Menjadi seorang muslimah memang tidak gampang dan luar biasa ya. Ketika sederet wanita bebas dan bangga dapat mengumbar auratnya, justru muslimah tampil mempesona dengan jilbab panjang yang menutupi auratnya. Muslimah sejati adalah mereka yang mampu menjaga kehormatannya, melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya serta mempunyai pikiran, hati dan akhlak yang islami.

Namun sekarang masih banyak yang ngakunya muslimah sejati tapi kenyataannya perilaku mereka tidak sesuai dengan ajaran islam.Lihat saja fenomena zaman sekarang yang serba dibawa perasaan, ya istilah ini biasanya dikenal dengan ‘baper’. Perasaan dimana hati tak pernah tenang dan selalu merasakan kegalauan yang sebenarnya diciptakan oleh diri sendiri.

Advertisement

Kadang baper juga berasal dari masalah yang sebenarnya sepele kemudian dibesar-besarkan. Tentu berbeda kalau baper itu merujuk ke hal positif yang konteksnya care atau memberi rasa peduli kepada orang lain. Daripada kita terjebak di dalam kebaperan yang tak bermanfaat, lebih baik kita melatih diri agar menjadi muslimah yang berperan.

Menjadi muslimah berperan bisa dimulai dari usaha kita untuk terus meng-upgrade diri. Kita wajib mengenal lebih dalam diri sendiri, apakah masih terdapat ibadah yang kadang terlalaikan atau kurang maksimal. Sebisa mungkin kita sebagai ciptaan Allah, berusaha untuk selalu taat hanya kepada Allah SWT.

Sebagai muslimah kita wajib mengkaji manual book kita yaitu Al Quran dan hadist, karena di dalamnya terdapat banyak sekali petunjuk kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Muslimah berperan juga harus mengenali Allah, sang pencipta. Jika kita mengenal Allah maka kita akan tahu tujuan hidup kita. Jangan hanya hidup tanpa mengetahui makna hidup yang sebenarnya kita jalani.

Advertisement

Hidup kita di dunia hanya sementara, maka selama hidup perbanyaklah melakukan kegiatan yang bermanfaat yang dapat membawa kita ke surga-Nya. Memperdalam ilmu agama, membangun aqidah yang bersih, melakukan ibadah dengan benar, dan memperbaiki akhlak serta memperluas wawasan agar dapat bermanfaat bagi orang lain.

Selain itu, kita harus ikhlas dan bersyukur atas peran yang Allah berikan. Karena setiap manusia sudah memiliki peran dan rezekinya masing-masing. Tugas kita hanyalah senantiasa bersyukur atas apa yang Allah beri.Akhlak muslimah berperan juga sudah dicontohkan oleh para perempuan hebat dalam sejarah nabi.

  • Pertama adalah Asiyah istri Fir’aun yang mempunyai aqidah kokoh, Fir’aun yang mengaku sebagai tuhan selalu ingin disembah. Asiyah pun tak mau begitu saja menuruti perintah suaminya. Meskipun Asiyah selalu disiksa oleh Fir’aun tetapi ia tetap sabar dan kuat untuk selalu beriman kepada Allah. Ia mempunyai keteguhan hati yang luar biasa sehingga dapat mengantarkannya masuk ke dalam Surganya Allah.
  • Kedua adalah kisah perjuangan Maryam seorang wanita yang selalu menjaga kesuciannya. Ketika diberi ujian oleh Allah bahwa ia mengandung seorang anak padahal ia tidak pernah menikah, bahkan tidak ada seorang lelaki yang menyentuhnya. Dengan kondisi seperti itu,ia tetap sabar dan menerima apapun yang Allah berikan.
  • Ketiga adalah Siti Hajar, seorang wanita yang mempunyai ketegaran hati ketika harus hidup bersama anaknya di jazirah tandus dengan berbekal seadanya dan ditinggal oleh sang suami, ia tetap tegar dan menjalankan apa yang Allah perintahkan. Karena ketegaran hatinya Allah memberi nikmat berupa air yang memancar dan dapat menghilangkan rasa lapar dan hausnya. Air itu sekarang dikenal dengan air zam-zam.
  • Keempat adalah Khadijah yang sangat taat kepada suaminya Nabi Muhammad, di saat orang lain tidak percaya dan tidak menerima Nabi Muhammad justru Khadijah selalu menenangkan, mempercayai dan menerima suaminya. Khadijah adalah sosok wanita yang menenangkan dan berhati lembut. Sampai saat khadijah wafat, Nabi Muhammad sangat merasa kehilangan.

Masyaallah, akhlak-akhlak seperti di atas lah yang harus kita upayakan agar dapat menjadi seorang muslimah yang berperan dan bermanfaat di masyarakat. Semoga Allah selalu mengiringi langkah dan mempermudah orang-orang yang selalu memperbaiki diri dan taat kepada-Nya. Amin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya