Aku tertawa melihatmu terus-menerus mengumbar aib mantan kekasihmu. Aku menganggapmu lucu karena bagaimana mungkin kamu bisa tak henti-hentinya menjelekkannya? Dia saja sudah bahagia dengan kekasih barunya. Kamu masih berputar dengan bayangan dan kenangan tentangnya? Apakah kamu sudah tidak waras?

Mantan adalah seseorang yang pernah hadir dalam kehidupanmu dan jangan lupa jika kamu sebelumnya pernah jatuh cinta kepadanya! Walau akhirnya kalian berpisah dengan alasan-alasan yang mungkin bagimu tidak dapat kamu terima dengan logika, lupakanlah. Menjelekkan mantan pacar dan membuka aibnya, secara tidak sadar kamu mengakui bahwa dirimu itu bodoh karena sempat jatuh ke pelukannya.

Advertisement

Untuk kamu yang masih saja mengingat keburukan mantanmu, ingatlah bahwa suatu hari di masa lalu kamu pernah berbangga telah menjadi kekasihnya. Jadi, hentikanlah celotehmu itu demi kebaikanmu sendiri! Seburuk-buruknya mantanmu, dia adalah orang yang pernah membuatmu tersenyum manis dan merindukannya saat dia jauh darimu.

Sadarkan dirimu segera bahwa bumi belum rubuh, langit belum runtuh, matahari masih terbit dari ufuk timur, dan kamu masih tetap bernyawa setelah mantanmu pergi meninggalkanmu. Mungkin sakit, namun kesakitan yang kamu dapati tidak akan membuatmu mati. So, please jangan lebay!

Beristirahatlah, mungkin saja kamu lelah menghadapi dunia. Esok ketika pagi menyapa dan matamu terbuka, katakan pada dunia bahwa kamu baik-baik saja dengan atau tanpanya. Tak ada kesedihan apalagi hujatan yang sering kamu ucapkan tentang mantanmu. Lupakanlah dia yang telah melupakanmu. Move on!

Advertisement

Persibuk diri dan buka pandanganmu, hidup tak selebar daun kelor. Masih banyak yang pantas menggantikannya kelak. Pada saatnya nanti, kamu akan memahami jika dalam suatu hubungan tidak ada yang berjalan mulus sekalipun kalian telah berupaya. Simpanlah kenangan yang manis, buanglah yang buruk agar kau bisa hidup dengan tenang dan tak menderita.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya