Hari libur pun datang juga, saya memutuskan untuk berencana pergi bersama salah satu sahabat yang tinggal di dekat sana untuk pergi ke suatu objek wisata alam yang tidak jauh dari kota asalnya. Sebenarnya tujuan saya berlibur pun untuk mengetahui sebuah arti kehidupan ini. Selintas hati ini bertanya, Mengapa kau mencarinya di sebuah alam yang bisu?

Tanpa tahu apakah tujuanku ini akan memberikan apa yang hati ini inginkan maka perjalanan ini pun saya lanjutkan. Ya, kalaupun saya tidak mendapatkannya setidaknya saya dapat menghilangkan sejenak pertanyaanku ini.

Advertisement

Matahari minggu pun terbit dan saya pun berangkat untuk menemui sahabatku di sana, setelah 1 jam akhirnya saya bertemu sahabatku ini dan melanjutkan perjalanan ke alam yang ingin saya tanyakan itu. Di dalam perjalanan begitu banyak pemandangan indah yang seakan alam ini ingin memberitahu sesuatu.

Saya pun tidak sabar bertanya kepadanya tetapi saya ingin melanjutkannya ke tempat yang lebih tinggi lagi agar saya dapat melihat dan bertanya ke semua alam yang ada di sekitar ini, karena ketika berada di tempat yang lebih tinggi kau dapat melihat semua yang ada di bawah mu.

Setelah sampai di tujuan, saya pun memutuskan untuk beristirahat di sebuah warung kecil untuk memesan sebuah kopi hitam dan berbincang bersama sahabatku ini yang selalu bertanya tentang masalah hidupnya. Kopi pun tak terasa telah habis dan saya berjalan-jalan untuk melihat alam ini tetapi pertanyaan ini seakan belum terjawab sepenuhnya, maka saya dan sahabatku ini pergi ke tempat yang lebih tinggi lagi yang jaraknya sekitar 2 km.

Advertisement

Jalan setapak kecil pun kami lewati dengan jurang disampingnya yang jika saya terjatuh mungkin alam akan mengajarkan ku sesuatu.

Sesampainya di sana saya pun melihat kebawah dengan tatapan seperti seseorang yang ingin mempertanyakan sesuatu. Sembari melihat saya pun berpikir, ternyata benar apa yang dikatakan hati ini bahwa alam ini bisu. Akhirnya saya pun pulang karena hari telah sore.

Singkatnya setelah sampai dirumah saya pun melihat foto yang sedang melihat ke arah bawah dengan tatapan penuh pertanyaan itu pada saat di atas ketinggian yang di ambil saat di sana. Saya pun berpikir, ketika seseorang berada di atas maka seharusnya mereka dapat jauh lebih jelas melihat seseorang yang ada di bawahnya. Begitulah seharusnya para pemimpin dan orang-orang yang berada di atas terhadap sesamanya yang berada tidak lebih tinggi dari mereka.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya