"Dek, batas wanita lajang tuh sampai usia 25, jadi kalo bisa sebelum itu, kamu udah punya pasangan yang pasti ya. Nggak mau kan, nanti anakmu baru usia 10 tahun, kamu udah keliatan nenek-nenek?"


Hi ladies, sering kah kamu mendengar petuah seperti itu dari orang tuamu? Selamat! Kamu baru saja memasuki tahap dimana pertanyaan taboo seperti; "Sudah punya pasangan?" Sampai ke pertanyaan yang paling sering kalian wanita hindari, "Kapan nikah?" Menjadi hal yang wajar.

Advertisement

Untukmu yang sudah menginjak usia 23-24, bersiaplah! Karena semua pertanyaan itu sudah menjadi tradisi ke mana pun kamu pergi dan di manapun kamu singgah. Di setiap acara, entah untuk kumpul keluarga, reuni sekolah, hingga nongkrong cantik di cafe. Bahkan, mungkin di antara kamu, pernah ditanyakan hal seputar "Sudah nikah bu?", "Sudah punya suami?" Oleh ojek online yang kamu pesan hingga kondektur bus.

Well, meskipun yang paling sering menanyakan hal seputar jodoh seperti di atas, biasanya adalah keluargamu. Mulai dari Ibumu (karena jarang sekali seorang Ayah menanyai putrinya tentang jodoh, biasanya Ia memakai Ibu sebagai perantara), nenekmu, tante-tantemu, bahkan sampai ke kerabat jauh sekalipun jika bertemu denganmu dalam kumpul keluarga (ladies, beware!). Hal kedua yang akan ditanyakan mereka adalah, "Sudah berkeluarga?"


"Usiamu itu loh nduk, sudah 23 tahun. Nggak mau cari yang serius?"

Advertisement

"Nanti kalau sudah 25, susah loh dapat pasangan. Laki-laki kan maunya perempuan yang masih muda."

"Mau nunggu apa lagi sih?"

"Kamu kapan? Nenek udah nggak sabar mau lihat cucu perempuan ada yang nikah."

"Jangan pendidikan terus dong yang dikejar. Calon suami dicari dulu."

"Loh ini Aninda? Sudah besar ya. Sudah berkeluarga belum?"

"Si Gendis anaknya Bude mu itu loh, yang seusia sama kamu, kemarin baru aja dilamar. Kamu kapan?"

"Pokoknya umur 25, kamu belum bawa calon. Ibu jodohkan kamu!"


Sering kali, kalimat-kalimat seperti ini yang akhirnya akan membuat kamu mangkir dari acara kumpul keluarga. Sebagian dari kamu mungkin merasa kesal dengan mereka yang bertanya tanpa melihat usaha keras kamu. Usahamu berkenalan dengan banyak laki-laki, meskipun masih belum berhasil sepenuhnya. Namun, ada beberapa yang justru memikirkannya masak-masak, karena sejujurnya, perkara jodoh tidak pernah mudah.

Buat kamu ladies, nggak perlu khawatir soal jodoh. Percaya deh, Tuhan sudah menuliskan nama laki-laki yang akan menjadi jodohmu kelak. Tugasmu berdoa dan tidak patah semangat, meskipun nanti di depan, kamu berkali-kali menemukan kegagalan. Dari pada kamu galau masalah jodoh, akan lebih baik jika kamu mulai memperbaiki diri. Seperti kalimat Tere Liye ini:


Akan selalu ada laki-laki yang baik-baik untuk wanita yang terus berusaha memperbaiki dirinya. Juga, akan selalu ada, wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang selalu berusaha memperbaiki dirinya.


Anggaplah seluruh pertanyaan itu sebagai doa, dan kamu cukup menjawabnya dengan, "Amin, doakan saja ya." dan juga jangan lupa sertakan senyum manismu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya