Terasa maupun tidak, dalam hidup kita seringkali menemukan berbagai pilihan. Bisa berupa pilihan sederhana, seperti mau makan mie goreng atau bakso, bisa juga pilihan yang lebih berat, misalnya memilih tempat kerja yang akan dituju. Pilihan yang dihadapkan pada kita akan membawa kita ke hasil yang berbeda, oleh karena itu sebelum kita membuat pilihan harus dipikirkan matang-matang terlebih dahulu.

Di dalam bidang pendidikan pun, anak-anak sebagai pelajar sering dihadapkan dengan berbagai pilihan sejak kecil. Mau masuk ke sekolah apa, kalau sudah lulus sekolah dasar, mau melanjutkan ke SMP mana? Setelahnya di SMA, mau mengambil jurusan IPA atau IPS? Lulus SMA, mau mengambil jurusan apa? Mau kerja jadi apa? Dan bahkan setelah itupun, pilihan-pilihan akan terus muncul dalam hidup kita. Sekarang pertanyaannya adalah, bagaimana caranya kita memastikan bahwa kita mengambil keputusan yang tepat?

Advertisement



Memasuki masa-masa akhir di bulan pertama tahun 2019 ini, para pelajar sudah harus dihadapi dengan kenyataan bahwa masa liburan mereka telah usai dan kini mereka harus kembali menjalankan rutinitas dan tanggung jawab mereka untuk belajar di sekolah. Terkhusus bagi yang sekarang ini merupakan pelajar kelas 12, maka siap-siaplah kalian untuk dibekali dengan berbagai pendalaman materi tambahan untuk menyambut rangkaian ujian yang sudah menanti di depan mata. Ujian praktek, ujian sekolah, USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional), UN (Ujian Nasional) serta ujian masuk perguruan tinggi bagi yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Ya, untuk murid kelas 12, semester ini akan menjadi semester penuh perjuangan untuk kalian. Tapi, apakah perjuangan kalian akan selesai jika rentetan ujian-ujian tersebut berakhir? Sayangnya belum. Setelah menyelesaikan kewajiban kalian sebagai pelajar kelas 12, kalian akan kembali dihadapkan dengan pilihan berikutnya, yaitu setelah lulus, mau kemana? Apakah akan melanjutkan kuliah, mau mencoba mulai bekerja, atau pilihan-pilihan lainnya?

Ketika kalian mendapat pertanyaan seperti itu, apakah kalian menjadi merasa terdesak untuk segera memberikan jawaban kalian? Atau, apakah kalian merasa bahwa tulisan ini dibuat juga untuk semakin mendesak kalian menentukan pilihan kalian selepas SMA? Tenang, jawabannya adalah tidak. Sebaliknya, melalui artikel ini penulis ingin kalian sebagai murid kelas 12 untuk bisa berpikir secara lebih matang, tanpa perlu terburu-buru menentukan langkah yang akan kalian ambil berikutnya. Jangan mengambil keputusan secara sembarangan dengan alasan-alasan sepele seperti ikut teman, ikut pacar, atau iseng coba-coba karena pilihan yang kalian buat dengan coba-coba pada awalnya bisa mendatangkan cobaan kalau kalian sembarang memilih.

Advertisement

Untuk kalian yang sudah memutuskan akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, pastikan sekali lagi jurusan yang akan kalian ambil. Memang menentukan jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan kita tidak mudah, oleh karena itu kalian bisa mencari bantuan dengan sharing kepada orang tua, teman, guru atau orang yang kalian percayai. Satu hal yang harus kalian ingat, jangan memilih jurusan hanya karena suruhan orang tua, ikut teman atau pacar, gengsi, atau alasan konyol lainnya.

Sistem pembelajaran yang diberlakukan pada masa SMA dan kuliah adalah dua hal yang sangat berbeda, dan tentunya sistem yang digunakan di perkuliahan akan lebih berat dibanding masa SMA. Oleh karena itu, pemilihan jurusan yang akan diambil sangatlah penting. Satu hal yang perlu diingat ialah bukan berarti dengan kita memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan kita, materi pembelajarannya otomatis lebih mudah, karena semua mata kuliah tiap jurusan akan memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Namun, ada perbedaan yang jelas terasa ketika kita berusaha dan memperjuangkan sesuatu yang benar-benar kita sukai jika dibandingkan dengan kita berusaha hanya karena terpaksa. Jika kita nyaman dengan jurusan yang kita ambil, maka sesulit apapun, kita akan bersungguh-sungguh berusaha untuk menguasainya. Sementara jika kita memaksakan mengambil jurusan yang tidak sesuai dengan kompetensi dan minat, maka bukan tidak mungkin ke depannya kita yang terseret-seret dengan beban perkuliahan yang ada.

Permasalahan yang cukup umum mengenai pemilihan jurusan adalah bagaimana jika jurusan yang kita ingin bertentangan dengan pilihan orang tua? Terkadang, orang tua sudah memiliki rencana tersendiri yang mereka inginkan untuk anak mereka, termasuk mengenai pendidikan mereka. Namun, jangan jadikan ini sebagai alasan untuk memulai perdebatan dengan orang tua kalian. Coba utarakan alasan kalian dengan baik, dan usahakan di antara kedua belah pihak baik anak maupun orang tua harus sama-sama berpikir dengan kepala dingin. Komunikasi adalah kunci untuk menemukan solusi terbaik. Jika memungkinkan, bisa juga dibantu dengan adanya pihak ketiga seperti sanak saudara atau guru untuk membantu.

Untuk kalian yang ingin langsung terjun ke dunia kerja, jangan pernah merasa minder atau kecil hati karena memiliki gelar pendidikan yang lebih rendah dibandingkan teman-teman kalian yang berkuliah. Anggaplah itu tandanya kalian memiliki kemampuan lebih untuk langsung turun ke lapangan. Nilai tambah lainnya, kalian sudah memiliki uang penghasilan sendiri lebih awal dibandingkan mereka yang masih berkuliah. Toh, uang itu bisa kalian tabung dan bisa digunakan jika ingin melanjutkan perkuliahan di kemudian hari.

“Kalau belum terpikir akan melanjutkan kemana setelah lulus SMA, bagaimana?  Waktuku sudah semakin singkat, harus segera terpikir habis ini mau apa! Pilih apa aja deh asal nggak nganggur!” Kalau di antara kalian ada yang berpikir sama seperti pernyataan barusan, maka segera hentikan cara berpikir seperti itu. Jangan coba memaksa diri kalian untuk membuat keputusan mengenai tujuan ke depan dengan waktu sesempit itu. Kalau memang nyatanya kalian belum bisa memutuskan, maka bukan masalah bagi kalian untuk mengambil waktu untuk beristirahat dan menenangkan pikiran. Pengambilan keputusan yang kalian buat saat merasa panik dan terdesak biasanya hanya pemikiran sementara yang tidak matang. Apalagi untuk kalian pelajar kelas 12, pilihan yang kalian ambil setelah ini akan membuka gerbang awal untuk kehidupan kalian di masa depan. Buatlah pilihan dalam pikiran yang jernih, dan jangan malu untuk bertanya atau meminta bantuan orang yang kalian percaya.

Terakhir, sedikit pesan untuk murid kelas 12, jangan terlampau panik dengan ujian-ujian dan pilihan-pilihan yang menanti di depan mata. Belajar itu perlu, tapi jangan terlalu terbeban dan jangan lupa menjaga kesehatan. Ingat, masa depan kalian akan dibentuk mulai dari pilihan kalian selepas SMA, jadi buatlah pilihan yang bijak. Sukses untuk kalian!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya