Untukmu yang tengah ditinggalkan karena masa lalumu.

Tidak apa-apa…

Advertisement

Tidak apa-apa…

Jangan bersedih, kamu akan baik-baik saja. Baiklah, mungkin saat ini kamu tengah tidak baik-baik saja. Tidak apa-apa mengakui bahwa kamu memang  tengah tidak baik-baik saja.

Tapi jangan lagi kamu membenci masa lalumu.

Advertisement

Masa lalumu adalah juga dirimu, kamu perlu mengakuinya untuk melanjutkan hidupmu. Akui bahwa kamu di masa lalu memang bukan seseorang yang baik seperti malaikat.

Tidak apa-apa. Akui saja bahwa kamu di masa lalu telah melakukan hal yang sangat salah dan berpengaruh besar pada dirimu saat ini maupun dirimu di masa mendatang. Tidak apa-apa. Akui dirimu di masa lalu yang telah merusakmu.

Tidak apa-apa akui bahwa dirimu di masa lalu adalah satu dengan dirimu yang sekarang dan sampai kapanpun. Kamu tentu tahu bahwa masa lalumu mungkin memang bisa kau lupakan. Tapi bagaimanapun, dia masa lalumu adalah dirimu dan ia akan terus mengikutimu hingga di penghujung waktumu menutup mata menghadap Tuhanmu.

Akui dirimu, akui masalalumu, akui semua kesalahanmu.

Hadapi dia dan berdamailah. Peluklah ia dengan segenap kasih se-bagaimana engkau ingin dipeluk dan diterima dalam pelukan pasanganmu. Namun, ketika pasanganmu tak lagi mampu menerima masalalu kelammu dan meninggalkanmu, menangislah. Tidak apa-apa. Sakit memang, sangat sakit ketika kejujuranmu malah berbuah kepahitan yang luar biasa menyayat.

Memang menyesakkan ketika seorang yang sangat baik itu ternyata tak mampu menerima apa adanya dirimu. Memang sangat sulit mengakui bahwa ia yang kau percaya mampu mendampingimu dalam suka-duka, sehat-sakit, miskin-kaya ternyata meninggalkanmu dikala kau mengutarakan pahitnya hidupmu.

Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa. Mungkin begitulah cara Tuhan untuk menunjukkan dia yang pantas dan kurang pantas untuk bersamamu. Ia yang pantas bersamamu adalah dia yang mampu mengakui dan memaafkan masalalumu seburuk apapun kau di masa kelam itu. Karena yang ia lihat adalah kau yang sekarang, karena yang dia cintai adalah dirimu yang kini telah berubah dan bersamanya saat ini, bukan dirimu di masa lalu.

Ia yang pantas bersamamu adalah dia yang akan terus memelukmu dan menghapus air mata mu kala kau menceritakan kisah bak mimpi buruk dalam hidupmu. Karena yang dia inginkan adalah menuntunmu untuk menjadi lebih baik bersama-sama dengannya.

Ia yang pantas bersamamu adalah dia yang sangat kuat, memiliki hati dengan kesabaran luas dan pintu maaf yang lebar untukmu. Karena dia memahami bahwa seseorang bisa melakukan kesalahan fatal. Karenanya dia memberimu kesempatan untuk menjadi lebih baik lagi dan lagi.

Dan dia yang mencintaimu adalah dia yang mencintai kamu karena itu kamu. Bukan kesempurnaan seorang wanita dalam pikirannya. Dia yang mencintai dengan kesabaran dan pintu maaf yang lebar untuk masalalu kelammu.

Percayalah, kelak kamu akan bertemu dengan dia yang tepat untukmu. Kamu pasti akan menemukannya. Yang perlu kamu lakukan hanya terus memperbaiki diri, dan menerima masalalumu sebagai kawan, sebagai bagian dari dirimu. Cintai dirimu dengan baik, cintai masa lalumu tanpa dendam. Semoga Tuhan akan pertemukanmu dengan dia yang teramat sangat tepat untukmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya