Bisa kah kita pacaran sama mantan pacar teman kita?

Of course yes, kenapa? Karna mereka yang disebut sebagai mantan itu sudah berhak untuk mencintai yang lain, apa lagi kalo mereka sudah lama putusnya. Dan di satu sisi si cewek atau cowok dari mantan itu sudah punya pasangan lagi. Terus apa kah kita yang pacaran sama mantan pacar teman kita itu pantes di benci? Of course not!! Kenapa kamu harus membenci teman kamu sendiri hanya karna mantanmu pacaran sama temanmu? Kalau kamu masih cinta, kenapa kamu merelakan dia (mantanmu) pergi dari sisi kamu?

Advertisement

So, kalo ada temanmu yang membencimu hanya karna kamu pacaran sama mantannya, nggak usah takut untuk merasa bersalah, justru seharusnya dia yang bersalah karna telah membenci kamu sebagai temannya hanya karna seorang mantan yang sudah di lepaskannya. Nggak usah merasa bersalah atau pun takut, toh kalo temanmu itu cukup pandai, dia akan berpikir lagi, buat apa saya membenci teman sendiri hanya karena mantan saya pacaran sama teman saya? Bukan kah saya telah memutuskan untuk pergi dari kenangannya?

Sesungguhnya, bolehkah kamu marah dan kecewa ketika mengetahui mantanmu menjalin hubungan dengan sahabatmu? Tentu boleh, namun kamu pun harus ingat bahwa kamu sudah tak memiliki hubungan apapun lagi dengan mantan pacarmu itu. Bila sahabatmu tak memberi tahumu sebelumnya sehingga kamu terpaksa mendapatkan berita tersebut dari orang lain, kamu pun berhak untuk marah. Meski demikian, cobalah untuk mempertimbangkan persahabatan yang telah kalian pupuk sekian lama dan mencoba untuk tenang menghadapi kenyataan tersebut.

Bukan apa-apa. Masalahnya kebahagiaanmu adalah pilihanmu sendiri. Sobatmu atau mantanmu nggak punya hak menghalangi kebahagiaanmu, apalagi jadi pihak yang menentukannya. Jangan berpikir kamu egois karena jadian sama mantan pacar teman (atau teman mantan pacar). Kalo kamu membiarkan diri menderita karena menahan perasaan hati demi kata ‘kesetiakawanan’, maka kamu secara nggak sadar memposisikan diri di pihak yang ‘melempar’ title ‘egois’ pada sobatmu.

Advertisement

Kalo kamu bersedia ngalah dan ngebohongin perasaan hatimu demi sahabatmu, itu perbuatan bodoh. Karena kamu membiarkan sobatmu tega padamu, dan tega pada mantan pacarnya tentu saja. Siapa dia? Kalo kamu pintar, harusnya kamu tahu siapa yang berhak menentukan kebahagiaanmu yaitu kamu sendiri.

Nah, kalo kamu sekarang ini sedang pacaran dengan mantan pacar sahabatmu, berikut tips-tips yang bisa kamu lakukan agar dapat menjaga perasaan sahabatmu:

1. Jangan mesra-mesraan di depan sobat

Ini udah jelas kan maksudnya? Saya rasa udah nggak perlu dijelasin lagi.

2. Jangan ungkit-ungkit masa lalu pacarmu

Hargai dia, dan hargai juga sobatmu. Itu sudah lembaran lama dan mereka juga pasti sedang berusaha melepaskan diri dari masa lalu mereka.

3. Jalan bareng Cuma kalo sobat udah punya pacar baru juga

Surely, ini berlaku kalo kamu dan sobatmu cukup bisa berpikir dewasa dan berjiwa besar untuk bisa menerima status baru diantara kalian. Jalan bareng it’s ok. Asal rame-rame dan sobat sudah punya pacar baru. Untuk menghindari hal-2 yang tidak diinginkan lah.

4. Nggak usah digembar-gemborin

Seluruh dunia nggak perlu tahu kamu pacaran sama siapa sekarang. Untuk beberapa lama tahan dulu keinginan ‘berbagi cerita’ demi keamanan kalian. Untuk menghindari anggapan miring masyarakat bodoh dan gosip-gosip konyol lainnya.

5. Bersikap netral sama sahabat/mantan kalo kebetulan lagi berada dalam acara yang sama

Misalnya di kelas atau di pesta atau apalah yang melibatkan kamu, pacarmu, dan sobatmu. Bersikaplah netral, jangan menunjukkan sikap ‘sekarang pacar lo punya gue’ atau sikap aneh yang lainnya.

Dan buat kamu yang memilih untuk tetap menerima sahabatmu dan merelakannya berpacaran dengan mantan pacar, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk bisa tetap menjaga perasaanmu. Jangan sampai kenyataan tersebut menyakiti perasaanmu. Atau lebih buruk lagi, menghancurkan persahabatan kalian.

6. Jujur

Tak peduli berapa kali hatimu berkata, “Hubungan kami sudah berakhir. Aku tidak menyimpan perasaan apapun untuknya,” ketika melihat sahabatmu bersama mantan pacarmu, hatimu akan sedikit menjerit. Untuk itu, lebih baik kamu jujur dengan perasaanmu sendiri. Bicaralah pada sahabatmu dan katakan padanya bahwa kamu tidak keberatan ia berpacaran dengan mantanmu, namun kamu pun ingin ia tidak terlalu memamerkan kemesraan ketika di hadapanmu untuk menjaga perasaanmu.

7. Menjaga Jarak

Meskipun sudah tak memiliki hubungan apapun dengan mantan pacar, tentu tetap menyesakkan rasanya melihatnya bersama sahabat sendiri. Hal paling bijaksana yang bisa kamu lakukan adalah menjaga jarak. Usahakan untuk tidak pergi ketika mereka sedang bersama. Jika kamu memiliki janji dengan sahabatmu, minta ia untuk sungguh-sungguh datang seorang diri.

8. Lupakan Masa Lalu

Setiap wanita pasti memiliki perasaan cemburu dengan mantan kekasih pacarnya. Namun Anda harus meminimalisir perasaan tersebut, karena mantannya adalah sahabat Anda sendiri. Agar terhindar dari cemburu buta, sebaiknya Anda tidak perlu mencari tahu bagaimana keromantisan hubungan mereka dulu.

9. Tak Perlu Berpura-pura Bahagia

Kepura-puraan tidak akan membawa untung apapun bagimu. Tak perlu berpura-pura bahagia dengan hubungan yang mereka jalin, misalnya dengan berkata, “Aku ikut senang.” Bila kenyataannya memang masih terlalu sulit bagimu untuk menerima kenyataan tersebut, tersenyum dan pergilah menjauh. Hindari mereka untuk sementara waktu sampai akhirnya kamu bisa benar-benar siap dengan kenyataan bahwa sahabatmu berpacaran dengan mantanmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya