Kabar yang cukup mengejutkan datang dari pasangan selebritas Dede Sunandar dan Karen Hertatum. Pasalnya, anak keduanya yang berusia belum genap dua tahun tersebut didiagnosa mengidap sebuah penyakit langka bernama William Syndrome. Penyakit ini diketahui menyerang beberapa bagian tubuh.

Ladzan Syafiq mengalami beberapa indikasi utama yang mengarah ke sindrom langka tersebut. Beberapa di antaranya adalah terjadinya penyempitan yang tidak biasa di dua bagian aliran di atas jantung. Selain itu, si kecil Ladzan juga mengalami penyempitan pembuluh darah di beberapa titik. Hal tersebut tentu menjadi ujian tersendiri bagi Dede dan istrinya, mengingat dokter juga menyarankan untuk melakukan operasi kepada anaknya secara bertahap hingga usia dewasa.

Sindrom yang menyerang Ladzan Syafiq memang jarang terjadi di Indonesia

View this post on Instagram

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه *بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم* Dengan segala kerendahan hati perkenankan kami sekeluarga mengucapkan : *Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H* *Taqabballahu minna wa minkum, Shiyaamana wa shiyamakum. Kullu’aam wa antum bikhair* *Minal Aidin Wal Faidzin* Mohon maaf lahir & bathin atas segala khilaf, salah dan dosa yg disengaja maupun tidak disengaja yang pernah kami perbuat. Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan, curahan rahmat dan magfirah-Nya kpd kita sekalian. آمــــــــــــــين. وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Kel. Dede sunandar 🙏🙏🙏🙏🙏

A post shared by dede sunandar (@dede_sunandar) on

Advertisement

Seperti yang udah dijelaskan sebelumnya, William Syndrome yang saat ini menyerang Ladzan Syafiq, anak kedua Dede Sunandar memang jarang terjadi atau bisa dikatakan penyakit langka, terlebih di Indonesia. Efek dari penyakit ini sebenarnya cukup bisa dikenali secara langsung. Beberapa di antaranya adalah terjadinya perubahan bentuk anggota tubuh menjadi ke bentuk yang bisa dibilang bukan sewajarnya.

Di antaranya adalah dahi yang berubah menjadi lebar, hingga hidung pendek dan pipi penuh. Selain itu masalah gigi, jantung dan hiperkalsemia juga sering muncul bersamaan dengan gejala lainnya. Beberapa perubahan yang terjadi pada anaknya tersebut memang terlihat di foto keluarga yang Dede unggah di akun Instagram pribadinya.

Untuk mengobati penyakit anaknya tersebut, Dede pernah ditawarin berobat gratis ke Amerika

Dede Sunandar saat wawancara bersama Raffi Ahmad via www.youtube.com

Advertisement

Dalam wawancaranya bersama Raffi Ahmad di acara Okay Bos yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi swasta, Dede mengungkapkan bahwa untuk mengobati kondisi anaknya tersebut, ia dan keluarganya membutuhkan banyak biaya. Ia sebenarnya pernah ditawari oleh seorang follower Instagram istrinya untuk membawa anaknya berobat ke Amerika Serikat secara gratis.

Namun, meskipun begitu, Dede menolak tawaran tersebut mengingat biaya yang dihabiskan untuk bertolak ke sana dan tinggal selama beberapa waktu di sana. Oleh karena itulah ia memilih untuk sebisa mungkin berobat di Tanah Air. Dede menjelaskan bahwa dirinya akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengobati anaknya dengan keringatnya sendiri meskipun harus menjual organ tubuhnya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dirinya akan tetap berikhtiar di Jakarta aja.

Untuk sembuh, anak Dede harus dioperasi secara bertahap hingga umur 23 tahun

Dede Sunandar saat menceritakan anak keduanya via www.youtube.com

“Operasinya itu ada 4 tahapan. Umur 1 sampai 3 tahun, 7 tahun, 13 tahun sampai 23 tahun,” ungkap Dede Sunandar.

Kondisi tentang penyakit genetik anak Dede Sunandar ini rupanya memang nggak diketahui oleh publik, bahkan oleh salah satu sahabatnya sendiri, Raffi Ahmad. Dalam sebuah wawancaranya di stasiun TV, Dede mengungkapkan lebih lanjut bahwa untuk mencapai tahap penyembuhan, Ladzan harus dioperasi secara bertahap. Hingga sampai detik ini, Dede udah mengupayakan segala hal untuk kesembuhan anaknya dan rutin memeriksakan kondisinya setiap bulan ke dokter. Semoga diberikan rezeki yang berlimpah agar si kecil bisa segera sembuh ya, De!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya