Pendidikan itu apa sebenarnya? Anak-anak, pernah malas untuk ke sekolah? Orangtua, pernah pusing karena anaknya tidak mau sekolah? Pasti kita semua pernah mengalami itu. Terkadang sekolah dapat terlihat membosankan, menakutkan, dan menegangkan. Ada anak yang tidak nyaman berada dalam lingkungan sekolah. Anak-anak, mengapa kamu malas sekolah? Apakah sekolahmu kurang menyenangkan?


Menurut Ibu Siti Maidatun Naimah, pendidikan adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk membekali anak didik.


Advertisement

Ada dua jenis pendidikan yaitu pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal merupakan pendidikan di sekolah atau kampus dan yang mengajar adalah guru. Apabila pendidikan informal, yang dapat mengajarkan adalah orangtua ataupun keluarga karena pendidikan informal adalah pendidikan di rumah atau di luar. Pendidikan bisa terjadi dimana saja karena dimanapun kalian berada, pasti kalian akan mendapatkan pelajaran baru, mau sekecil apapun itu. Jadi, pendidikan itu adalah kegiatan menurunkan ilmu.

Ibu Siti sudah terlibat dalam dunia pendidikan sejak dia kecil. Beliau dulu menjadi anak didik di sekolah sampai kuliah. Kemudian setelah lulus kuliah, beliau menjadi bagian dari pendidik. Ibu Siti bekerja di Sekolah HighScope Indonesia dan mengurus pendidikan di sekolah tersebut. Ibu Siti tidak ada rencana untuk melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Awalnya beliau tahu ada sekolah yang sedang mencari karyawan yang dapat berbahasa Inggris, dan beliau bisa. Beliau mencoba untuk masuk ke sekolah tersebut, walaupun latar belakang pendidikannya adalah akutansi. Lama kelamaan, beliau menikmati pekerjaan di Sekolah HighScope. Disana beliau belajar banyak hal, salah satunya adalah cara yang baik dan benar untuk mendidik anak-anaknya sendiri.

Beliau memilih untuk tetap bekerja di HighScope sampai sekarang karena beliau cocok dengan sistem pendidikan di HighScope. Menurut beliau, sistem pendidikan di HighScope itu sesuai dengan isi Al-Qur’an, yaitu didiklah anak sesuai dengan jamannnya dan semua orang itu berbeda yang membuat cara belajar mereka juga berbeda. Ibu Siti tidak memiliki inspirasi untuk menjadi seorang pendidik, tetapi dari dulu beliau senang mengajar orang.

Advertisement


Di saat beliau kuliah, pada waktu istirahat beliau sering mengajar anak SD bahasa Inggris. Beliau mengajarnya dengan metode yang akan membuat anak-anak tertarik, yaitu dengan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan apa yang diajarkan.


Ibu Siti juga mengatakan bahwa pendidikan itu penting karena manusia dan dunia itu berevolusi, maka kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, yaitu melalui pendidikan. Dengan memiliki pendidikan, kita bisa berkontribusi kepada hal-hal disekeliling kita, kepada diri sendiri dan kepada Tuhan. Menurut Ibu Siti, cara mendidik dengan benar adalah pendidik harus sabar, harus sesuai dengan level yang ingin dididik, harus ada aturan, harus berhubungan dengan dunia nyata, dan tentunya harus membuat anak didik menjadi lebih baik, kalau tidak pendidikan tersebut gagal.

Pendidikan yang bagus itu dimulai dari pengetahuan yang dimiliki oleh pendidik. Pendidik harus mengajar anak dengan mengeksplor, melaksanakannya dan menghubungkannya topik pembelajaran dengan dunia nyata. Menghubungkan topik pembelajaran dengan dunia nyata akan membuat anak lebih mudah mengerti topik tersebut.

Psikologi memiliki peran dalam pendidikan. Seorang psikolog dibutuhkan dalam suatu sekolah untuk membantu sekolah mengantarkan topik pembelajaran kepada anak dengan benar. Psikolog membantu sekolah untuk menyesuaikan level pendidikan yang akan diajarkan kepada anak-anak, apakah umur tertentu cocok dengan pendidikan yang ingin diajarkan atau tidak. Ibu Siti juga mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia saat ini tidak merata, tapi pemerintah sedang berusaha untuk memperbaikinya.

Itu tidak mudah karena tidak banyak sumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk menjadi seorang guru yang dapat menekuni satu mata pelajaran dan akan membuat anak didik tersebut menjadi lebih bagus. Tidak bayak juga guru yang bisa menyesuaikan sistem mengajarkan dengan anak-anak zaman sekarang. Tentunya tidak akan cocok sistem mengajar dan belajarnya. Itu adalah salah satu beban pemerintah. Ibu Siti telah berkontribusi untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia dengan mengajarkan anak-anak di luar sekolah dengan metode HighScope. Beliau terlibat dalam melatih anak-anak SMK di daerah Jakarta. Tetapi saat ini beliau belum berkontribusi banyak terhadap pendidikan di Indonesia.

Jadi anak-anak, bersyukurlah apabila kalian bisa bersekolah di tempat yang gurunya berkualitas dan dapat membuat kalian menjadi anak yang lebih baik karena banyak anak yang bersekolah tetapi tidak menjadi lebih baik karena gurunya tidak berkualitas, dan ada juga anak-anak yang tidak bisa sekolah karena tidak mampu. Apabila kalian merasa bahwa sekolah kalian tidak cocok dengan sistem pembelajaran kalian, coba saja pindah sekolah ke tempat yang lebih cocok untuk kalian.


Bersemangatlah dalam belajar karena pendidikan adalah kunci kehidupan. Dan jangan lupa bahwa pendidikan bukan hanya di sekolah tapi di semua tempat.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya