Sekarang ini, stres merupakan gejala umum yang dialami oleh hampir setiap orang. Rutinitas pekerjaan, aktivitas monoton yang itu-itu saja, masalah ekonomi, masalah sosial, bahkan kemacetan di jalan juga dapat memicu stres, lho. Menurut American Psychological Association, stres dapat diartikan sebagai tekanan, ketegangan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang. Stres dapat terjadi secara bertahap, misal setiap hari dimarahi oleh bos atau terjadi secara cepat, seperti saat kita kehilangan pasangan atau orang tua. Pada umumnya terdapat tiga tahapan yang dilalui sebelum stres benar-benar timbul; alarm reaction, resistance & exhaustion:

Alarm reaction adalah respon terhadap kondisi stres yang muncul secara fisik, misalnya tidak enak badan, sakit kepala, otot tegang, kehilangan nafsu makan dan kelelahan. Sedangkan secara psikologis, misalnya selalu merasa cemas, sulit berkonsentrasi, tidur tidak nyenyak serta merasa bingung atau kacau.

Advertisement

Resistance merupakan kondisi saat tubuh berhasil melakukan adaptasi terhadap stres. Gejala-gejala yang terjadi pada tahap alarm reaction menghilang, tubuh dapat bertahan lalu kembali pada kondisi normal.

Exhaustion adalah kondisi yang muncul jika stres berkelanjutan sehingga individu menjadi rapuh dan kehabisan tenaga. Secara fisik, tubuh menjadi breakdown, energi untuk beradaptasi habis, reaksi atau gejala fisik muncul kembali, yang akhirnya dapat mengakibatkan individu meninggal. Secara fisiologis, mungkin terjadi halusinasi, delusi, perilaku apatis bahkan psikosis.

Jadi kita harus berhati-hati, ya! Stres yang dibiarkan menumpuk dapat meledak dan bertransformasi menjadi gangguan kejiwaan hingga kematian, lho. Oleh sebab itu, rekreasi menjadi hal yang penting dilakukan untuk merilis stres. Yang menjadi masalah selanjutnya adalah kemacetan panjang yang dihadapi untuk menuju ke tempat rekreasi. Yah.., malah tambah stres di jalan kan?

Advertisement

Untuk itu, ada solusi lain yang mudah dan praktis dilakukan, yaitu dengan mewarnai. Umumnya mewarnai merupakan kegiatan yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak. Tapi ternyata, kegiatan mewarnai tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, lho. Kegiatan mewarnai juga bisa menjadi media katarsis dan stres relief yang menyenangkan bagi orang dewasa. Para ahli sebenarnya telah mengenal manfaat mewarnai sejak tahun 1900-an. Carl Jung, pendiri psikologi analitis juga telah menyarankan kegiatan mewarnai untuk relaksasi.

Untuk mendapatkan manfaat dari kegiatan mewarnai, pilihlah gambar mandala, gambar-gambar berpetak atau gambar-gambar lain yang memiliki tingkat kerumitan sedang hingga tinggi. Semakin rumit gambar yang diwarnai, pikiran-pikiran yang dapat menimbulkan stres dapat teralihkan dengan kegiatan mewarnai tersebut. Dengan mewarnai pola-pola geometris individu dapat melakukan dialog batin dengan diri mereka sendiri, menghilangkan pikiran dan emosi negatif serta dapat membawa individu ke dalam keadaan yang mirip dengan meditasi.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa aktivitas mewarnai memiliki manfaat positif, yaitu mereduksi stres bagi orang dewasa. Penelitian yang dilakukan di Amerika telah membuktikan bahwa aktivitas mewarnai dapat memberikan efek terapeutik untuk orang dewasa yang menderita kanker. Selain itu, bahwa mewarnai pola-pola yang lebih kompleks lebih efektif untuk mengurangi stres daripada mewarnai pola-pola sederhana. Dr. Ben Michaelis menjelaskan bahwa aktivitas mewarnai dapat mengaktifkan bagian amygdala di otak yang memberi efek rileks sehingga tingkat stres dapat menurun, serta mendorong pola pikir kreatif.

Penelitian di Indonesia juga sudah membuktikan bahwa dengan aktivitas mewarnai, seorang dapat mengekspresikan pikiran, perasaan, fantasi dan dapat mengembangkan kreativitas, menuangkan simbolisasi tekanan, pengalaman tidak menyenangkan atau kondisi traumatis yang dialaminya ke dalam gambar yang diwarnai sehingga menimbulkan efek rileks, efek kelegaan dan efek terapeutik bagi stres. Dengan mewarnai, secara tidak sadar juga telah mengeluarkan muatan amygdalanya, yaitu mengekspresikan rasa sedih, tertekan, stres, menciptakan gambaran-gambaran yang membuat kita kembali merasa bahagia. Keadaan tersebut akan membantu menurunkan tingkat stres yang dialami.

Selain mendapat manfaat dari mewarnai, kita juga bisa mendapatkan manfaat lain dari melihat berbagai macam warna. Warna adalah kualitas dari sebuah objek atau substansi yang mengenai pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh corak, kejenuhan dan keceraham permukaan benda. Warna dapat menjadi alat komunikasi yang secara dramatis dapat memicu reaksi psikologis, memengaruhi perasaan, suasana hati, emosi hingga perilaku. Penelitian di Jepang membuktikan bahwa dengan melihat berbagai macam warna dapat memperbaiki suasana hati dan efektif dalam menurunkan tingkat stres. Warna juga diketahui dapat menimbulkan efek terapeutik dan memiliki makna dan kesan yang berbeda pada masing-masing budaya atau individu. Berikut adalah kesan warna yang ditulis oleh Birren (1961) :

Merah

Asosiasi Mental : Panas, api, darah

Kesan Objektif : Nafsu, bergairah

Kesan Subjektif : Kemarahan, serangan

Jingga

Asosiasi Mental : Hangat

Kesan Objektif : Lincah, bersemangat

Kesan Subjektif : Kegembiraan

Kuning

Asosiasi Mental : Cerah

Kesan Objektif : Sukacita, membangkitkan semangat

Kesan Subjektif : Semangat tinggi, pengecut

Hijau

Asosiasi Mental : Sejuk, alam

Kesan Objektif : Menyegarkan, tenang

Kesan Subjektif : Penyakit, kesalahan

Biru

Asosiasi Mental : Dingin, langit, air, es

Kesan Objektif : Murung, lemah

Kesan Subjektif : Ketidakbahagiaan

Ungu

Asosiasi Mental : Kabut, bayangan

Kesan Objektif : Mistik

Kesan Subjektif : Kesendirian

Putih

Asosiasi Mental : Dingin, salju

Kesan Objektif : Suci, bersih

Kesan Subjektif : Memancarkan semangat

Hitam

Asosiasi Mental : Malam, hampa

Kesan Objektif : Depresi, kematian

Kesan Subjektif : Menghilangkan semangat

Bagaimana? Sudah berminat untuk mewarnai? Untuk mulai mewarnai, yang harus disiapkan di antaranya adalah:

1. Coloring book atau coloring pages yang dapat dibeli di toko buku atau diunduh secara gratis di internet (disarankan gambar-gambar mandala)

2. Pewarna : spidol, pensil warna atau apapun yang dapat digunakan untuk mewarnai. Hehehe

3. Alas mewarnai yang rata agar tidak melubangi kertas

4. Meja dan kursi yang nyaman. Lesehan juga boleh. Pokoknya cari posisi yang paling nyaman

5, Mulailah mewarnai di tiap kesempatan, lalu rasakan sendiri manfaatnya ^^

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya