Puisi 1:
Mawar Merah Sayang
Sungguh ini bukan salahmu
Tak benar ini ditujukan padamu
Salah mereka yang membawamu sayang
Mereka tak sungguh mengartikanmu
Dengan tak berat hatiÂ
Menyisipkan dusta diantara kelopakmu
Datang bersamamu dengan segala bual
Lalu pergi tanpa sisa sesukanya
Tak benar ini ditujukan padamu sayang
Yang aku salahkan karena kebohongan dan ego
Yang berhasil merasuk
Merusak logika dengan warnamu
Sungguh rasanya tak ingin sayang
Tapi aku tak berdaya…
Maaf sayang, aku membencimu…
Tetaplah begitu, meski aku tak percaya.Â
Â
Puisi 2:
Luruh Rindu
Seikatmu aku terima
Seindah itu aku tatap
Ada tulisan yang menyapa diantara tangkai
"Hallo, dua puluh empat" katanya
Ku abadikan dalam sebuah potret
Terlihat manis dan dalam, sedalam merahmu
Di setiap tangkai ku titipkan rinduÂ
Tapi aku lupa, bahwa disana ada duri
Melukai tanpa sengaja atas kebodohanku
Hari ini aku rinduÂ
Tapi itu hanya tinggal potret
Kuluruhkan paksa dengan sendu
Kupatahkan rindu yang menyatu
Ditangkai berduriÂ
Yang penuh halusinasi
Â
By: Widhyani DJ
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”