“Anak muda, di usiamu saat ini yang harus kamu kejar bukan cinta, tapi mimpi-mimpimu. Cinta bukan sesuatu yang harus dikejar. Cinta adalah sesuatu yang harus dibagi. Ketika kamu berbagi cinta, kamu harus ikhlas. Membagi cinta dengan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan. Karena ketika keikhlasan itu raib, kamu akan merasa kelelahan, seperti mengejar sesuatu yang bergerak dan kecepatannya lebih cepat dari usaha dan energi yang kamu miliki.

Anak muda, cinta adalah sesuatu yang pasti, takdirnya dijamin Tuhan. Semesta berjanji untuk itu. Ia akan datang kalau waktunya sudah tepat. Bersiaplah untuk kejutan cinta, untuk segala getar, letupan, debar, keringat dingin, rasa nyaman, kepercayaan, yang mungkin tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Biarkan cinta menjadi bingkisan hadiah paling romantis dari semesta.

Advertisement

Anak muda, mimpi-mimpimu adalah sesuatu yang harus kamu perjuangkan. Ingatkah kamu, bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib hamba-Nya kalau bukan hamba-Nya sendiri yang mengubahnya.

Anak muda, usiamu tidak akan terulang. Matahari di usiamu sedang bersinar dengan terang. Langit terbentang luas. Jangan lupa untuk selalu semangat mewujudkan mimpi-mimpimu dan lakukan apa yang ingin kamu lakukan. Tebar kebaikan. Bermanfaatlah untuk banyak orang. Selalu rendah hati, jangan pernah sekalipun mendongakkan kepala berlaku sombong. Jaga kesehatan. Pantang menyerah dan berbahagia selalu!

Anak muda, sayangi dirimu sendiri sebelum orang lain menyayangimu. Percaya pada dirimu sendiri sebelum orang lain percaya padamu. Berbahagia dengan apa yang kamu miliki saat ini sebelum orang lain membagi kebahagiaannya denganmu.

Advertisement

Anak muda, jangan lupa selalu tersenyum untuk segala perasaan dan moment yang hadir. Tersenyum akan membuatmu menjadi lebih kokoh dan kuat. Tataplah segala kemungkinan dengan penuh kasih dan rasa damai. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Rahasia Tuhan.

Anak muda, jangan lupa selalu bersyukur dan berterima kasih atas hari kemarin dan hari ini. Bersiaplah untuk segala kejutan kebaikan dari Tuhan esok hari.”

- Untuk aku di masa kini, dari aku di masa depan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya