Berusaha untuk tetap tegar menghadapai apa yg terjadi memang sering kita jumpai dari setiap mulut orang-orang yang sedang di dera rasanya patah hati…galau.com…apa benar setegar itu kah hati dalam menghadapinya,,? tak semua orang bisa melakoninya lo teman.. Karena semua tak akan semulus apa yang kita bayangkan atau yang di rencanakan sebelumnya, setiap apa yang kita rencanakan belum tentu sesuai dengan harapan, benar..? Contoh kecilnya ya ini, ketika masa sulit menghampiri tanpa ada orang tersayang yang akan memperhatikan, banyak orang menganggap masa ini masa dimana mereka terbuang, diabaikan, dianggap tak berharga, menganggap diri sendiri seperti sampah terbuang yang tak bernilai dan terasa semuanya sudah tamat dan hilang arah.

Nah beberapa hal ini mungkin pernah teman-teman rasakan dalam keadaaan seperti ini,
1. Penyesalan :
Ini menu utama dari sebuah hubungan yang hancur, kita pasti akan jauh berpikir kebelakang bukannya ke depan, membayangkan semua momen-momen indah dengan si dia, dan mencoba untuk tidak mempercayai apa yang sedang terjadi, berfikir bahwa semua masih bisa di perbaiki, beribu alasan dikepala untuk membenarkan bahwa yang terjadi adalah sebuah kesalahan komunikasi. Penyesalan itu penting,memang, karena akan mengajarkan pada kita untuk lebih berkaca pada diri sendiri dan memperbaiki diri baik itu sikap, pola pikir, tingkah laku,dll. Dan ini bukanlah akhir segalanya kok teman, kan katanya "kalo jodoh juga gak bakal kemana pan"..:D :D, jadi santai aja,sabar dan berusaha jadi pribadi yang baik. Kalau kita benar-benar menyesal dengan apa yang terjadi, bicaralah secara terang-terangan dan lepaskan semua yang membebani hati kita, wanita itu lebih peka dalam hal perasaan ketimbang pria, karena kita para pria lebih cendrung berfikir dengan logika, komunikasikanlah logikamu dengan persaaan si do'i. Penyesalan juga akan melahirkan rasa sayang dan cinta yang makin membesar dari sebelumnya, dan kita harus bisa mengontrol secara positif arah dari penyesalan itu sendiri. Bukan berarti semua wanita atau pria akan lantas langsung menerima jika kita telah menyesal dengan apa yang telah terjadi, tidak segampang itu juga, ada proses dan tahapan yang akan kita lalui terlebih dahulu untuk bisa mnggapainya.

Advertisement

2. Bercerita Pada Orang Terdekat yang Terpercaya
Memendam perasaan yang terluka dan menikmatinya sendiri bukan pilihan bijak dalam mengobati hati yang terluka, malah justru akan membuat lukanya makin dalam teman,,cobalah berbagi dengan mereka yang kita percayai yang bisa memberi masukan positif terhadap keadaan yang kita hadapi, cobalah untuk bicara secara terbuka tapi bukan berarti harus membicarakan semuanya sampai pada level yang kita sebut "rahasia". Mereka kadang punya solusi jitu lo buat masalah yang kita hadapi, karena bisa jadi mereka pun pernah mengalami hal yang serupa denga apa yang kita alami atau mereka lebih mengerti karakter kita ketimbang si doi. Cobalah mendengar masukan yang mereka berikan dengan lapang dada, jika bnyak sisi negatif dari kita yang memang harus dikoreksi untuk kedepannya, kenapa tidak. Singkirkan rasa malu untuk bicara jujur, proses ini biasanya lebih sering dilalui dengan air mata, karena semua yang terlepas tanpa sadar memunculkan emosi yang sebenarnya kita rasakan, dan tidak cuma wanita yang menagis, pria jantan yang nakal tingkat nasional pun juga bakal berlinang air mata dalam kasus kayak gini..pecaya deh…."sayapun nangis" 😀 :D….

3. Menghubungi Mantan
Mungkin ini tidak banyak yang melakukan nya tapi ada, dan itu nyata teman, karena mantan adalah orang yang pernah jadi sosok special buat kita kan. Maksudnya mantan disini adalah yang menjadi sahabat buat kita bukan pelarian dari masalah yang kita hadapi, bukan. Karena begini, bnyak orang yang bilang, salah satu arti dewasa dalam hubungan itu adalah bila seseorang bisa menjadikan masa lalunya menjadi sahabatnya, dan memang terbukti kalau tidak semua mantan itu harus di musuhi kok, untungnya juga gak ada kan memusuhi mantan..?
walau pada kenyataannya memang banyak pasangan yang jadi bermusuhan setelah bubar. Tapi bercerita pada mantan yang memang mengerti kondisi kita, akan membuat kita merasa sedikit nyaman dari beban pikiran yang coba kita pecahkan, dan kita tidak harus menceritakan permasalahan kita kok, kan gak wajib juga, lebih kepada penghilang stres sesaat dari si doi yang tak pernah mengerti….

4. Mencari Kesibukan
Sudah pasti kita akan mencoba mencari kegiatan-kegiatan yang membuat pikiran kita tidak tertuju pada si doi, mencoba fokus pada kegiatan yang kita kerjakan, nah beda lagi ceritanya untuk beberapa orang yang bilang mereka tidak punya kegiatan, "lagu lama" karena pada kenyataan nya setiap orang punya kegiatan, orang anak kecil aja ada kegiatan masa pria dan wanita dewasa gak ada, ungkapan jujur nya ya belum bisa menerima kenyataan yang ada, itu dia jawabannya. Bangkitlah, berdiri, karena dengan diam saja tidak akan menghasilkan apa-apa kan, dan tetap si doi tidak akan melihat kita dengan cara yang demikian, bahkan mungkin dia malah tambah menjauh dan lari, jadi makin hancur kan kita kalau kondisinya jadi demikian.Bila memang kita benar-benar menginginkan perubahan dan tetap ingin mendapatkan hatinya si doi , lakukanlah sesuatu untuk apa yang kita tuju, dan buktikan kalu kita itu mampu, hargai perasaan kita sendiri terlebih dahulu baru selanjutnya kita menghargai perasaan si doi.

Advertisement

5. Semangat
Sudah pasti kurang lengkap kalau kita tidak membahas yang satu ini kan..? semangat akan mengerak kan hati kita untuk melakukan sesuatu, apapun itu, termasuk dalam hal asmara, ini merupakan makanan pokok yang harus terus di isi, nah bila semangat itu hilang, efeknya itu bisa berdampak kepada seluruh kegiatan yang kita lakukan, contohnya :kerja yang kurang fokus,makan tidak teratur, waktu istirahat yang berantakan,konsentrasi yang terganggu dan masih banyak lagi, karena kita kehilangan semangat untuk mengerjakan semuanya. Nah untuk bisa mengembalikan semangat yang hilang itu, banyak yang bisa kita lakukan, seperti menyelami hobi kita sendiri, menghindari kegiatan yang mungkin memunculkan wajah sang mantan di sela2 kesibukan kita. Dan setiap orang punya cara sendiri-sendiri untuk membangkitkan semangatnya, termasuk mencoba untuk memisahkan antara masalah asmara dengan rutinitas kerja harian kita, mencoba untuk tetap fokus tanpa terpengaruh dengan masalah asmara yang sedang memanas, dan semuanya itu lebih pada seberapa besar kita bisa megontrol emosi yang ada di dalam diri kita,,cobalah berdamai dengan emosimu, pasti itu bisa membuat kita lebih jernih dalam berfikir.
Jika semangat itu tidak hilang,,ini yang membuat kita tetap bertahan bila semangat muda itu masih menggelora di dada dan yakin untuk bisa tetap merebut hati si doi kembali ke pangkuan bumi pertiwi "alah,,ngomongin apa sih ini", jadi bila semangat itu masih ada, tidak ada yang tidak mungkin bila usaha kita bener-benar nyata dan terlihat di mata si doi, usaha nya juga jangan setengah-setengah lo teman karena kita dalam proses untuk pembuktian perubahan ke arah yang lebih baik kan…maka perlihatkan yang terbaik untuk pujaan hati yang kita sayangi..OK..

6. Mengawasi Si Doi
Semua orang yang dalam keadaan galau pasti melakukan hal ini, pasti..pasti… karena sekarang metode komunikasi sudah sangat beragam,"medos" sudah jadi kebutuhan sehari-hari bagi kebanyakn orang, apalagi muda-mudi yang terjebak asmara.. Semua kegiatan dan keluh kesah kadang tercurah di media sosial membuktikan besarnya sebuah cinta antara dua insan yang memadu rangkaiyan kasih."preet".
Pada hubungan yang sedang hancur, kita memilih untuk lebih aktif dalam mengawasi si doi dari biasanya, seperti apa kegiatannya?, apa yang dia tulis di medos?, kamana dia seharian ini?, dengan siapa dia keluar?, dan rasa cemburu pun mulai menguasai bila kita tidak bisa mengontrol diri, bila sudah seperti ini, cobalah untuk sedikit bersabar dan menahan hati untuk tidak terlalu mengikuti ego yang sedang bicara di ubun kepala. Mengawasi memang tindakan normal, tapi kita juga harus membatasinya dan jangan sampai si doi merasa risih dengan apa yang coba kita lakukan, toh maksud hati yang awalnya untuk memberikan perhatian kepada si doi sebagai tanda rujuk malah di artikan lain olehnya,,jadi "apa kata dunia" kan..titik dimana sebuah hubungan berakir, pilihannya adalah memperbaikinya atau benar-benar menghancurnya, disini dimana waktunya kita bepikir, dan mungkin si doi pun juga memikirkan hal yang sama dengan yang kita pikirkan, bila kita tidak cerdas dalam memilah sebuah keputusan, itulah akhir segalanya, yang pada akhirnya cuma menikmati wajah si doi dari layar komputer/hp sambil terus mambayangkan seharusnya tak begini..seharusnya begitu dlu yang musti dilakukan…"nah kembali ke penyesalan lagi nih ni"…

Setiap hubungan punya jalannya masing-masing…tergantung kita mau mengambil option yang mananya, mau yang kiri atau kanan.. hubungan yang hancur sekalipun bisa di perbaiki bila kita dan si doi mau saling mengerti dan duduk membicarakannya dari hati ke hati..menyatukan dua kepala menjadi satu pemikiran yang sama..

Menjadi air bila salah satu sedang jadi api,,diam disaat yang lain sedang dalam emosi,,adalah pilihan bijak untuk membuat awet subuah hubungan,,,semoga tidak bnyak dari teman2 yang mengalaminya..:D :D..

————————–*******—————————–

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya