The Founding Fathers kita pernah berpesan Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah (Jas Merah), 20 Mei merupakan salah satu hari bersejarah bagi bangsa dan negara kita tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jauh sebelum ditetapkannya sebagai Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 dimana para pendiri dan pendahulu bangsa mengikrarkan diri untuk setia memperjuangkan Kemerdekaan bagi Seluruh Bangsa Indonesia yang diperkuat dengan Pidato Fenomenal Ir. Sukarno ketika diminta dasar dari pada Indonesia Merdeka pada 1 Juni 1945 dihadapan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang hingga saat ini masih sangat relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan hanya di Indonesia bahkan dunia, yaitu Pancasila.

Hari Kebangkitan Nasional yang kita peringati 20 Mei setiap tahunnya juga merupakan cikal bakal persatuan seluruh pemuda di bumi nusantara yang bersumpah suci atas nama Indonesia siap sedia satu tanah air dan bangsa, serta menjunjung tinggi bahasa persatuan Indonesia, dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan budaya. Para pendiri sudah tuntas dengan perbedaan yang merupakan salah satu kekuatan negara kesatuan seperti Indonesia. Dengan berbekal kesadaran itu mampu mengusir penjajahan yang berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus tahun di bumi pertiwi hingga mampu mengantarkan kemerdekaan yang di proklamirkan Sukarno-Hatta pada 17 Agustus 1945.

Mari seluruh elemen bangsa kita menjalankan dan mengisi kemerdekaan dengan tidak mencemari, merusak bahkan menghancurkan persatuan, kesatuan dan landasan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sudah di perjuangkan, dipersiapkan para pendiri bangsa dengan kobaran semangat perbedaan untuk persatuan bahkan jiwa dan raga-Nya dipertaruhkan demi Indonesia merdeka.

Mari kita dengungkan kembali persatuan dan dukungan kepada NKRI, dan Jokowi untuk siap digarda terdepan membangun pesan yg fokus dan tajam dalam berjuang.

Advertisement