Cerita Kartika Putri Nekat Melahirkan Anak Kedua di Rumah, Meski Tak Diizinkan Dokter

Setiap proses persalinan bisa dibilang memiliki cerita unik, apalagi sekaligus menjadi momen bahagia bagi setiap pasangan yang dikaruniai buah hati. Salah satu cerita persalinan kali ini datang dari seleb Kartika Putri. Istri Habib Usman bin Yahya ini baru saja melahirkan putri kedua mereka pada Kamis (13/10) kemarin.

Advertisement

Kabar bahagia ini sempat Kartika Putri bagikan lewat beberapa unggahan di Instagram pribadinya. Namun, ia baru sempat menceritakan secara detail pada media hari Minggu (16/10) kemarin. Menariknya, Kartika Putri bercerita bahwa ia nekat melahirkan secara normal di rumah, meski sebenarnya dokter sudah melarang.

Kartika Putri berusaha kekeh dengan kemauannya melahirkan di rumah, karena fobia dengan rumah sakit

Kartika putri melahirkan

Unggahan Kartika Putri setelah kelahiran anak kedua | Foto dari Instagram Kartika Putri

Sebenarnya, kelahiran putri kedua Kartika Putri diperkirakan sekitar tanggal 24 Oktober 2022. Namun, sekitar dua minggu sebelum tanggal tersebut, Kartika Putri sudah mengalami kontraksi-kontraksi kecil. Apalagi ia sudah merasa sangat begah, sehingga ia berikhtiar supaya bisa cepat-cepat melahirkan. Bahkan, saat merasakan kontraksi Kartika Putri berusaha diam dan nggak bilang siapa pun, supaya nggak dibawa ke rumah sakit.

Sejak awal Kartika Putri memang berpikir untuk melahirkan di rumah seperti saat melahirkan anak pertamanya. Hal ini membuat ia berusaha menahan rasa sakit kontraksi hingga benar-benar sudah cukup intens. Bahkan, ia mengakui jika saat itu sempat mengerjai sang suami dan bidan karena baru mengabarkan kontraksi saat sudah cukup parah.

Advertisement

“Karena di-mindset awal aku lahiran di rumah, akhirnya ditahan sampai benar-benar kontraksinya sudah aktif banget. Ya sudah akhirnya kita, aku sih sebenarnya, nge-prank Habib dan juga bidannya,” kata Kartika Putri dinukil dari Detik Hot pada Senin (17/10).

Upaya Kartika Putri menahan kontraksi itu sebenarnya diakuinya karena ia fobia dengan rumah sakit. Apalagi perempuan yang akrab disapa Karput ini yakin jika keinginanya untuk melahirkan di rumah nggak akan dituruti baik oleh sang suami, bidan dan juga doktor yang menanganinya.

“Karena aku emang fobia rumah sakit sih, apalagi semua pihak pasti nggak mendukung untuk (melahirkan) di rumah,” lanjut Kartika Putri.

Advertisement

Kartika sudah memastikan dan yakin kondisi dirinya dan sang bayi baik-baik saja

Kartika putri anak

Potret Kartika Putri bersama anak pertama dan suami | Foto dari Instagram Kartika Putri

Sebelum ia yakin dan kekeh untuk melahirkan normal di rumah, Kartika Putri sudah lebih dulu mengetahui kondisi dirinya dan sang bayi. Ia rutin melakukan cek kesehatan untuk mengetahui kondisinya aman. Ia juga sudah memastikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) terdekat bisa menerimanya jika ada hal-hal yang nggak diinginkan terjadi.

“Aku bisa sebenarnya, jadi lebih tahu kapasitas diri sendiri dan juga pastinya didasari dengan check up ke dokter yang memang kondisi aku sehat, bayinya sehat, dan memang nggak ada problem apa-apa. Cek darah bagus seminggu sekali, make sure kalau baby-nya aman, darah aman, aku pun aman under control,” jelas Kartika Putri.

Selain itu, alasan yang cukup bisa membuatnya makin yakin melahirkan dirumah karena jarak rumahnya ke RSIA hanya 3 menit. Sehingga Kartika Putri nggak terlalu khawatir bisa mendapat pertolongan yang cepat. Kendati demikian, sebenarnya dokter yang menangani Kartika Putri selama kehamilan nggak setuju jika dirinya melahirkan di rumah. Namun, Kartika Putri juga mengakui bahwa dirinya cukup keras kepala.

“Dokternya nggak setuju lahiran di rumah. Dokternya bilang, ‘Habib tolong dibawa aja ke rumah sakit segera’, Cuman akunya batu kan ya, sudah nge-prank lagi semuanya karena tahu bakal nggak disetujui di rumah,” kata Kartika Putri.

Kendati ia dan sang putri kecilnya bisa selamat, tapi ia nggak menyarankan apa yang ia lakukan untuk dicontoh para ibu di luar sana. Menurut Kartika Putri, keputusannya itu sebenarnya cukup berisiko. Lebih lanjut, ia juga menceritakan bahwa setelah melahirkan, ia dan sang anak tetap saja langsung dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya normal.

Habib Usman bin Yahya memotong tali pusar sang anak dengan membakarnya menggunakan lilin

Kartika putri melahirkan

Momen saat Habib Usman bin Yahya membakar tali ari-ari | Foto dari Instagram Kartika Putri

Saat mengumumkan kabar bahagia kelahiran putri keduanya, Kartika Putri sempat mengunggah momen saat sang suami memotong tali pusar sang anak. Menariknya, Habib Usman bin Yahya nggak menggunakan gunting seperti pada umumnya, melainkan menggunakan lilin. Dalam unggahan tersebut, tampak suami Kartika Putri memgang lilin yang menyala untuk membakar tali pusar sang bayi hingga putus.

Kartika Putri memilih cara tradisional untuk membakar tali pusar yang terhubung dengan ari-ari menggunakan lilin karena meminimalisir kemungkinan infeksi. Namun, Kartika Putri menegaskan cara tersebut kembali ke masih-masing orang tua yang berusaha memilih cara terbaik untuk sang anak.

“Aku emang orangnya yang kayak agak aneh sih, tapi kenapa aku pakai lilin dibakar, karena itu memang zero infection, jadi infeksinya itu sangat minim. Ya sebenarnya pilihan aja sih, kalau mau ringkas ya pake gunting medis. Tapi kalau aku, supa yang tradisional aja.” katanya.

Kartika bersyukur, bahwa proses persalinannya semua lancar meski ada drama yang membuatnya berusaha bisa melahirkan di rumah. Bayi kecil itu pun di beri nama Khadeejah Aaliyah Basira. Kartika Putri dan Habib Usman bin Yahya pun memohon doa pada publik supaya sang anak bisa selalu sehat dan tumbuh menjadi anak yang soleha.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE