Life Hacks Untuk Para Penderita Parkinson

Banyak sekali hal-hal yang tidak disangka ternyata bisa dibuat menjadi lebih mudah

Dalam TEDTalks, Mileha Soneji menceritakan desainnya untuk para penderita parkinson. Mileha Soneji adalah seorang wanita dari India yang bekerja di Belanda sebagai strategic product design dimana ia biasa meriset tentang teknologi yang dibutuhkan untuk masa depan. Berawal dari kehidupan masa kecilnya di India yang mereka biasa memiliki keluarga besar, dimana sering diadakan acara perkumpulan antar keluarga sanak saudara. Mileha memiliki seorang paman yang selalu bermain bersamanya dan sepupunya. Pamannya selalu siap dan melompat bersama mereka, membuat anak-anak memiliki waktu berharga dalam hidup.

Paman Mileh adalah seorang yang sukses dan selalu menjadi pusat dalam keluarga. Ia kuat dan percaya diri. Namun tiba-tiba dia lemah dan didiagnosa terkena penyakit Parkinson. Dikutip dari Alodokter, parkinson adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibatnya, penderita sulit untuk mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis. Penderita Parkinson kesulitan melakukan hal-hal kecil karena tubuhnya selalu bergetar, contohnya seperti minum kopi. Bahkan untuk berjalan harus menggunakan bantuan walker, dan penderita akan mengulang langkahnya ke kanan dan berkali-kali, namun hanya satu langkah tiap gerakan. Sehingga akan memakan waktu yang lama untuk berjalan.

Mileha merasa pamannya yang selalu riang di dalam acara keluarga menjadi pendiam dan malu untuk keluar dan bertemu orang banyak. Sedihnya, ini bukan hanya dialami oleh pamannya saja. Namun setiap tahun, ada 60.000 orang baru yang terdiagnosa parkinson, dan angka ini semakin terus naik.

Sebagai product designer, Mileha memimpikan desainnya dapat menyelesaikan berbagai masalah. Satu solusi mampu menyelesaikan semuanya. Tapi itu tidak selalu seperti itu. Kita bisa menargetkan masalah sederhana dan membuat solusi kecil dari itu namun akan berdampak besar. Dia tidak berambisi untuk menyembuhkan penderita Parkinson, namun membuat kegiatan sehari-hari mereka menjadi lebih mudah sehingga membuat perubahan.

Jadi target awal Mileha adalah tangan penderita yang tremor. Awalnya pamannya menceritakan bahwa ia berhenti minum kopi atau teh di depan umum karena malu tangannya bergetar dan airnya selalu tumpah. Maka Mileha menciptakan “No Spill Cup”, cangkir yang didesain anti tumpah.

Benda itu bekerja langsung dikarenakan bentuknya. Lengkung pada tutup akan membelokkan cairan kembali tiap penderita tremor dan ini menjaga cairan di dalamnya dibandingkan dengan cangkir biasa. Namun hebatnya adalah cangkir ini tidak dicap sebagai cangkir penderita Parkinson. Bentuknya seperti cangkir biasa yang biasa kita minum dengan desain yang berbeda. Hal ini yang membuat penderita akan merasa nyaman untuk menggunakannya ketika bergabung dengan banyak orang.

Selain itu, Mileha juga mengamati pamannya ketika melakukan kegiatan sehari-hari, seperti berjalan, makan, dan menonton televisi. Kemudian dia menemukan bahwa pamannya kesulitan berjalan ke meja makan. Dia menyadari pamannya tidak bisa berjalan di permukaan yang rata.

Tapi bagaimana dengan menaiki tangga? Di India masyarakat tidak memiliki railing tangga yang membantu kita untuk menaiki tangga seperti halnya negara berkembang. Ketika itu, pamannya sangat lama mengatur posisi. Namun, ternyata pamannya benar-benar mudah untuk menaiki dan turun di atas tangga.

Hal ini disebabkan karena “continuous motion”. Dimaksudkan apabila sistem dalam gerakan tersebut dimulai, maka akan berlanjut selamanya. Seperti halnya ketika pamannya melakukan naik dan turun tangga, maka gejalanya hilang. Ini karena continuous motion itu.

Akhirnya, Maleha pun mencoba untuk menerapkan perasaan berjalan pada permukaan rata seperti berjalan pada anak tangga. Maka dari itu, ia melakukan banyak percobaan dan akhirnya menemukan desain “ilusi tangga”. Ia memasangnya di dalam rumahnya di permukaan rata yang menuju ke kamarnya bahkan hampir seluruh lantai rumahnya untuk menumbuhkan rasa percaya diri pamannya. Hasilnya, pamannya bisa berjalan dengan cepat. Dengan seketika, penderita Parkinson dengan mudahnya dapat berjalan.

Yang kita butuhkan sebenarnya adalah solusi untuk manusia. Ilusi tangga ini bisa dipasang di rumah-rumah sakit untuk membuat penderita Parkinson merasa nyaman. Keinginan yang diharapkan Mileha yaitu membuat tiap penderita Parkinson merasa seperti perasaan pamannya pada saat itu. Pamannya mengatakan padanya, bahwa ia merasa seperti hidup kembali lagi.

Sungguh kreatif, bukan? “Smart” dalam dunia sekarang banyak disamakan dengan teknologi tinggi dan dunia akan menjadi lebih pintar dan semakin pintar dari hari ke hari.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini