Untuk para pejuang, bagaimana harimu?

Sama sepertimu, aku juga sedang berjuang untuk meraih setiap harap yang kusampaikan pada Semesta. Tuhan memeluk erat setiap harapanku, aku percaya itu namun Ia juga meminta aku berjuang agar nikmat yang kurasa jauh lebih besar.

Advertisement

Menurut kalian apa perbedaan liburan dengan bertualang?

Mungkin memang sama-sama menuju sebuah destinasi yang indah,namun ada yang berbeda dari proses diantara keduanya. Seorang pelibur akan memilih jalan termudah dan ternyaman untuk mencapai destinasi indah yang dia ingin kunjungi, dia tak menyukai kelelahan, payah, dan sesuatu yang mengancamnya. Umumnya pelibur akan menyewa jasa travel untuk mengatur semua round down acara liburannya hingga dia tak perlu kepayahan dan kewalahan. Berbeda dengan petualang yang akan menempuh banyak proses untuk mencapai destinasi yang dia ingin temui, dia rela mendaki gunung hingga kakinya gemetar hebat, dia rela menuruni lembah menantang jurang yang menganga lebar, menaiki kendaraan umum untuk menghemat dana, dan dia menganggap itu harga yang harus dibayar. Kita harus ingat, bahwa hidup adalah petualangan bukan liburan, untuk mencapai suatu yang indah ada proses yang harus dilalui, ada lelah yang harus dihadapi.

Untuk sukses,banyak hal yang harus dikelola dengan baik. Sebelum mengelola hal lain, penting untuk mengelola dirimu sendiri.

Advertisement

Ada hal penting dalam mengelola dirimu sendiri :

1. Bersyukur pada dirimu sendiri

Pertama, sadarilah bahwa kita adalah DNA-Nya Allah yang diciptakan dengan sempurna olehNya. Kita adalah karya seni Tuhan dan aku masih percaya, seniman manapun tak bisa menandingi kuasa Tuhan. Tidak ada yang salah dari dirimu, kamu tidak pernah salah cetak,salah desain dan salah bentuk. Pandanglah dirimu sebagai karya seni Tuhan yang diciptakan dengan kompleks dan ditugaskan untuk memainkan sebuah cerita dalam hidupmu. Bersyukurlah atas kelemahan dan kekuranganmu.

2. Karakter yang terus berubah ke arah yang lebih baik

Mutasi gen bisa saja terjadi dalam perubahan karaktermu. Hasil tes tempramen bukan kesimpulan siapa dirimu, melainkan alat bantu untuk mengenal bahan baku diri kita. Tempramen adalah bahan baku yang bisa diolah, diproses secara sadar dengan latihan dan berangsur-angsur menjadikanmu pribadi yang lebih baik lagi. Contohnya, penulis adalah orang yang memiliki tempramen plegmatis (ada 4 jenis tempramen manusia) yang cenderung cuek, apatis, memilihi di zona nyaman, tidak menyukai keramaian, damai jika sendirian dan tidak banyak bicara namun bahan baku itu bisa diolah secara sadar dengan latihan, latihan peduli terhadap orang lain, latihan betah dikeramaian dan keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal-hal baru. Apapun yang menjadi karaktermu, itu bisa diolah jadi lebih baik. Semangat berlatih yaa teman-teman..

3. Ambil bidang yang sesuai denganmu.

Pepatah “the right man on the right place” benar.

Ada beberapa orang yang menyelesaikan kuliah kedokteran atau jurusan lain atas dasar kemauan orang tuanya,ikut teman atau gengsi namun pada akhirnya tidak menggunakan ilmu yang mereka dapatkan. Bahkan memilih profesi lain yang sesuai dengan minat dan talentanya. Sebuah perusahaan akan mengadakan tes dimana seorang pegawai baru layak ditempatkan, lalu mereka akan mengadakan training ulang dalam manajemen trainee untuk penempatan lebih lanjut. Jika gagal dalam satu bidang, belum tentu karena tidak bisa, boleh bidang itu tidak sesuai denganmu. Teruslah mencoba, mencoba bisa bergerak dibidang yang tidak sesuai atau mungkin mencari bidang lain yang sesuai.

4. Menciptakan talenta baru

Perihal sudah menggeluti bidang yang tidak sesuai namun tak bisa bergerak karena banyak faktor, kita bisa menciptakan talenta baru. Menyenangi pekerjaan yang sedang digeluti sekalipun belum sesuai adalah salah satu cara untuk menciptakan talenta baru, jika melakukannya dengan senang maka jaringan dalam otak akan membentuk sebuah fungsi baru hingga tercipta kemampuan yang baru. Jika sekarang kamu sedang tidak bekerja pada bidangmu, kemungkinan hal itu bisa menjadi bakat baru untuk kamu apabila kamu memotivasi diri, menemukan dan memunculkan kesukaan dan menikmatinya. Atau, terpaksa lalu terbiasa J jadilah multitalent yang mengagumkan dan memuliakan nama Allah.

5. Kreatif dan Inovatif

Dulu orang terkaya didunia adalah pengelola SDA seperti tambang dan minyak bumi, namun Bill Gates pengelola SDM mampu menyaingi mereka semua dengan inovasi yang dia munculkan. Saat ini, ekonomi berbasis sumber daya telah dikalahkan oleh ekonomi berbasis pengetahuan.

6. Kekuatan “Knowledge”

Bill Gates merupakan salah satu contoh yang spektakuler. Mereka yang smart dan kreatif bisa terus mengerjakan hal yang semakin ringan dengan hasil yang semakin besar.

Tulisan terinspirasi dari buku Hidup Produktif karangan Jarot Wijanarko yang terus memotivasi penulis untuk hidup lebih baik lagi dari hari ke hari.

Teruntuk sang petualang kehidupan yang sedang lelah menunggu tujuan, percayalah usaha tak akan pernah mengkhianati hasil. Tuhan selalu memeluk doa-doamu, usahamu dan harapmu. Tuhan baik dalam setiap waktu, sebelum melangkah mintalah Ia agar selalu mendampingimu agar jika kamu jatuh, tak sampai tergeletak.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya