Mungkin hanya sebagian orang yang tau tentang sosok pria satu ini, atau bisa jadi saat mendengar namanya, mereka bertanya "Siapa sih dia?" ketika dijawab "Itu loh, suaminya Anisa ex. Cherrybelle", baru deh mereka berkata "Oooohh diaa.." meski timbul pertanyaan selanjutnya "Emang ada apa sama suami Anisa?". Jauh sebelum Dito dan Anisa menikah, aku sudah pernah tau tentangnya melalui lagu "Mencintai Kehilangan", sempet baper dan berandai. Andai suamiku kelak akan seperti Dito, dan karena Dito pula, sering kali aku dibawanya baper.

Dari sosok Anandito juga, aku seperti mendapatkan inspirasi. Lebih tepatnya inspirasi dalam mencari suami yang diridhoi Illahi~

1. Lagu Mencintai Kehilangan

Pertama denger lagunya, sempet mikir "apaan sih nih?", yah karena emang saat itu sedang tidak merasa kehilangan. Kali kedua denger dan kali ketiga meresapi inti lagunya, jadi kebawa perasaan gini. Betapa ada kekuatan Allah, meskipun kita sedang kehilangan. Dulu memang aku tidak merasakan kehilangan, tapi kali ini, Allah sedang mengujiku dalam suatu kehilangan, lagu "Mencintai Kehilangan" yang sedikit menguatkanku untuk tetap tenang, karena semua yang terjadi adalah jalan-Nya. Apalagi kutipan lirik "Karena kehilangan ini, ku mampu mendekat kepadaMu". Ngalir air mata, merasa manusia yang dulu tidak begiru mengutamakan Allah. Meski masih menjalankan ibadah, tapi yasudah, cukup sebagai kewajiban, bukan kebutuhan.

Advertisement

2. Sosok Dito yang lembut dan sopan

Aku tidak mengenal Dito secara intens, bertatap muka saja hanya satu arah. Ya aku katakan satu arah, karena hanya aku yang menatap wajah Dito lewat Youtube dan TV. Lantunan bicaranya lembut dan sopan, bahkan tidak hanya dengan wanita, cara bicara nya dengan pria pun terlihat lembut. Bukan berarti tidak tegas atau lemah, ada kalanya mungkin Dito bersikeras dan tegas, tapi masih dalam konteks sopan dan tidak menyakitkan. Baper gak sih, kalau ketemu sosok pria seperti Dito ini?

3. "Aku harus menjadi lelaki yang bertanggung jawab," begitu katanya

Sempat aku mendengar perkataan itu dari mulutnya, yah lagi – lagi meski hanya melalui media, yaitu TV. Menurut Dito, lelaki yang bertanggung jawab adalah:

Advertisement

"Lelaki yang bertanggung jawab itu, yang mampu mengambil alih posisi ayah nya, yah tidak membuatnya bersedih."

Dengan statement singkat, tapi sudah membuat ku mengerti. Benaar.. tidak melulu sosok ayah menjadi pantauan dalam mencari nafkah, tapi ayah adalah sosok penjaga di kala hati resah. Tidak pernah sama sekali membuat bersedih, apalagi membuat kecewa, yang ada setiap kali aku sedih bahkan sampai menangis, ayah selalu menghiburku. Memang, ayah terlihat cuek dan kaku. Tapi di sisi lain, ayah selalu mengkhawatirkanku melalui ibu, karena tidak sekali aku mendengar ayah bertanya pada ibu "Anakmu kenapa, Bu? Ada masalah apa?" dan sederet pertanyaan yang dititip melalui ibu.

Pernah kala itu, mungkin 2 atau 3 kali, ayah menghampiri dan bertanya sendiri tentang kejadian yang sudah membuatku sedih. Tubuh besar dan bahu bidangnya menjadi kekuatan untuk bersandar, selebihnya hanya menjaga ku dengan diam. Aku rasa, tidak hanya aku, hampir seluruh wanita ingin mendapat suami seperti ayahnya. Seorang pria yang tidak pernah membuat bersedih sekalipun.

4. Menikah itu adalah 2 keluarga, bukan hanya aku dan kamu

Statement ini tidak hanya spesifik di katakan oleh Dito. Karena memang hakikatnya, menikah itu adalah menerima ku beserta keluarga. Bukan sudah selayaknya, mencintai ku, mencintai orang tua dan saudaraku juga? Begitupun dengan Dito, dalam pernikahan ini, Dito pun tulus mencintai keluarga Anisa. Tidak perlu di umbar mengenai kecintaannya, yang jelas keluarga Anisa merasa yakin jika Anisa harus berlama – lama bersanding dengan Dito, yah suami sehidup sesurga ini.

Baper dengan profil Anandito Dwis, meski bukan sosok yang sering muncul di TV, tapi sikap romantisnya terhadap Allah yang mampu menjaga segalanya dengan baik. Ah, semoga aku juga dipertemukan dengan sosok seperti ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya