Ketika kamu selalu saja gagal menjalin suatu hubungan dengan dia yang profesinya sebagai aparat keamanan, selalu saja kamu bercerita segalanya kepadaku. Aku sendiri sudah berjanji bahwa sejauh mana kamu pergi aku selalu ikuti, seberapa lama kamu bercerita Aku selalu menanggapi, sejauh mana kamu tersakiti aku selalu peduli, dan sebesar apapun itu masalahmu aku akan menyelesaikannya.

Menurutku sendiri, kamu nggak perlu lagi mengharapkan dia kembali karena kecil harapanmu untuk merangkul kembali cintanya itu. Kini dia sudah nyaman dengan dunianya sendiri karena sekarang dia sudah ada pengganti meski dibalik layar dia selalu menyempatkan perhatian. Tapi kamu harus ingat, perhatiannya sekarang lain lagi saat dulu kamu dan dia saling mencintai. Dia hanya ingin menjaga nama baiknya di mata sahabat-sahabatmu saat ini.

Sesuai dengan begitu banyaknya janjiku, disini aku hanya ingin menyampaikannya dengan singkat bahwa kini kamu perlu melihat dunia ini dengan dua bola matamu bukan satu. Kenapa begitu? Karena dulu, dulu kamu pernah mencintai seseorang dari profesinya yang sudah terlihat jelas kedepannya seperti apa dan wajahnya yang begitu sempurna. Cobalah kamu mencintai dunia ini dengan satu hal yaitu 'kesederhanaan' mungkin di situ kamu bisa menemukan apa yang namanya ketulusan mencintai dan kebahagiaan yang sebenarnya. Dengan begitu, aku yakin kamu pasti bahagia meski kini aku seseorang yang jauh-jauh hari mencintai dan menyayangimu.

Kamu tahu aku kan seperti apa orangnnya? Sekarang sudah jelas apa yang semestinya kamu cari dan harus kamu ketahui bahwa sebenarnya yang kamu cari adalah Aku yang selalu menemanimu saat dunia ini terlihat hitam ataupun putih.