Polusi udara saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, terutama di daerah tempat tinggal saya yang berada di pinggir perkotaan. Setiap pagi saat mengantar anak ke sekolah, saya khawatir dengan polusi udara dari asap kendaraan yang harus kami hirup. Dampaknya tidak baik untuk pernapasan. Selain itu juga bisa menjadi penyebab pemanasan global dengan meningkatnya suhu bumi dan air laut.
Terbayang deh adegan-adegan di dalam film-film bencana alam seperti banjir akibat pemanasan global. Tentunya kita tidak mau anak-anak kita kelak tinggal di lingkungan yang tidak sehat dan terancam bencana besar. Dampak yang paling dekat ya masalah kesehatan akibat asap kendaraan itu. Jadi, kalau bisa dicari solusi yang paling dekat, kenapa tidak?
Salah satu solusi terdekat adalah mobil listrik. Mobil tanpa BBM ini kini mulai banyak dipasarkan. Wuling Air Ev adalah mobil listrik asal Tiongkok yang sudah memiliki pabrik sendiri di Bekasi. Apa saja alasan memilih Wuling Air Ev sebagai mobil listrik ramah lingkungan? Pertama, tentu saja harga yang ekonomis. Harganya memang ekonomis, mulai dari Rp 238 juta untuk tipe Standard Range, Rp 295 juta untuk tipe Long Range, dan Rp 311 juta untuk tipe Long Range with Charging Pile. Harga ini bergantung pada spesifikasinya. Jadi kita bisa memilih sesuai kebutuhan dan anggaran yang tersedia.
Kedua, mobil Wuling Air Ev ini ukurannya mini yaitu panjang, lebar, dan tingginya adalah 2,974 x 1,505 x 1,631 mm. Praktis dan efisien digunakan bepergian untuk satu sampai empat orang. Bisa digunakan di gang dan jalan yang sempit. Tidak sulit lagi mencari tempat parkir kalau mampir ke tempat-tempat yang parkirannya sempit. Kebetulan rumah saya itu masuk ke dalam gang yang jalannya hanya muat untuk satu kendaraan. Saya memang menginginkan mobil yang berukuran mini, karena lebih mudah dikendarai.
Ketiga, mudah dalam pengisian daya baterai atau Easy Home Charging. Pasti ada yang berpikir mobil listrik itu butuh waktu lama untuk mengisi dayanya dan perlu watt yang besar. Mobil Wuling Air Ev ini bisa digunakan untuk rumah dengan daya listrik minimal 2200 watt dan butuh waktu pengisian antara 7-8 jam. Daya listrik di rumah saya 1300 watt, jadi bisa dinaikkan sedikit lagi nih sebelum membeli mobil Wuling Air Ev ini.
Menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate, mobil Wuling Air Ev ini dapat menempuh jarak antara 200-300 km per satu kali pengisian baterai. Jadi, bisa nih dibawa ke sekolah anak-anak atau ke mall. Sedangkan jika ingin ke luar kota dengan jarak tempuh lebih dari 300 km, maka saat ini sudah banyak tersedia charging point untuk mengisi daya baterai.
Keempat, memiliki standar keamanan yang baik. Ini sangat penting ya untuk mengurangi risiko kecelakaan. Mobil Wuling Air Ev ini memiliki sistem EPS (Electric Power Steering) di mana setirnya mudah dikendalikan. Selain itu juga menggunakan sistem Anti Lock Brake System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD). Ada pula sistem pemantauan tekanan ban dan radar untuk mundur, serta memiliki dua pengait kursi untuk keselamatan anak ISOFIX. Di kursi depan tersedia dua airbags yang akan mengembang apabila terjadi tabrakan.
Kelima, disainnya futuristik banget nih, sesuai dengan gen z yang suka dengan model-model futuristik. Tersedia lima warna pilihan yang cantik-cantik dan kekinian, seperti Pristine White, Avocado Green, Lemon Yellow, Peach Pink, dan Galaxy Blue. Sesuai nih buat kamu yang suka mobil berwarna cerah dan unik. Saya sendiri ingin punya mobil warna Avocado Green karena lain daripada yang lain.
Ah, beneran deh jadi mau cepat-cepat membeli mobil Wuling Air Ev ini. Selain praktis dan efisien penggunaannya, juga berdampak baik bagi lingkungan karena dapat mengurangi polusi udara dari asap BBM.
Â
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”