Meski Tidak Sedekat Dulu, Kalian Adalah Teman-teman Terbaik yang Menemaniku Bertumbuh

Terima kasih sudah menjadi teman bertumbuh.

Hai apa kabar teman-teman baikku?

Advertisement

Sudah lama ya kita tidak kumpul bareng untuk sekedar melepas rindu. Aku menyadari kesibukan dan priotas masing-masing dari kita sudah berbeda. Apalagi untuk kalian yang sudah menikah, tentu ada keluarga menjadi prioritas utama dibanding harus kumpul-kumpul dengan teman.

Hari ini aku rindu. Rindu kebersamaan bersama kalian. Dulu kalian adalah orang yang membuat hari-hari ku berwarna. Aku coba ingat lagi betapa dulu kita sering menghabiskan waktu bersama. Bercanda di kelas dan berdiskusi banyak hal. Liburan bersama dan banyak hal yang kita lakukan bersama.

Apalagi kalau salah satu dari kita ada yang ulang tahun, kita sibuk mempersiapkan kejuatan. Meskipun hanya kejuan sederhana. Tapi itu membuatku bersyukur karena di anugerahi teman-teman yang baik. Sebagai seorang perantau kalian ibarat keluarga kedua ku. Meskipun tanpa ikatan darah kalian selalu ada saat aku membutuhkan bantuan.

Advertisement

Pertemanan kita memang tidak sempurna. Ada kalanya kita memiliki perbedaan pendapat. Diem-dieman karena hal hal sepele. Lucu ya kalau kita ingat sekarang. Tapi, itu tak lantas membuat kita saling meninggalkan.

Aku mungkin pernah membuat kalian kesal lantaran sifatku yang keras kepala dan menyebalkan. Namun setelahnya kita tetap baik- baik saja. Dengan kalian aku tak canggung menceritakan perihal asmara, mimpi untuk membangun bisnis dan keinginan untuk melanjutkan S2 ku.

Di manapun kalian berada kuucapkan terima yang telah menemaniku bertumbuh. Bersama kalian aku tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Meski sekarang masih bisa bertukar kabar lewat media sosial tapi rasanya tentu berbeda ketika bertemu secara langsung.

Sekarang kita hanya bisa kumpul saat salah satu dari kita ada yang menikah atau memiliki anak. Pertemuan pun tidak sebebas seperti dulu ketika masih sama-sama single. Sejujurnya aku canggung ketika berkumpul dan kalian dengan keluarga sementara aku masih sendiri. Tapi aku bersyukur kalian tetap menjadi teman yang baik meski tidak sedekat dulu.

Terima kasih sudah hadir dalam hidupku, meski tidak pernah bertukar kata cinta tapi ketahuilah aku sangat menyayangi kalian. Kelak ketika waktu dan tempat memisahkan kita. Tulisan ini menjadi bukti bahwa aku bersyukur memiliki teman seperti kalian. Aku memang bukan orang yang mudah mengungkapkan perasaan sayang dengan sesorang. Tapi ketahuilah dari lubuk hati yang paling dalam aku sangat menyayangi kalian.

Aku berharap kalian bahagia dengan kehidupan yang sedang di jalani. Meski jarang bertemu dan bertegur sapa seperti dulu aku berharap silaturahmi tetap terjaga. Doaku semoga kebahagiaan dan kebaikan selalu menyertai kalian semua di manapun kalian berada.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Membaca buku, Menulis dan travelling

CLOSE