Kisah Kami Bukanlah Milik Orang Lain. Berhentilah Mengurusi dan Mencampuri Kehidupan Kami

kisah kami bukan milik orang lain

Apapun cerita yang kalian sebarkan tentang hubunganku dengannya, cerita yang menurut kalian paling benar dan membuat kami merugi, ketahuilah, hubunganku dengannya malah semakin kuat. Kalian belum mendengar saja cerita dari sudut pandang kami. Aku tahu, apapun yang harus aku ceritakan itu akan sia-sia saja, toh hati kalian sudah keras.

Advertisement

Cerita kami hanya untuk orang-orang yang berpikir dan menggunakan logikanya. Aku dengannya sedang berada pada situasi yang tidak menguntungkan untuk hubungan kami. Kami belum cerita tentang yang sedang terjadi. Kalian baru menerima dari satu sudut pandang saja, bukannya itu membuat jalan pikiran pincang? bahkan tidak ada keseimbangan.

Setiap manusia berhak menjalani cintanya dengan bentuk seperti apapun, bebas seperti bagaimanapun, lalu apa yang sebenarnya kalian lakukan dengan certia-cerita itu? Bukannya kalian adalah orang yang terpelajar dan memahami hak seorang manusia? Tapi bila yang kamu lakukan hanya membatasi hubungan kami dengan menyebarkan cerita yang merugikan hubunganku dengannya, apakah kalian sempat menggunakan pikiran kalian? Logika kalian ke mana? Tertimbun di tumpukan jerami?

Aku dengannya sangat memahami situasi yang sedang terjadi, kami memilih untuk tenang dan melihat cerita yang sedang tersebar. Bukan karena kami tidak ingin bercerita, tapi bagaimana bila hati telah ditutupi dari kebenaran? Dan mulut-mulut yang lebih senang menjatuhkan orang lain. Ketahuilah manusia tidak ada yang sempurna, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, kalian perlu belajar lagi tentang bagaimana caranya memahami sesama manusia. Tolong ikutlah kelas di Paud, itu akan menyadarkan kalian tentang pelajaran kehidupan yang menjadi dasar manusia. Mungkin kalian sedang lupa.

Advertisement

Lucu sekali, seperti kalian yang menceritakan keburukan kami lebih baik dan tidak memiliki kekurangan saja. Aku pernah berkesempatan tahu siapa yang menyebarkan, dan beritanya, kamu yang menyebarkan cerita kami sama saja memiliki kekurangan. Pernahkah kamu berpikir bahwa kekurangan ada pada dirimu? Mulai sekarang uruslah kehidupanmu sendiri, selesaikan masalah yang ada pada hidupmu, berhentilah untuk mencampuri urusan orang lain. Sepertinya hidupmu sangat sesak sampai mencari pelampiasan.

Bila kami menceritakan tentang hubungan kami, apa bedanya dengan kalian. Aku dengannya hanya akan menambah kayu bakar untuk bara api yang telah kalian timbun, maka kami memilih untuk diam dan biarkan orang-orang tahu tentang yang sebenarnya terjadi. Lagi-lagi sudut pandang yang kalian terima hanya sebelah mata. Bukalah mata satunya lagi, kalian tidak akan tersesat dari cerita oknum yang sama sekali tidak bertanggung jawab.

Advertisement

Aku memiliki peta yang bisa membuatmu keluar dari kesesatan cerita, tapi aku punya syarat, berpikirlah sebelum menerima cerita kami. Bahkan aku sangat yakin, ketika kalian menggunakan pemikiran terlebih dahulu, aku tidak perlu bercerita dan menjelaskan yang sebenarnya terjadi, karena kalian akan melihat kebenaran itu dengan sendirinya.

Aku hanya ingin menyampaikan, bahwa yang kamu lakukan itu tidak ada manfaatnya. Ayolah bukannya kalian memiliki pikiran, pakailah itu. Tunjukanlah dengan karya-karya barumu, bukan hanya mencampuri hidup orang lain.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

une femme libre

CLOSE