Wuling Air ev, Si Mungil yang Futuristik dan Ramah Lingkungan

Tet.. tet… pagi-pagi sudah disambut dengan riuhnya klakson kendaraan bermotor. Maklum rumah di pinggir pasar dekat dengan sekolah. Setiap pagi ramai pemandangan anak-anak yang pergi sekolah dengan semangat menimba ilmu. Sayangnya, semangat mereka berbanding terbalik dengan kondisi bumi yang semakin prihatin. Intensitas jumlah kendaraan bermotor yang ramai menimbulkan kemacetan. Asap kendaraan pun menyelimuti lokasi sekitar dan ini setiap hari terjadi. Hmm.. gak nyaman banget.

Sudah saatnya nih kendaraan bermotor bereformasi dan segera berbenah agar tak memperburuk kondisi udara yang semakin tercemar seperti langkah yang sudah diambil produsen Wuling Motors. Mereka baru saja meluncurkan Wuling Air ev di Indonesia sebagai mobil listrik pertama dari produk Wuling. Wuling berinovasi serta menjadikan Wuling ev, mobil listrik impian untuk lingkungan dan keberlanjutan di masa depan.

Kendaraan berdaya listri sebagai solusi #DriveForAGreenLife

Banyak problema yang sedang kita hadapi sekarang. Seperti perubahan iklim yang salah satu penyebabnya adalah polusi udara dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang membuat masyarakat semakin tertekan. Ini semua berkaitan juga dengan alat transportasi, terutama transportasi darat yang banyak penggunanya. Kendaraan bermotor yang biasa digunakan membutuhkan bahan bakar minyak agar dapat beroperasi, tapi bahan bakar tersebut juga menyebabkan polusi udara. Duh, dilema banget ya.

Penggunaan kendaraan berdaya listrik sepertinya perlu dipertimbangkan #ForABetterLife. Untuk kendaraan beroda dua sendiri sudah ada sepeda atau motor listrik. Nah, untuk pengguna roda empat di Indonesia bisa memilih mobil listrik Wuling ev #DriveForAGreenLife sebagai solusi semua permasalahan di atas. Penasaran dengan mobil listrik ini? Yuk, simak trus !

Wuling ev, mobil listrik mungil yang ramah lingkungan

Memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm mobil listrik Wuling Air ev memiliki performa yang mungil. Meskipun mungil, mobil ini memiliki kabin yang luas dengan kapasitas empat tempat duduk yang mampu melenggang melintasi jalanan kota dengan jarak tempuh yang lumayan.

Wuling Air ev memiliki desain yang keren baik interior maupun eksterior, menggunakan keyless entri dan dilengkapi dengan smart start system. Fitur-fiturnya juga futuristik seperti fitur Internet of Vehicle (IoV), electric power window, Wuling Indonesia Command (WIND) dan USB Charging Port.  

Mobil ini diklaim ramah lingkungan. Kenapa demikan? Jelas banget mobil Wuling ev mengandalkan pengisian daya tanpa bahan bakar minyak. Artinya mobil listrik ini tidak menimbulkan polusi udara karena tidak meghasilkan gas emisi. Pegisian dayanya juga gampang, cukup dari rumah aja, kapan aja, pokoknya bebas deh.

Konsep yang easy home charging membuat penggunanya nggak perlu ngantre di tempat pengisian minyak lagi. Pengisian daya bisa dilakukan menggunakan charger minimal 2.200 volt ampere.

Hadir dalam 2 pilihan, mobil listrik Wuling ev memilki tipe Standart Range dan Longe Range. Dalam sekali pengisian daya, tipe Standart Range mampu menempuh jarak hampir 200 km. Sedangkan tipe Longe Range memiliki jarak tempuh yang lebih jauh lagi yakni mencapai 300 km. Terdapat fitur tambahan pada tipe ini yaitu integrated floating widescreen, dengan layar meter cluster dan head unit berukuran 10,25 inci. Tipe longe range juga memiliki tiga mode berkendara yaitu Normal, Eco, dan Sport yang tentu memiliki respon tenaga yang berbeda saat digunakan.  

Semakin penasaran dengan mobil listrik ini, tentu masyarakat ingin tahu dengan harga yang ditawarkan. Standart Range dibanderol seharga Rp238 juta sedangkan Longe Range Rp295 juta. Nominal ini diklaim sebagai harga mobil listrik termurah loh .

Terdapat beberapa pilihan warna yaitu pristine white, avocado green, lemon yellow, pich pink, dan galaxy blue. Nah, kalau kamu tertarik yang mana nih sobat #HipweexWuling ?

#ForABetterLife

 

 

 

 

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini