Entah ini kamu terlalu bodoh untuk lebih memilih dia yang selalu kamu ingat, padahal dia sudah tak sedikipun peduli terhadap kamu. Padahal ada aku disini yang selalu berusaha untuk menerima kekuranganmu mencurahkan rasa sayangku padamu tapi kenapa kamu lebih memilih dia yang tak pantas kamu pilih.

Lihat mataku sayang seharus nya kamu tau ada rasa yang tulus terhadapmu tapi kamu lebih memilih memikirkan dia dan kamu pergi meninggalkan aku begitu saja. Kepergian kamu tanpa pamit itu membuat aku luka. Apalagi setelah aku tahu alasan yang aku lihat, kamu masih memikirkan dia: mantanmu yang membuatmu galau berapa bulan itu.

Advertisement

Sampai saat ini kamu tak ada niat untuk meminta maaf. Mungkin kamu sudah lupa dengan kenangan kita.

Lihat aku sayang. Kenapa kamu lebih memilih dia daripada aku? Beri alasannya! Kenapa? Tapi itu semua tak dapat aku terima. Aku tak terima semua jawabmu. Kamu lebih memilih diam dan hilang. Dan suatu saat kau sadar dan kembali kepelukanku, bahwa ada aku yang tulus mencitaimu sampai nanti nanti aku berhenti bernafas.

Dari aku yang selalu menunggumu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya