Tidak semua orang bisa menghadapi keadaan terpuruk, bahkan tidak kurang yang memilih untuk mengakhiri kehidupan. Ya, perjuangan hidup itu tidaklah mudah, sulit untuk dijalani, tetapi harus dihadapi. Semua orang pasti akan merasakan keadaan tidak berdaya karena inilah yang disebut roda kehidupan. Ada saatnya kita berada di atas dan juga akan tiba saatnya ketika kita berada di bawah.

Dan kita hanyalah manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan dan ketidak berdayaan. Pada saat tidak berdaya, percayalah, pada saat itu juga kamu akan mengetahui siapa yang benar-benar tulus dan setia menemani perjalanan hidup ini. Mungkin tidak banyak, atau bahkan tidak ada yang menemani. Ya, this is the reality of life. Walau kejam, tapi tetap harus dihadapi, bukan dihindari.

Advertisement

Seperti orang-orang pada umumnya, aku juga pernah mencoba menghindar dari keadaan, bahkan pernah berpikir melakukan semua hal bodoh. Tapi kemudian kembali berpikir, why I should do that? Tidak ada jawaban, lebih baik hadapi saja, karena tidak mungkin semua masalah yang muncul dalam kehidupan bisa aku hindari. Justru dengan menghadapinya, pengalaman hidupku menjadi lebih banyak.

Rasanya, semua perkataan tidak enak, semua masalah ekonomi, bahkan masalah hati pun pernah aku hadapi. Masa-masa galau, sedih, dan tidak berdaya yang mengakibatkan lelah fisik, hati, bahkan pikiran selalu datang silih berganti. Namun apa daya? Aku menyadari, inilah kehidupan sebagai manusia yang tidak pernah lepas dari permasalahan duniawi.

Dan apa yang aku dapatkan pada akhirnya? Aku mengerti lebih cepat tentang makna kehidupan. Realita kehidupan yang begitu kejam, menyadarkanku bahwa inilah kenyataan hidup di dunia. Tidak ada yang bisa membantumu selain dirimu sendiri. Hanya dirimu sendirilah yang mengerti apa yang kamu rasakan dan pikirkan tanpa harus menguraikannya dengan kata-kata.

Advertisement

Sedangkan satu-satunya cara agar tidak tereliminasi dari ekosistem hidup yang kejam ini adalah mencari cara untuk bertahan. Selalu ada 2 pilihan dalam hidup ini, take or leave it, hanya dirimu sendirilah yang tahu jawabannya. Berbagai pertimbangan untuk memilih pun keluar dari benak. Entah mana yang harus dipilih agar hidup ini menjadi lebih baik.

Jika memilih take it, maka aku harus terus menghadapi kesulitan ini. Bila aku merasa sanggup, well done, hadapi sambil mengatur strategi bagaimana caranya bisa mengubah keadaan ini menjadi lebih baik. Tapi jika leave it, bukan juga berarti aku akan menghindar. Ini merupakan salah satu solusi untuk memilih memperbaiki kehidupan dengan mengambil risiko. Dan akhirnya, keduanya pun pernah menjadi pilihanku.

Alhasil, pilihan ini membuat aku menjadi semakin tegar dan dewasa dalam menghadapi semua yang terjadi. Tidak ada pula keputusan yang pernah disesali, apapun itu. So, buat kamu yang sedang dilanda kegalauan, tetaplah tegar, akan ada saatnya permasalahan itu selesai. Selalu hadapi dan pilihlah solusi terbaik. Dan buat kamu masa laluku, terima kasih karena telah membuat aku tegar dan bertahan hingga saat ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya