Pasangan yang menginginkan anak tentu sudah familiar dengan kalimat masa subur. Ya, demi memperoleh buah hati sebagai bagian hidup, secara ilmiah perempuan harus siap dibuahi. Inilah mengapa kalkulator masa subur sangat dicari demi sesi ‘membuat anak’ bersama pasangan efektif dan efisien.

Belakang ini, penelitian membuktikkan hubungan badan sama dengan olah raga. Dua puluh menit hubungan intim mampu bakar enam puluh kalori untuk bangsa hawa dan seratus kalori bagi kaum adam. Perhitungan tersebut terlepas dari ‘gaya bercinta’ dan seberapa besar tingkat kepuasan yang diterima masing-masing pihak.

Hubungan badan dengan tujuan jauh lebih berat dibanding sekedar memberi kenikmatan guna keinginan biologis semata. Tak jarang pasangan meluangkan waktu beberapa sesi yang belum tentu membuahkan hasil. Ibarat sudah lari berhari-hari tapi hasil yang didapat nol besar, destinasi yang diinginkan tak kunjung terlihat. Maka dari itu, bunda sebaiknya tahu kapan masa subur agar tidak sekedar membuang waktu.

Proses janin terbentuk dalam tubuh diawali dengan suksesnya kencan pertama antar sperma dan sel telur. Setiap beberapa hari sekali, sel telur akan matang dan menunggu dibuahi oleh sperma. Saat ayah mengeluarkan air mani di dalam ‘area kehormatan’ ibunda, sebetulnya inilah titik permulaan hamil. Lain cerita kalau sel telur tidak bertemu ‘jodoh’ dirinya akan ‘patah hati’ berlebihan dan mati. Sel telur yang bertemu dengan ajalnya larut bersama darah atau biasa disebut menstruasi.

Jangan khawatir, sampai dengan menopause, sel telur akan terus ‘lahir kembali’. Umumnya, setelah paling tidak 7 hari datang bulan berlangsung, dan beberapa hari kemudian sel telur sudah bangkit dari masa ‘berkabungnya’. Titik puncak dari perputaran kelahiran sel telur kembali inilah yang disebut masa subur. Pasangan yang ingin mendapatkan anak, diharapkan menggunakan masa-masa ini guna mencapai tujuannya.

Wanita yang selalu catat jadwal menstruasi akan jauh lebih mudah untuk memperhitungkan kapan masa suburnya. Bahkan, untuk kaum hawa dengan siklus datang bulan teratur tidak akan mengalami kendala mengetahui kehamilan, karena terhambatnya menstruasi bisa dibilang titik terang kehamilan. Lain cerita dengan perempuan yang sudah berusaha tracking siklus menstruasi tapi apa daya kalau datang bulan tidak teratur.

Jangan putus harapan. Selama manusia terus berusaha, tantangan seperti apapun pasti bisa dilalui baik mudah maupun susah. Termasuk dalam menghitung masa subur berdasar datang bulan tidak teratur pasti ada jalan keluar. Ambil nafas, dan tetap tenang, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan sudah jelas mampu meringankan beban hitungan masa subur, bahkan bila bunda merasa menstruasi sangat sulit di prediksi.

Ahli kandungan di beragam instansi kesehatan secara sigap membantu selesaikan masalah waktu masa subur. Namun, bukan berarti uang yang bunda dan ayah sodorkan secara ajaib menyelesaikan masalah. Beberapa hal tetap harus berasal dari ayah dan bunda. Walaupun datang bulan tidak teratur sekalipun, bunda diharapkan tetap catat kapan menstruasi berakhir dan permulaannya.

Balance of probability alias keseimbangan kemungkinan adalah kutipan yang paling sering diucapkan Mycroft holmes, tokoh fiktif dalam serial detektif Sherlock holmes. Kalimat tersebut menekankan betapa pentingnya menarik pola yang sering muncul dalam menyelesaikan suatu kasus. Bahkan rutinitas yang paling acak, atau penyamaran seseorang masih mencerminkan suatu gerakan bila ditilik dari garis besar.

Tubuh bunda mungkin terlihat acak dalam urusan datang bulan. Padahal, bila dicatat dengan teratur, atau mungkin dibentuk grafik, bunda bisa melihat bahwa datang bulan tidak berantakan seperti yang selama ini dikira. Bahkan, bunda bisa mulai prediksi kapan rata-rata menstruasi akan datang dan berhenti. Data inilah yang juga membantu bunda dalam menentukan kemungkinan masa subur terbesar dengan bantuan perhitungan ilmiah dokter kandungan.

“Apakah ada cara lain mengetahui masa subur selain mencatat menstruasi? Masalahnya saya cukup malas.”

Ya, tenang saja, ada banyak jalan menuju roma. Masih ada lagi jalan mengetahui masa subur tanpa mencatat arus datang bulan. Percaya tidak percaya, suhu tubuh merupakan sumber informasi utama bunda.

Suhu tubuh biasa digunakan untuk menakar kesehatan seseorang. Terdapat beragam fase suhu tubuh, bahkan suhu yang tergolong mengkhawatirkan bila mencapai suhu melebihi standard. Padahal sekeras apapun tubuh berusaha memastikan suhu selalu pada level rata-rata, ada satu titik dimana tubuh akan berada di suhu terendah. Dalam ilmu kedokteran, tingkat terendah temperatur tubuh manusia disebut Basal.

Manusia memakan mayoritas hidupnya untuk istirahat. Ini menjelaskan mengapa suhu basal sangat tidak terasa walau nyata. Salah satu momen suhu tubuh manusia turun drastis adalah kala tubuh tidur lelap. Bahkan, tubuh yang tak bernyawa juga akan mencapai suhu sebenarnya dan terendah yakni golongan basal.

Tidak banyak orang peduli dengan suhu tubuh. Padahal, jika ditilik lebih lanjut, justru suhu inilah yang bisa memberi tahu subur tidaknya seseorang pada saat itu. Bila ayah dan bunda bersedia memeriksakan suhu tubuh dengan ahlinya, maka dapat diketahui kapan sedang subur. Pasalnya suhu saat tidur yang seharusnya basal akan naik sedikit di saat subur.

Masih merasa rempong harus mengukur suhu? Cara terakhir ini bisa hitung masa subur dengan mudah!

Setiap perempuan akan keputihan, atau minimal mengeluarkan lendir dari kemaluan. Tidak perlu malu, hal ini sangat wajar. Umumnya, perempuan yang sedang subur punya lendir cerah, tipis dan elastis. Nah, bentuk itulah yang jadi dasar kalkulator masa subur.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya