Hutang adalah kebiasaan yang kini telah menjelma menjadi “kebutuhan hidup”. Setiap orang yang ada didunia ini rasanya tidak afdol apabila tidak memiliki hutang. Pemahaman keliru akan bahaya hutang membuat hal ini terjadi. Padahal sejatinya hutang adalah suatu perkara yang seharusnya dijauhi dan bahkan ditinggalkan. Berikut ini adalah kiat-kiat untuk menanggulangi diri dari jeratan hutang.

1. Niat

Advertisement

​Tanamkan dalam diri bahwa hutang adalah sesuatu yang meresahkan, merendahkan harkat dan martabat anda sendiri. Anda akan sengsara bila mempunyai hutang, oleh karena itu anda harus mempunyai niat dan tekad yang kuat untuk menghindarinya.

2. Merasa cukup

Sambil ikhtiar dalam bekerja anda harus memiliki rasa qonaah atau merasa cukup akan segala yang didapatkan. Hal ini diwujudkan dalam sikap dan perilaku hidup yang bersahaja, tidak boros dan selalu merasa cukup. Serta mengontrol pengeluaran yang harus lebih kecil dari pemasukan, karena pengeluaran yang berlebih akan mendorong anda untuk berhutang.

Advertisement

3. Penuhi kebutuhan bukan keinginan

Pintar untuk membedakan keinginan dan kebutuhan. Karena hutang seringkali terjadi karena terlalu seringnya kita menuruti pengeluaran yang di dasari keinginan bukan kebutuhan. Dengan cara seperti ini anda akan tahu mana yang harus ditahan dan mana yang harus segera dipenuhi. Harus diingat kebutuhan adalah sesuatu yang wajib diadakan, sebaliknya keinginan biasanya tidak patut dikerjakan atau diwujudkan, dan perlu diketahui yang namanya kebutuhan pastilah tidak sedikit.

4. Kurangi Makan dan Minum

Mencukupkan makan dan minum, yakni tidak berlebihan bisa membuat kita lebih menghemat pengeluaran. makan dan minum dua kali sehari asalkan sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi sudahlah cukup. Makan dan minum yang berlebihan, apalagi di barengi dengan nyemil serta mengkonsumsi makanan instan akan membahayakan kesehatan tubuh dan saku anda.

Selain itu dengan berpuasa sunnah juga bisa menjadi solusi untuk menghemat belanja sehari-hari. dengan berpuasa bisa mengurangi jatah makan yang mungkin biasanya tiga kali menjadi dua kali saja. kecuali, jika anda berpuasa hanya sekedar memindah jadwal makan dan minum, maka hal ini tidak akan terjadi.

5. Sedekah

“Bersedekahlah maka anda akan kaya” hal ini seringkali diucapkan oleh para motivator ekonomi Islam dan hal itu benar adanya, karena hal ini sudah tertera dalam al-Qur’an dan hadits, serta ada testimoninya. Setiap harta yang di sedekahkan tidak akan berkurang, akan tetapi bertambah, dibalas berkeliapatan seandainya tidak dibalas oleh Allah di dunia maka niscaya akan dibalas di akhirat kelak.

6. Menabung

Biasakanlah menabung walaupun pemasukan yang kita dapat terbatas, sedikitpun tak apa. Yakinlah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Perkara yang banyak pun bermula dari yang sedikit, karena dengan adanya tabungan kita bisa menutupi kebutuhan mendadak yang menimpa kita. Seperti contohnya bencana atau musibah yang menimpa keluarga kita, mengganti barang yang hilang atau mungkin membantu teman yang butuh untuk dihutangi.

7. Membangun motivasi untuk berhaji

Hendaknya anda memiliki keinginan ini, paling tidak anda mempunyai keinginan untuk menjadi seorang muzakki. Sehingga karena hal ini anda mempunyai motivasi meninggalkan hutang dan melakukan usaha terbaik mencapai impian tanpa harus berhutang sepeser pun.

8. Tinggalkan rokok

Rokok adalah candu yang tidak beda jauh dengan hutang. Terlihat manis tapi pahit di belakang, selain menyengsarakan tubuh merokok juga bisa merusak keuangan anda. Karena nantinya ketika sudah kecanduan berat, rokok akan menjadi kebutuhan pokok yang lebih besar dari semestinya.

Ya, setidaknya jika anda tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokok, anda melakukan ‘diet’ rokok. Dengan cara mengurangi sedikit demi sedikit rasa ketergantungan kepada rokok. Karena sejatinya dengan anda melakukan hal ini, anda menyelamatkan serta menyehatkan diri, kelaurga dan orang yang berada disekeliling anda.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, mari kita mulai hidup sukses tanpa hutang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya