Diam dalam rekaan sendiri. Menutup mata, rasakan rasa. Di sudut hati bersemayam, singgah seorang yang buatku jatuh hati, menari-nari bahagia. Denyut nadimu jadi lagu kesayangan tiap aku bernafas. Menari-nari bahagia karena hembusan nafasmu memeluk kalbu.

Tiap malam aku berlutut, memohon pada Sang Pencipta Semesta. Bolehkah setiap saat aku mengingat denyut dan nafasmu? Karena kedua hal itu menjadi candu untukku. Bolehkah hatimu aku miliki? Karena setiap darahmu mengalir, ada kehangatan yang aku butuhkan untuk hidup. Karena kelembutanmu, selalu, harus, dan wajib dalam setiap hidupku.

Advertisement

Ketika masa lalu menjadi kenangan yang sangat buruk, mereka buat trauma. Patah pada sudut-sudut rasa. Tak tahu diri. Katanya terakhir, tapi tak mampu terjadi. Memang, masa lalu butuh dikenang, untuk belajar bagaimana mencintaimu esok akan naik menjadi "TERBIASA". Agar lupa pada patah yang tak berdarah. Agar saat terbiasa itu, aku tak mampu lagi kehilanganmu.

Waktu terus berjalan. Tiap detiknya, ku ingin aku dan kamu saling berpegang erat saat menghadapi arus sungai yang selalu berusaha melepas apa yang kita genggam. Saat terbiasa itu pula, aku dan kamu menjadi kita. Menjadi satu. Sakit atau sehat, miskin atau kaya, sedih atau senang. Kita lewati bersama dalam tiap bergantinya musim.

Panjang ungkapanku ini untukmu, seperti malam yang tak pernah lelah menghiasi dirinya dengan bulan dan bintang. Ungkapan ini bukan sekedar "aku mencintaimu" tetapi "aku terbiasa denganmu". Maukah kau menikmati senja tiap harinya denganku? Dengan kopi hangat di atas meja, dengan tangan-tangan kita yang semakin keriput. Melihat anjing-anjing berlarian di pekarangan rumah kita? Bersediakah kamu menjadi yang terakhir untukku? Karena aku lelah mencari lagi, karena aku lelah hingga sekarat karena patah sampai dibangkitkan olehmu.

Advertisement

Denganmu aku utuh. Denganmu, aku hidup. Menjalani sisa hari dalam nama-Nya. Meniti malam yang tak pernah usai bersamamu adalah sebuat masa depan yang terencana di akalku. Bahagiaku adalah bersamamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya