"Mbak, Mas kuliah jurusan apa?"(kita jawab satu kata, shock-nya kayak sudah jatuh ketimpa tangga pula :D) "Haaa… Ambil jurusan itu? Nanti prospek kerjanya gimana?" Dan masih banyak lagi pertanyaan seputar spesifikasi jurusan lainnya.

Jangankan yang kuliah, mereka yang SMA dan SMK sering ditanya soal jurusan, untuk yang SMA pasti langsung to the point ditanya "Mau lanjut kuliah di mana? Jurusan apa?" Kalau yang SMK selalu di kasih pilihan nih "Mau kuliah apa kerja? Katanya SMK siap kerja?" Sudah otomatis senyum doang ya kan? J. Karena pikirannya langsung bercabang, dalam hati berkata "Nanti kalau jawab kuliah dikatain SMK kan Sekolah Menuju Kerja".

Advertisement

Siapa di sini masih SMA atau SMK? Acungkan jari manismu . Gimana? Nggak merasa salah jurusan kan? Ya nggak dong, aku bangga dengan jurusanku. Sebenarnya salah jurusan atau tidak itu nggak masalah karena kalian pasti nggak sendirian, banyak teman kalian yang disemester akhir menjelang ujian tiba-tiba jadi patung hidup? Kok bisa?

Ya bagi mereka yang salah jurusan tentunya punya rasa tidak percaya diri saat tahu akan ada ujian, terutama mau ujian mata pelajaran kejuruan mereka. Tenang, mereka hanya ingin mempersiapkan diri biar PD dan berpikir keras agar mendapat nilai yang bagus, kalian yang memiliki teman "salah jurusan" ini sebaiknya saling memberi support, membantu dalam cara pembelajaran. Nggak mau kan masuk bareng keluar sendirian? Hehe…

Salah ambil jurusan itu bukan berarti salah dalam segala hal lho, kalian nggak boleh terus menyalahkan keadaan juga. Pastinya kalian akan menemukan banyak hal baru yang bisa dipelajari, semua ilmu bakalan bermanfaat kalau kita bisa memberikan apresiasi pada diri sendiri terlebih dulu, selalu percaya bahwa kita mampu, dan yang point pentingnya mindset kita ke arah positif.

Advertisement

Hmm.. Ngomongin soal nilai pasti banyak yang takut gak bisa melampauinya tapi jangan khawatir, kalian sekolah pasti punya tujuan dong. Jangan lupa juga semangat orang tua untuk membiayai kita juga nggak main-main dan kita juga sudah dewasa, bisa memilih mana yang baik dan buruk. Di usia yang semakin bertambah tentunya tanpa harus diberi tahu kita bisa berpikir sendiri.

Fase kehidupan selalu berputar, lakukan apa yang kita suka dan jangan pernah dengarkan kata orang lain jika yang dikatakan sebuah teguran keras untuk berhenti berkarya. Jangan pernah merasa gagal atas keputusan yang telah kita ambil, terus pertahankan dan jalani dengan ikhlas. Tentunya harus bangga dengan pencapaian yang terlampaui jauh kita raih dengan gundah gulana, tidak yakin, bahkan frustasi yang mengakibatkan kerja keras kita menurun.

Berdoalah seraya melewati hari demi hari yang menurut kita "kejam". Mari tutup mata dan buka mata. Masa depan ada ditangan kita yang tangguh. Kita hebat bisa mengambil risiko yang besar, di atas resah yang berkecamuk.

Memang perlu adaptasi saat tahu salah ambil jurusan, serapuh apapun masa lalu aja bisa kita lewati, masa salah jurusan yang menimbulkan multitalenta menyerah gitu aja? Jangan menyesal karena salah masuk jurusan banyak banget sisi positifnya kalau kita terus menggali potensi dalam diri kita dan jangan berhenti untuk mencoba hal yang lebih menantang lagi.

Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Semangat para pejuang masa depan cerah, harimu masih panjang untuk menikmati lika-liku selanjutnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya