Sadfishing, Tren Mengumbar Kesedihan di Media Sosial

Hai Sobat Hipwee!

Kalian pasti sudah akrab dengan yang namanya media sosial kan?

Tentu saja, di era teknologi seperti saat ini, media sosial seperti Instagram, Tiktok, Twitter, dan lainnya bukan lagi suatu hal yang asing, terutama untuk kawula muda seperti kita. Tanpa kita sadari, media sosial sudah menjadi keseharian kita.

Sekarang ini, media sosial menjadi tempat untuk seseorang memamerkan sesuatu seperti momen liburan, barang-barang dan makanan mewah, berbagai macam bakat yang mereka miliki hingga berbagi cerita yang pernah mereka alami.

Tetapi, apakah sobat Hipwee tau bahwa ada diantara pengguna sosial yang justru memamerkan kemalangan atau kesedihan yang mereka alami. Fenomena ini dikenal dengan istilah ”sadfishing”.

Istilah ”sadfishing” merupakan penggambaran dari perilaku seseorang yang membuat pernyataan berlebihan tentang masalah emosionalnya seperti isu-isu terkait kecemasan, stres, hingga depresi untuk mendapatkan simpati dari banyak orang di media sosial.

Para pengguna media sosial yang melakukan ”sadfishing” berharap certia kesedihannya dapat menarik rasa prihatin dan simpati dari orang lain.

Memang fakta mengatakan bahwa beberapa penelitian mengungkapkan bahwa hal-hal negatif seperti cerita kesedihan atau kemalangan seseorang cenderung lebih disukai dari pada cerita positif.

Namun, alih-alih mendapat simpati, tidak jarang bagi pengguna media sosial yang melakukan ”sadfishing” malah menerima ceomohan dan komentar negatif lainnya, bahkan mengarah kepada bullying. Dan jika berlangsung secara terus-menerus, hal ini justru berbahaya bagi kesehatan mental para pelaku ”sadfishing”.

Tidak hanya pada pelaku ”sadfishing”, dampak negatif juga dapat dirasakan oleh orang lain yang turut membaca ataupun mendengar postingan tersebut. Karena ketika membaca atau mendengarkan cerita seperti permasalahan emosional, perasaan cemas, stress, bahkan depresi dapat dipicu oleh hal tersebut.

Oleh karena itu, perilaku ”sadfishing” dinilai kurang tepat. dari pada mencurahkan hati atau mengumbar kesedihan kamu ke madia sosial, lebih baik kamu menyalurkan kesedihanmu dengan bercerita dengan orang-orang terdekat seperti sahabatmu dan keluargamu, atau kamu bisa melakukan berbagai aktivitas yang kamu sukai untuk meredam kesedihanmu seperti menulis, bermain musik, menonton film, berolahraga dan lain-lain.

Meskipun sah-sah saja bagi kita untuk berbagi cerita di media sosial seperti Instagram, Tiktok, Twitter, dan lain-lain, namun kita juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap diri kita maupun orang lain. Maka dari itu sobat Hipwee harus bisa bermedia sosial dengan bijak ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini