudah mengagumi, mudah menaruh rasa, dan mudah jatuh cinta. Namun sialnya, aku tidak mudah untuk menjalin hubungan dengan orang baru. Memandam dalam diam sebuah perasaan memang menyesakkan, tetapi dengan begitu aku mampu mencintai seseorang dengan cara yang aku mau, bahkan diam-diam aku menyebut namanya dalam sujud panjangku.


Dengarlah Yankku…


Teruntuk hatiku dan hatimu, kini kita mulai kembali yang sempat terhenti. Kita bereskan yang sempat berantakan, dan kita perbaiki yang pernah di porak-porandakan. Kesalahan tidak pada telat memulai, namun kesalahan ada ketika kita untuk memulai.

Cinta adalah ketika kita berkoraban untuk seseorang, namun kita tidak merasa berkorban. Cinta tidak hanya untuk diungkapkan, namun juga untuk di tunjukkan dan dibuktikan. Jangan merasa terbebani ketika engkau ingin memperjuangkan cinta, sebab ketika kata bucin dikenal, perjuangan selalu di kambing hitamkan.

Advertisement


Semoga engkau jawaban dari segala permohonan.


Aku bukan wanita cantik seperti mereka, aku juga bukan wanita hebat dengan pendidikan tinggi. Tapi satu hal yang pasti, aku punya mimpi dan keyakinan untuk ku perjuangkan. Aku membutuhkan pundak kuat mu untuk menopang lemahku. Aku membutuhkan tanganmu untuk merengkuhku ketika jatuh. Aku membutuhkan dukungan dan semangatmu untuk mewujudkan semua harapanku.

Aku tidak pernah memandang siapa kamu, darimana asalmu, bagaimana keadaan keluargamu, dan semua hal tentang masa lalumu. Karena ku rasa segala keburukan di masa lalu masih bisa di perbaiki. Sebab berproses sendiri memang berat, itulah mengapa aku ingin mengajak mu, menggenggam erat tangan mu, dan bersama mu (pula) kebaikan itu bermula.


 Dear Yankku,


Perjalanan panjang baru saja kita mulai, kisah-kisah ini akan kita kemas dengan cinta. Setiap hari dan setiap waktu akan banyak pelajaran berharga yang akan menjadi pengalaman, ujian dan tempaan dari Tuhan adalah kawan yang akan senantiasa hadir dalam kehidupan kita. Semoga kita saling menguatkan, bukan menjatuhkan.

Terima kasih telah hadir dalam kehidupanku. Kau akan menjadi rumah yang akan menjadi tujuan akhir dari setiap perjalananku. Kau adalah peluk di setiap menggigilnya tubuhku, dan kau adalah pelangi yang menjadi penenang di setiap badaiku.

Teruslah bersemangat wahai Yankku, aku akan selalu mendukung setiap kerja kerasmu. Aku akan selalu bersyukur atas setiap peluhmu. Dan aku akan selalu berdoa untuk segala kemudahanmu dalam menjemputku. Semoga Tuhan dan semesta merestui kita dan memudahkan perjalanan kita. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Aku hanya seorang pendosa yang mendamba Surga, yang berusaha memperbaiki diri tanpa merasa paling baik dari orang lain. Menulis adalah caraku berteriak tanpa mengeluarkan suara, mengungkapkan keluh kesah tanpa berisik di telinga. Goresan ini adalah sampah kehidupan yang menumpuk dalam hati, maka ku daur ulang sampah itu agar menjadi karya yang lebih berharga dan kenangan yang lebih berarti. Ku tulis dengan hati agar tersampaikan kepada hati (pula).

Editor

une femme libre

CLOSE