Pesan pertamaku dan setiap hari padamu adalah apakah kabar langitmu hari ini disana dan semoga langitmu selalu meneduhkanmu dari segala rasa yang tak kau suka. Aku disini selalu mendoakanmu bersama rinduku meski kita belum pernah bertemu. Karena rasa ini membuatku ingin menjagamu dalam do'aku dan menenangkanmu dengan tulisan yang terkirim lewat jemariku untukmu setiap hari.

Aku ingin memulai kisah ini dengan cerita indah dan tak sama dengan yang dulu pernah ku lalui dan membuatku patah arah. Mungkin sekarang kau belum begitu mengerti karena semua ini tak pernah ada dalam mimpimu sebelumnya, sama aku juga tak pernah membayangkan sebelumnya bisa kenal denganmu, tapi waktu mengiringmu pelan ke dalam duniaku. Semoga saja kau nyaman dengan orang sepertiku yang sangat jauh dari kata sempurna, namun ketahuilah aku ingin membuatmu jadi orang yang istimewa di duniaku dan biarkan orang lain bangga pada kisah kita suatu saat nanti.

Advertisement

Biarlah sementara ini jarak memisahkan kita tapi yakinlah aku tak pernah jauh dari hal mendo'akanmu. Mungkin terlalu norak tapi ini untukmu dan untuk rasaku padamu dan aku yakin kau belum pernah melewati kisah seperti ini. Bagaimanapun nantinya kisah ini akan tetap indah. Karena aku mengusahakanmu untuk jadi milikku dan penciptamu bukan lagi dari dirimu dan jika saja rasa ini tak sampai berarti memang bukan jalanku untuk bisa berdampingan bersamamu merangkai kisah cinta.

Hari ini kita jadi teman baru dan esok aku berharap kau jadi teman hidupku, melewati kerasnya bebatuan jalan hidup ini,merenangi derasnya cobaan yang selalu datang silih berganti. Aku janji tak akan pernah melepaskan tanganku dari tanganmu untuk selalu membimbingmu meski nanti kita sama-sama buta dalam ruangan gelap kisah kita. Semoga kau juga berdo'a disana meski tak terdengar olehku di sini dan biarlah semesta yang merestui.

Aku akan mencoba mengiklaskanmu dari pertama kita saling kenal bukan saat nanti ternyata kau bukan untukku, sebab aku tak ingin patah dan kecewa lagi karena terlalu berharap banyak pada makhluk di bumi ini, sebab berharaplah pada Sang Pencipta semesta karena Dia pemilik semuanya. Terakhir aku hanya tetap ingin memastikan semoga langitmu di sana sama seperti langitku disini, meski hujan deras membasahimu aku selalu memayungimu di sini dengan do'aku.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya