Nongkrong adalah sebuah kegiatan sosial yang lazim dilakoni kebanyakan orang dari berbagai macam kalangan. Kegiatan bersosialisasi ini biasanya dapat dilakukan di mana saja, di café, tempat umum atau bahkan pinggir jalan sekalipun. Terlepas dari anggapan yang kurang baik mengenai kebiasaan nongkrong di pinggir jalan dan segala kegiatan buruk yang sering dihubung-hubungkan dengan kegiatan ini, tidaklah merugi jika kalian punya kebiasaan nongkrong. Jika anda dapat memilih tempat nongkrong yang tepat dengan orang-orang yang membuat anda nyaman, maka nongkrong di pinggir jalan sekalipun akan bisa mendatangkan manfaat daripada hanya berdiam diri di rumah atau di kost.

Kegiatan nongkrong di jalan biasanya berpusat di warung-warung penjaja makanan atau minuman, trotoar atau tempat umum lain yang biasanya dianggap sebagai titik yang strategis untuk berkumpul. Di tempat-tempat tersebut seringkali menjadi “terminal” orang-orang yang datang dan singgah. Terkadang orang-orang tersebut terlibat interaksi dengan kita. Memang tidak semua orang yang berinteraksi dengan kita itu bukanlah orang yang menghasilkan impresi tertentu saat bertemu, tetapi sering juga kita mendapat kejutan bertemu dengan orang-orang yang memberikan kesan yang tidak terduga. Perkenalan kita dengan orang-orang baru terkadang bisa juga membantu kita di masa depan dan memperluas jaringan relasi kita meskipun terkadang tidak kita sadari. Apabila kita tidak memanfaatkan jaringan relasi yang terbentuk selama nongkrong ini sekalipun, perkenalan dengan orang-orang baru dengan berbagai macam karakter ini akan menambah wawasan kita dan mengasah kemampuan dalam bersosialisasi.

Bertemunya diri kita dengan banyak orang dari berbagai macam latar belakang dengan pembawaanya masing-masing akan membuat kita lebih mawas diri dan lebih bisa memperbaiki diri. Kita dapat mengambil kesimpulan dari setiap cerita menarik dari seseorang yang kita temui, terkadang seseorang memang lebih jujur saat bercerita di kesempatan yang santai seperti saat nongkrong. Banyak hal-hal baru yang kita ketahui dari cerita-cerita tersebut dan suatu saat akan menjadi acuan ketika kita menghadapi kejadian-kejadian yang sama. Kita juga akan merasa tidak sendiri saat menghadapi keberhasilan atau kegagalan. Ini dapat membantu kita agar tidak sombong ketika berhasil karena pernah bertemu dengan orang yang lebih berhasil menurut kita dan sebaliknya, tidak terlalu merasa putus asa saat menghadapi kegagalan karena pernah bertemu orang yang pernah mengalami kegagalan lebih besar dari kita di masa lalu dan mereka sampai saat ini masih bisa bertahan.

Ada statement yang menyatakan bahwa jalanan adalah laboratorium yang paling akurat untuk menganalisis kondisi suatu masyarakat di wilayah tertentu. Selama menghabiskan waktu saat nongkrong dijalan, kita akan menyaksikan berbagai peristiwa kehidupan orang-orang yang berlalu lalang di depan kita. Dalam situasi tertentu, kita bisa melihat dan meresapi isu-isu sosial yang terjadi tepat di hadapan mata kita seperti masalah kesenjangan sosial, kelemahan pemerintah, perubahan budaya dan banyak hal lain. Hal ini tentunya dapat membuat kita lebih peka saat memandang orang-orang di sekitar kita dan melatih sensitivitas kita dalam memandang masalah-masalah sosial yang lain.