Kalau dulu, orang banyak bermimpi berkesempatan untuk menikmati terbang dengan pesawat, sekarang mimpi tersebut dengan mudahnya tercapai. Melalui banyaknya maskapai-maskapai low cost flight, promo-promo penerbangan, bahkan undian berhadiah. Lama kelamaan mimpi itu pelan-pelan “naik kelas” menjadi mimpi duduk di first class. Katanya mereka yang sudah pernah naik first class, kursinya lebih lebar, lebih empuk, bisa dimiringin sampai rata kaya kasur, makanannya lebih enak, free champagne sepuasnya, pramugari pribadi (lho?) dst.

 

Advertisement

Sebenernya ada cara yang mudah banget biar bisa ngerasain First class, gratis pula. Namanya, mengumpulkan miles. Begini ceritanya, kalau kalian biasa belanja di salah satu took, biasa mereka akan menawarkan pendaftaran member toko tersebut. Lalu, setiap pembelian barang di situ, akan dijadikan poin yang bisa diuangkan atau ditukar hadiah. Miles ini seperti itu juga, bedanya, pembeliannya nggak cuman untuk beli tiket.

 

Kita bisa booking hotel yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. Selain itu, ada satu cara lain yang lebih praktis untuk mengumpulkan miles. Yaitu dengan menggunakan kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. Yah! Harus punya kartu kredit dong, ntar tagihan numpuk nggak karuan, ngutang sana sini dong!

Advertisement

 

Gaes, simak dulu yuk cara penggunaan kartu kreditnya sebelum ngeluh

Umumnya, bank-bank yang menawarkan kartu kredit ber-miles ini, menawarkan banyak welcome bonus Biasanya berupa sekian ribu miles hanya dengan mendaftar kartu kredit ditambah penggunaan minimal 3-4 juta dalam 2 bulan. Untuk belanja diluar 2 bulan awal, biasanya dengan pembelanjaan Rp 8,000,- sampai Rp 10,000,- mendapat 1 miles. Belum ditambah fasilitas-fasilitas tambahan yang ditawarkan oleh bank dan maskapai tersebut. Hmmm okeh, tapi gaji minimum nih, bikin kartu kredit gitu, miles ga dapet ngutang iya. Gimana dong?

 

Nah disini triknya, spending 3-4 juta itu nggak harus melulu pengeluaran kita kok. Misal nih, weekend yang suka nongki-nongki cantik sama teman-teman, atau mahasiswa yang sukanya rame-rame ngafe di coffee shop ber-wifi. Daripada bayar minuman sama makanannya pakai tunai atau debit, gimana kalau menawarkan diri untuk membayar dengan kartu kredit milesmu?

 

Lalu teman-teman yang lain bisa membayar ke kamu dengan langsung atau transfer (Pastikan mereka membayar yah!). Disuruh tugas dinas sama kantor? Tawarin untuk membayar tiketnya dengan kartu kreditmu, lalu minta di reimburse dari kantor. Belanja bulanan? Ya dipake juga kartu kreditnya, tapi kalau belanjanya di pasar, cek dulu kira-kira bisa gesek nggak ya (hahahaha).

 

Beda maskapai dan bank, beda juga ketentuan milesnya. Jadi pastikan kamu sudah cek semua ketentuan, aturan, dll dari bank yang mengeluarkan kartu kreditnya. Biasanya rate miles ini berbeda-beda juga setiap maskapai, ditentukan oleh jarak tempuh. Umumnya butuh puluhan ribu miles untuk bisa duduk di first class dalam satu kali terbang dalam jarak dekat (kira-kira Jakarta ke Singapore laah). Kalau milesnya nggak cukup? Ya bisa ditambah uang dari kantong kok. Kalau bisa duduk di first class dengan harga ekonomi siapa yang nolak, ya ga?

 

Penulis sekali lagi menekankan, pastikan tujuan penggunaan kartu kredit ini, cek lagi dan lagi sampai yakin 100% dengan semua ketentuan-ketentuan bank dan maskapai sebelum mendaftar, juga semua resiko-resikonya, jangan sampai ngutang sana-sini hanya demi duduk di first class ya.

 


Ingat, duduk di first class itu hanya sebuah kemewahan dan pengalaman yang berbeda, bukan kebutuhan.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya