Walau Jalan Hidup Seperti Melewati Labirin, Majulah Terus Hingga Kau Menemukan Tujuan Akhirmu!

Emang terlihat buram, tapi kalau kamu mau melangkah percayalah semua akan ada ujungnya loh~

Di masa kecil kita selalu dihadapkan dengan kesenangan, keistimewaan, dan berhak untuk  meminta sesuatu dengan orang tua, bahkan kalau orang tua tidak memberi apa yang kita inginkan kita bisa mengeluarkan jurus andalan kita, yaitu menangis. Indah ya masa itu?

Advertisement

Masa-masa itu masih terngiang, bahkan hingga saat ini. Bahkan tatkala ketika berkumpul dengan orang tua, mereka sering kali membicarakan kenakalan masa kecilku dahulu, bahkan ada yang kelewat batas dan aku tidak mengingat hal itu pernah kulakukan waktu itu.


Bapak: Tau kalian, si Iwan ini nakal kali dulu. Pernah waktu itu dia minta mainan ke bapak, pas bapak lagi bawak uang pas-pasan disitu. Tapi dia malah nangis sampai semua orang ngelihatin waktu itu, jadi alhasil, terpaksalah bapak beli juga mainan itu untuk dia. Jadi dari situ bapak kapok bawa si iwan ini kalau pas uang pas-pasan hahah


Kami sekeluarga yang mendengar tertawa, bahkan aku sendiri lupa dengan kejadian itu, bahkan aku baru mengingat ketika diceritakan bapak pada saat itu. Masa-masa itu mengingatkanku bahwasanya anak kecil adalah anak yang tidak mengerti tentang tanggung jawab, anak yang hanya menggunakan segala cara untuk mendapatkan keinginanannya, anak yang masih dalam tanggung jawab kedua orang tuanya.

Advertisement

Seketika aku kebangun dengan kenyataan bahwasanya sekarang sudah menginjak usia seperempat abad, yang sudah harus bisa bertanggung jawab dengan diri sendiri, dan bisa mengambil keputusan untuk maju atau jalan ditempat. Di umur yang terbilang sudah matang ini banyak hal yang sudah dilewati, banyak pelajaran yang sudah kudapat, dan banyak juga relasi yang sudah terbentuk. 

Ada kalanya kehidupan dewasa tak sejalan dengan pemikiran kita masa dahulu yang katanya, Jadi orang dewasa itu enak ya, bisa membeli sesuatu yang mereka inginkan, dan bisa pergi kemanapun yang mereka inginkan. Begitulah dahulu pemikiranku ketika masih anak-anak. Masa hidup tak berjalan sesuai yang kupikirkan, hidup sebagai orang dewasa butuh banyak pertimbangan dan tanggung jawab.

Advertisement

Layaknya labirin yang memiliki begitu banyak cabang, dan begitu banyak jalur. Tak tentu arah tujuannya kemana,tapi pada akhirnya kamu akan dipertemukan dengan takdirmu, karirmu, dan juga jodohmu. Walau jalan di depan bercabang dan memiliki banyak jalur, percayalah pilihanmu adalah yang terbaik dan terus jalani sampai kau menemukan apa yang kamu cari! Karena hidup itu berjalan. Kalau kamu diam di tempat, seberapa lama waktu yang akan berlalu kamu tidak akan tahu, kamu akan menjadi apa. Yang ada kamu hanya akan diam di tempat dan menyesali semua yang tidak pernah kamu lakukan.

Sampai di titik ini, aku menjadi yakin bahwasanya gagal itu biasa. Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah mau mencoba. 

So untuk Sobat Hipwee, Aku tahu keadaan diluar sana sangat berat, apalagi dimasa pandemi ini. Tapi aku mau katakan yuk melangkah selangkah lagi, selangkah demi selangkah semoga kamu bisa mencapai apa yang kamu inginkan! Semangat ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Yesterday is not ours to recover, but tomorrow is ours to win or lose. -Lyndon B. Johnson

CLOSE