Apa Kabar Hati? Masih Terluka Atau Sudah Siap Memulai yang Baru?

putus cinta

Hai kamu,

Advertisement

Sudah berapa lama ya sejak terakhir putus waktu itu. Saat itu kamu hancur sekali. Entah karena memang kamu yang ingin memutuskannya atau karena tingkahnya yang membuatmu menyudahi hubungan itu. Saat itu, yang kamu tahu kamu telah selesai berbagi cinta dengannya. Sejauh yang kamu pikirkan, menjadi lajang bukanlah hal yang buruk. Namun ternyata itu hanya bertahan satu bulan lamanya. Kamu malah lebih sakit saat melihatnya justru sudah memperbarui media sosialnya dengan foto kekasih baru. Ada rasa campur aduk seperti iri namun ada perasaan seperti kalah dalam pertarungan. Kamu tidak dapat menjelaskan rasanya.

Apa kamu ingat, untuk mengobati "luka"mu, kamu memilih untuk menghabiskan waktu dengan mengikuti berbagai macam komunitas? Kamu memilih berbagi dengan komunitas jalan-jalan dengan harapan kamu bisa bertemu dengan teman baru saat jalan-jalan. Nyatanya, bergabung dengan komunitas tidak terlalu memperbaiki moodmu, meskipun kamu sedikit terobati dengan adanya "keramaian" yang ditawarkan. Kamu bahkan menjajal dunia tulis menulis dan mulai berkontribusi di pelbagai media. Mencoba beraneka ragam olahraga seperti zumba, karate dan yoga. Kamu menjelma menjadi sosok baru berkat kehancuranmu. 

Suatu ketika, temanmu yang tidak tahu tentang berakhirnya hubunganmu dengan santainya bertanya tentang dirinya. Namun kamu mencoba tetap tenang berkata bahwa semua sudah lama berakhir. Bahkan kamu berkelakar apakah kamu harus membuat pengumuman resmi di media sosial untuk mengumumkan hal tersebut? Kamu sepertinya sudah mulai santai saat ditanya tentangnya. Sungguh perkembangan yang baik. 

Advertisement

Ah iya, ini sudah memasuki paruh pertama tahun 2021. Bagaimana kabarmu kini? Semoga kamu sudah membaik ya? Dengan segala drama yang terjadi di hidupmu maupun di dunia ini akhir-akhir ini, semoga kamu sudah tidak lagi merasakan kepedihan karena cinta. Jika dipikir-pikir, sungguh tidak keren saat itu kamu bisa menangis hampir tiap malam karena kerinduan yang begitu tiba-tiba. Tak bisa disalahkan, sih, namanya jatuh cinta pasti merasakan patah hati. Hanya saja, pasti kamu tidak menyangka prosesnya akan serumit itu, ya kan?

Terima kasih ya, karena kamu sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih karena tidak terus menerus terperangkap dalam kesedihan. Kamu lega, kan? Siapa sangka karena patah hati malah membuatmu menjadi pribadi yang begitu ceria dan berani ambil risiko. Proses healing seperti membuatmu menjadi pribadi baru. Kamu seakan terlahir kembali. Ngomong-ngomong, apa kamu sudah memberikan ruang untuk dia yang mencoba dekat denganmu? Tidak usah dijawab, karena bagaimanapun kondisi kamu saat ini, pastinya kamu sedang tersenyum membaca ini.

Tulisan ini kupersembahkan untukmu yang pernah patah namun dapat segera bangkit kembali.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE