Setiap malam aku terpikir akan hal itu. Hal itu, lagi dan lagi. Bagaimana jalan keluarnya ya? bagaimana cara mengatasinya ya? Apa yang harus ku lakukan ya? Semua pertanyaan itu setiap hari kucoba jawab satu persatu dan semua jawaban nya tidak ada yg cocok.

Seorang lelaki berkata padaku, “aku akan tetap menunggumu, karna hatiku hanya ingin bersama dengan mu. Pintu hatiku akan terbuka selamanya untuk mu”. Bayang-bayang wajahnya, betapa sakitnya dia menahan ini semua. Bahkan ini sudah bulan ke-22 namun dia tetap bertahan. Tuhan, apa yang harus kulakukan? apakah aku salah dalam semua ini?

Advertisement

Cinta? Ada. Sayang? Masih. Khawatir? Selalu. Rindu? Pasti. Jadi kenapa tidak kembali saja? Pada akhirnya aku akan diam tanpa jawaban. Jika beribu alasan ku lontarkan pada setiap orang yang bertanya, maka aku akan menghadapi seribu masalah dalam hubungan itu bersama dengan nya. Siapa yang mau? Sakit hati ini. Perih walau hanya melihat. Namun mengapa dia tetap dalam kondisi seperti ini. Aku tak ingin dia seperti ini.


MENGAPA? KARNA HATIKU MASIH MENCINTAI NAMUN DENGAN KONDISI DIA YANG BEGINI, AKU TAKUT AKU AKAN MENCINTAINYA DENGAN RASA KASIHAN. AKU TIDAK MAU.


Apa kamu harus menghabiskan waktumu seumur hidup untuk memikirkan tentang itu? Tidak. Tapi ini sudah minggu kedua setelah putusan itu? Ya aku tau. Terus kenapa kamu selalu memikirkannya? Karna aku memanglah manusia terjahat. Carilah kegiatan agar kamu bisa berhenti memikirkan nya? Aku punya banyak kegiatan, setiap kegiatan wajah sedihnya selalu kuingat.

Advertisement

Kamu kan punya banyak teman lelaki, lantas kenapa masih memikirkan nya? Teman lelaki, bukan kekasih sepertinya. Apa kau masih mencintainya? Pada akhirnya gadis seperti diriku hanya menginginkan kebahagian masa depannya. Hanya menginginkan penantian dini namun kebahagiaan nanti. Gadis yang selalu memikirkan lelaki yang sedih disana. Gadis yang sedang berjuang untuk menetukan apa yang harus dia lakukan. Gadis yang hanya bisa menunggu perjuangan seseorang. Gadis yang meneteskan airmata saat menulis karangan ini. Pada akhirnya, gadis itu akan menjadi wanita kuat.

“Tuhanku, aku hanya ingin petunjuk mu apa yang harus aku lakukan? Aku akan berhenti berpikir saat aku bisa melihatnya tersenyum bahagia. Apakah aku termasuk dalam orang paling jahat? Aku telah menyakiti hati yang tak bersalah. Apa yang harus aku lakukan? Aku hanya manusia biasa yang bisa berubah pikiran, namun apakah keputusan ku ini bencana bagiku? Jawablah ya Tuhanku walau itu hanya sebuah mimpi.

Aku duduk di bawah pohon. Melamunkan sesuatu yang tak berarti. Pukul 18.08 pada saat itu matahari mulai terbenam. Seorang lelaki datang dan berkata “Hey gadisku, sedang apa kamu disini? Jangan melamun kan aku sayang” Dia mencium pipiku dan melanjutkan perkataannya “Aku akan pergi ke luar kota untuk menyelesaikan pekerjaanku. Pamanku mengutusku untuk menjadi bagian terpenting pada proyek besar ini. Jadi aku akan meninggalkanmu dalam waktu yang lama". Apakah kamu akan baik-baik saja tanpa ku?”

Aku hanya melihat mata seduh nya tanpa menjawab apapun, hanya mengangguk dalam hati berkata “Aku tidak apa-apa”. Meninggalkan ku dalam waktu yang lama? Mengapa hatiku sakit mendengarnya? Dia jauh? Dia meninggalkanku? Apakah aku mendapat balasan darinya? Apakah tuhan memberiku jawaban?

Pada akhirnya ……….

Aku terbangun dalam mimpiku. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku tersadar dan langsung menghubunginya. Berharap dia tidak pergi. Apakah dia merasakan sama seperti apa yang kurasakan pada mimpi itu? Kehilangan. Namun, Tuhan memberiku jawaban. Aku dalam mimpi itu, merelakan dia pergi semata-mata hanya untuk kesuksesan nya. Walau hanya hati yang menjawabnya.

Sakit, sedih, pilu, pada saat hati menjawabnya. Aku tau jawaban Tuhan selalu benar. Aku selalu khawatir. Namun, mimpi ku menyadarkan ku bahwa apa yang harus kita relakan bukan berarti kita akan kehilangan nya. Ada saatnya dia kembali dan ada saat nya dia pergi. Pada akhirnya.

Aku telah menyadari bahwa kesedihan yang dia alami hanya sebentar. Sebentar? Ya tidak sampai setahun dia akan kembali seperti dulu. Lelaki yang dulu selalu buatku tersenyum. Terima kasih Tuhanku, atas petunjuk yang telah Kau berikan.


There is a good chance that you can get it but there is a hole that you can fall in. -szs

Ada sebuah kesempatan baik yang bisa kau dapatkan tapi ada sebuah lubang yang kau bisa jatuh kedalam nya. -szs


SELESAI (THE END )


Karya sya sya. Siapapun yang membacanya aku harap bisa melupakan segala kesedihannya dan mulai dengan hidup yang baru tau dengan tujuan yang sama. Semangat re…………. 20 06 16


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya