Satu Masa Membahagiakan #DitemaniHipwee

Terima kasih sudah tumbuh secantik ini, Hipwee

Mengenang empat tahun lalu saat kaki ini menginjakan tanah Yogyakarta untuk pertama kali. Seorang aku yang baru pertama kalinya merantau dengan percaya dirinya mengirimkan sebuah artikel dan ternyata aku terpilih mengikuti ruang belajar di hipwee. Jadi, bisa dibilang mereka adalah orang-orang pertama yang ku kenal ketika sampai Yogyakarta. Tiga bulan aku bersama orang-orang keren yang mampu mengasah serta memberi kesempatan aku untuk belajar mengenai dunia tulis menulis. Menulis, belajar, bercerita di sebuah ruangan yang amat sangat nyaman, pelarian, ya, sebenarnya tujuan awal aku mengikuti ruang belajar hipwee adalah untuk lari dari rumitnya dunia yang dipaksakan harus aku jalankan. Dunia yang sama sekali tidak aku suka, pelarian itu ternyata mampu menjadi sebuah awal yang indah sehingga aku dapat berdamai dengan keadaan. 

Advertisement


Jangan lari, tetapi hadapi 


Betul, pelajaran itu aku dapat selama bergabung menjadi hipwee community. Sedikit mengenang, pada masa itu aku merasa benar-benar memiliki keluarga baru dan penuh canda tawa di dalamnya. Rindu sekali aku dengan orang-orang hebat yang ada di hipwee sudah lama tidak bersua, semoga kalian baik-baik dan sehat selalu. Tidak terasa ya Hipwee telah memasuki umur 6 tahun, masa-masa yang bisa dibilang mulai tumbuh menjadi anak-anak yang sudah memiliki bekal untuk masuk ke jenjang berikutnya. Dahulu tampilan hipwee benar-benar sederhana tetapi hari ini, ketika aku memperhatikannya dari hari ke hari sungguh aku semakin bangga pernah mendapat kesempatan untuk merasakan masuk kantor hipwee, wifi yang tidak pernah mati, makanan yang selalu tersedia, orang-orang yang begitu ramah serta sebuah penghargaan pada kesempatan itu.

Selamat bertambah usia, semoga hal-hal baik selalu menjadi awal perubahan besar untuk Hipwee sendiri. 

Advertisement

Jika ada satu kesempatan aku ingin sekali dapat kembali bertemu dengan mereka dan menjadi salah satu bagian dari hipwee, tumbuh bersama dengan hipwee dan kembali menulis mengenai sebuah topik yang sudah ditentukan setiap harinya. Sekarang aku sudah di akhir sebuah perjalanan di kota Yogyakarta, tidak sedikit kata menyerah itu sering sekali terucap dari mulut ini. Tetapi, ketika tangan ini mulai mengetik beberapa hal lalu aku kirim ke hipwee , rasanya seakan-akan aku membaik. Hipwee merupakan pelarian, bukan, hipwee adalah rumah dari hati yang serapuh ini. Saat kalimat tidak mampu terucap dan saat dunia seakan membekap, hanya di hipwee aku berani menyuarakan dan berteriak mengenai hal-hal yang tertahan.

Sekali lagi, terima kasih dan selamat ulang tahun Hipwee.

Advertisement

Kalian adalah kisah termanis yang sampai saat ini tetap menjadi kenangan terindah. 

Dan jika kalian mau tahu, aku masih ingin mempelajari mengenai sastra hingga detik ini. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Hai, senang mengenal mu :)