Tak Lepas dari Perundungan dan Body Shaming, Ariel Tatum Ungkap Caranya “Berdamai” dengan Warganet

Cara Ariel Tatum berdamai dengan komentar warganet

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin berhembus. Peribahasa ini nampaknya cocok disamakan dengan kehidupan para artis. Sudah bukan rahasia umum jika semakin populer artis semakin banyak pula yang menyukai dan menghujatnya.

Advertisement

Hal ini beberapa kali dirasakan oleh Ariel Tatum, salah satu artis kenamaan Indonesia yang tentunya tak pernah luput dari pemberitaan publik. Artis yang membintangi film Selesai ini memiliki paras yang cantik namun hal itu tak menghindarkannya dari perundungan warganet.

Dikutip dari YouTube resmi TonightShowNet Ariel mengungkapkan bagaimana ia menanggapi hal tersebut.

Diungkit oleh Vincent, Ariel mengaku dulu memang beberapa kali matikan kolom komentar dan mengunci akunnya

Ariel mengungkapkan ia tak ingin media sosialnya menjadi ladang dosa bagi warganet yang kerap asal berkomentar jahat. “Dulu aku pernah matiin kolom komentar aku. Alasan jujur dan singkatnya adalah mau ngurangi dosa-dosa orang,” ucap Ariel Tatum.

Advertisement

Namun kini Ariel mengaku tak lagi melakukannya “Kayak misal ada satu yang ngomong jelek, ada lagi yang nambahin, yaudahlah matiin aja. Tapi sekarang nggak,” tegasnya.

Sebelum dikunci, Ariel tentu pernah membaca beberapa komentar berbau negatif, tapi hal ini tidak membuatnya down

Advertisement

Ariel tak memungkiri bahwa ia juga sempat membaca komentar-komentar jahat tersebut. Ia bahkan juga mengingat pernah dicela soal bentuk tubuh hingga bibirnya.

“Kayak misal ada yang ngatain aku gendut kayak sapi, bibirnya dower banget, ketawain aja nggak sih,” kenang Ariel Tatum.

Namun kini hal-hal tersebut tak membuatnya terpuruk dan bahkan ia bisa merespons dengan santai berbagai komentar buruk terhadap dirinya. “Membaca yang secukupnya. Alhamdulillah sejauh ini nggak (sampai down), aku nggak peduli omongan orang,” tegasnya.

Ariel mengaku bahwa komentar orang tak pernah benar-benar membuatnya down karena ia merasa peperangan banyak terjadi dalam dirinya sendiri

Ariel secara terbuka pernah mengemukakan mengenai mental issue yang ia alami dan secara terbuka mengakui bahwa ia pernah mengalami borderline personality disorder. Ia mengungkapkan gambaran borderline personality disorder yang mirip dengan masa pubertas.

“Bisa dibilang kaya masuk ke remaja pas masa puber. Kita moody, bingung, identity crisis dan unsure about things tapi diseratus kali lipatkan” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa perasaan tak nyaman seperti perubahan mood yang tidak stabil, bingung, krisis identitas serta ketidakpastian serasa 100 kali lipat lebih terasa. Hal ini tentunya sangat mengganggu dalam kehidupannya. Ariel mengaku bahwa hal tersebut juga mengganggu hubungannya dengan orang lain hingga ke pekerjaannya. Bersyukur, sekarang ia sudah tak lagi merasakannya

“Sekarang alhamdulillah nggak, gue waktu umur 13 tahun seek help. Ever since gue better,” ujarnya. Ia pun mengungkapkan bahwa hal ini tak bisa sembuh begitu saja, hal ini harus diperhatikan sampai nanti.

Ariel diketahui pernah speak up mengenai kesehatan mental dengan kampanye #LetsEndTheShame yang masih ia kampanyekan hingga hari ini. Hal itu bertujuan untuk menyudahi rasa malu untuk mencari tenaga profesional dalam mengatasi kesehatan mental.

Itu tadi cara Ariel Tatum dalam menghadapi komentar negatif hingga bagaimana cara ia mengatasi kesehatan mental yang ia alami. SoHip jangan pernah remehkan kesehatan mental ya! Jangan ragu untuk cari pertolongan profesional kalau dirasa perlu.

Satu lagi, jangan sampai omongan kita yang membuat orang sakit hati apa lagi sampai kena mental.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE