Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan waktu terus berputar. Tanpa kita sadari, kita telah berada di penghujung tahun 2018, itu artinya kita telah melewati perjalanan kehidupan dari tanggal 1 januari 2018 hingga bulan desember 2018. Ibarat sebuah buku kita telah menulis dari halaman pertama hingga hampir meyelesaikan tulisan kita. Entah apa yang telah kita tuliskan di sana, masing masing kita pasti punya kisah yang berbeda beda.

Atau mungkin kita ibarat sebuah kapal  yang berlayar mengarungi samudra kehidupan. Kita telah berlayar berlayar, mengarungi luasnya samudra kehidupan, melewati kejamnya ombak dan gelombang yang terkadang membuat kita nyaris tenggelam mungkin kadang kita mengikuti arus kehidupan tapi adakalanya kita berusaha melawan arus dan  satu satunya harapan kita hanyalah Allah hingga akhirnya kita hampir tiba di pelabuhan kehidupun.

Dan hidup memang  punya banyak cerita, tahun 2018 bukan hanya tentang waktu yang telah terlewati tapi tentang cerita, kisah, kenangan, kebersamaan yang telah kita lukiskan. Kadang ada canda tawa, ada sedih dan tangis, ada marah dan kecewa, berjuta rasa menjadi teman perjalanan kita di tahun 2018. Mungkin kadang kita menangisi hidup karena beban yang terasa sangat berat, atau kadang kita kecewa dan putus asa karena hidup tak seperti yang kita harapkan, tapi ada kalanya kita tersenyum karena berkat yang sudah Allah sediakan.

Ada yang mungkin bersedih karena kepergian orang orang tercinta, tapi adapula yang tersenyum ketika ada tangis bayi dalam keluarga mereka, ada yang menjalani hidpunya di rumah sakit, ada yang menjalani hidupnya di rumah yang sederhana dan melarat. Semua kita punya kisah yang berbeda yang mungkin membuat air mata kita jatuh jika mengingatnya.

Semua cerita kita, semua kisah kehidupan kita Tak pernah lepas dari penyertaan Tuhan yang maha kuasa. Dialah Allah yang telah menjadi teman perjalanan kita yang setia yang selalu menemani kita dalam keadaan apapun dalam mengarungi bahtera hidup kita hingga hampir di sampai di tempat berlabuh .

Di penghujung tahun 2018, saat matahari 2018  sudah pergi dan tak kembali, ada kenangan dan cerita yang ikut tenggelam bersamanya, ada kisah yang tak mungkin kita ulangi, ada cerita yang mungkin saja kita sesali tapi ada hal yang lebih indah dari itu bahwa ” baik kemarin, baik hari ini, selama lamanya Tuhan Yesus  tak pernah berubah, Dia tetap Allah yang telah membawa kita melewati Tahun 2018 dan  Allah yang sama akan membawa kita kembali mengarungi 2019.

Kita patut bersyukur pada Tuhan untuk sejuta kisah yang telah kita lalui bersamaNya, untuk pertolongannnya bagi kita yang tak pernah datang terlambat, untuk janji yang selalu Dia tepati, untuk kasihNya yang selalu menyertai, untuk Cintanya yang selamanya ada untuk Kita, dan karena telah menuntun kita hingga penghujung tahun 2018 dengan baik.

Tahun 2019 masih misteri, kita tidak tahu apa yang menunggu kita di sana, hal baik atau hal buruk, kebahagiaan atau kesedihan, kekenyangan atau kelaparan, kita bisa saja takut dan khawatir ketika mengingat apa yang pernah kita lalaui yang mungkin saja akan kejam dari pada hal itu.

Mungkin kadang kita akan terjatuh dan tak berdaya  tapi jangan takut  “karena Tangan Tuhan yang kokoh akan memegang kita saat terjatuh, menopang kita saat lemah, memeluk kita saat sendirian,dan menggendong kita saat kita tak kuat lagi berjalan”

Asal kita  bersama Tuhan maka “tak ada harapan  yang tak berujung, jika dengan iman dan percaya, maka harapan kita yang kecil akan menjadi kenyataan yang besar menyempurnakan,”  karena  itu berdoalah, serahkanlah segala harapanmu untuk tahun 2018 hanya pada Tuhan dan percayalah Tuhan tidak akan pernah meninggalkanmu berjalan sendirian, Dialah Allah yang akan selalu menyertaimu.

Selamat tinggal 2018 yang penuh cerita yang mungkin sulit dilupakan, selamat datang tahun 2019 penuh harapan bersama Tuhan.

Allah sang Nakhoda kehidupan tetap menyertai senantiasa Amin.

SELAMAT NATAL TAHUN 2018 DAN SELAMAT MENYONGSONG TAHUN BARU 2019

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya