Gandeng OK OCE, Bizhare Siap Berikan Pendanaan untuk UMKM

Siap majukan bisnis UMKM bersama

Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, menjelaskan UMKM selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi nasional. Lebih dari 64 juta unit UMKM yang berkontribusi 97 persen terhadap total tenaga kerja dan 60 persen PDB nasional. Namun perkembangan bisnis UMKM di Indonesia kerap kali dihadapkan pada salah satu tantangan, yakni permodalan ekspansi bisnis.

Proses pendanaan modal bisnis masih dianggap sebagai proses yang rumit oleh kebanyakan pelaku UMKM, pihak peminjaman modal bisnis seringkali mengharuskan mereka memenuhi berbagai persyaratan dengan proses panjang yang menahan rencana bisnis yang dijalani. Platform Equity Crowdfunding, Bizhare yang memiliki misi memajukan bisnis UKM tanah air menargetkan lebih dari 300 bisnis UKM dapat melakukan ekspansi bisnis melalui pendanaan Bizhare.

Dalam membawa misi tersebut, Bizhare bekerjasama bersama gerakan sosial kewirausahaan  OK OCE untuk dapat menyaring lebih banyak lagi bisnis UKM potensial yang dapat melakukan ekspansi. “Kerjasama Bizhare dan OK OCE ini ditujukan untuk dapat memperluas jangkauan solusi pendanaan Securities/Equity Crowdfunding kepada para UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM binaan dari OK OCE” ungkap Heinrich Vincent selaku CEO Bizhare usai penandatanganan kerjasama di Mall Pelayanan Publik DKI Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. 

OK OCE nantinya akan menjadi partner Bizhare yang dapat merekomendasikan berbagai UMKM terbaik binaannya untuk bisa mendapatkan pendanaan dari para masyarakat di seluruh Indonesia melalui Bizhare. Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi mengatakan "7 Tahapan Menuju OK OCE Prima atau biasa disebut dengan 7 TOP merupakan langkah yang ditempuh UMKM.

Langkah pertama yakni pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan , serta akses permodalan. "Dalam mencapai tahapan ketujuh, akses permodalan, nantinya para pelaku usaha yang memenuhi kategori akan masuk dalam proses inkubasi. Setelahnya baru akan mendapatkan pendanaan. Ini kesempatan yang bagus sekali", ungkap Iim. 

Bisnis UMKM yang direkomendasikan oleh pihak OK OCE akan dihubungkan kepada tim Bizhare untuk dapat mengurus proses pengajuan pendanaan ekspansi bisnis di Bizhare. Berbeda dengan skema pinjaman modal bisnis dari Bank, pelaku bisnis UMKM akan mendapatkan modal bisnis dari sistem equity crowdfunding layaknya perusahaan IPO, dengan skala dan biaya yang jauh lebih sesuai dengan kebutuhan para pelaku UMKM. Melalui sistem equity crowdfunding ini, masyarakat dapat beramai-ramai membeli saham bisnis UMKM menarik yang dibuka melalui Bizhare. 

Selain dapat menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan UMKM unggulan OK OCE, Heinrich Vincent berharap dengan Kerjasama Bizhare dengan OKE OCE ini semakin banyak bisnis UKM berkualitas yang dapat mendapatkan akses permodalan melalui securities crowdfunding ini, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi kualitas dari bisnisnya, terutama dengan pendampingan dan jaringan yang dimiliki oleh OK OCE, untuk meningkatkan perekonomian Indonesia secara lebih besar lagi

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis