Untukmu, Aku Menunggu Walau Kisah Kita Berjalan Tak Menentu

Lelah? Sudah pasti.
Bimbang terkadang menghantui.
Tapi aku tidak boleh berhenti sampai disini.
karena aku mengenalmu tak hanya sejengkal jari.

Advertisement

Menyerah?
Tentu saja tidak.
Tapi aku tahu, terkadang kita butuh jeda agar tak tergesa-gesa.
Kita butuh spasi karena kita masing-masing mempunyai privasi.
Kita butuh jarak agar ego kita tak saling menabrak.

Sejauh ini aku berusahan untuk menjadi seseorang yang menyenangkan.
walau terkadang caraku membosankan.
Aku hanya ingin selalu terlihat bahagia bersamamu, walau terkadang tak sesuai kenyataan.
Aku juga ingin selalu tersenyum untukmu walau terkadang rasa sesak itu ku sembunyikan.

Meski terkadang hati merintih dan mulai risih.
Perasaan takut menghampiri akan sesuatu hal yang tak pasti
lalu merasa diri ini kacau dan akhirnya galau.

Advertisement

Dan sempat terbesit untuk berhenti kemudian pergi.
tapi ketahuilah, hati ini selalu ingin bertegur sapa agar komunikasi terjaga.

Aku tak tahu bagaimana hidup kita ke depan nanti.
Kemana hatimu akan berlabuh masih misteri.
karena hingga saat inipun aku berusaha untuk menyelami.
Tapi ada hal yang harus kamu ketahui.

Advertisement

Aku akan tetap menunggumu dengan kesabaran dan keikhlasan.
Dengan kekuatan do'a yang selalu aku panjatkan, semoga dikemudian hari tak akan ada penyesalan.

Kamu adalah alasanku untuk selalu bertahan walaupun terkadang menyakitkan.
Kamu adalah alasanku untuk menunggu walaupun aku tak tahu akan kepastian
Kamu adalah alasanku tetap kuat dan bersabar walaupun terkadang teramat susah untuk mengikhlaskan.
Kamu adalah ketidakmungkinan yang selalu aku semogakan.
Kamu adalah Harapan yang aku perjuangkan.
Kamu adalah mimpi yang ingin aku ubah menjadi kenyataan.
dan Kamu adalah seseorang yang selalu aku rindukan.

Semoga tak ada perlawanan dari alam semesta atas perasaan ini.
Semoga sang Pemilik Hati merestui, walau bukan untuk saat ini tapi pasti akan ku nanti.

Untukmu yang selalu menari-nari di pikiranku.
Untukmu yang hingga saat ini masih menghinggapi relung hatiku.
Untukmu, aku menunggu walau kisah kita berjalan tak menentu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

hanya seorang wanita yang sedang berusaha memperbaiki diri

15 Comments

  1. Lie Pujianti berkata:

    ijin share kaka

  2. Sedang merasakan hal yang sama dengan apa yang ada ditulisan ini :'(