13 Fakta Belva Devara, Staf Khusus Presiden yang Baru Mengundurkan Diri karena Dikritik Publik

Fakta Belva Devara

Nama Belva Devara sedang ramai diperbincangkan publik. Dulu dia dikenal sebagai salah satu Staf Khusus (Stafsus) Milenial Presiden. Namun baru beberapa bulan menjabat, kinerja Belva sudah mendapat berbagai kritik dari publik. Dia memang mempunyai peran ganda sebagai staf pemerintah sekaligus CEO perusahaan Ruangguru. Maka saat perusahaannya mendapat proyek besar dari pemerintah, publik curiga Belva mengalami konflik kepentingan.

Advertisement

Akibat masalah itu, Belva memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Stafsus. Pernyataannya disampaikan lewat Instagram pada Selasa (21/4). Publik pun menjadi semakin penasaran pada sosoknya. Yuk simak fakta-fakta seputar Belva!

1. Belva mempunyai nama lengkap Adamas Belva Syah Devara. Dia lahir di Jakarta pada 30 Mei 1990, jadi sekarang umurnya hampir 30 tahun

Masih muda via www.instagram.com

2. Cowok ini aktif berorganisasi sejak masa sekolah. Dia terpilih menjadi Ketua OSIS saat menuntut ilmu di SMA Presiden

Suka berorganisasi via www.instagram.com

Advertisement

3. Pada 2007, Belva menerima beasiswa penuh dari pemerintah Singapura untuk kuliah S-1 di Nanyang Technological University

Belva saat di Singapura via www.instagram.com

4. Setelah lulus dari Singapura, Belva kembali ke Indonesia. Dia bekerja di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan

Belva dan Jokowi via www.instagram.com

5. Pada 2013, Belva melanjutkan pendidikan S-2 sebagai orang Indonesia pertama yang diterima di program ganda Universitas Harvard dan Stanford sekaligus

Belva lulus dari Harvard via www.instagram.com

Advertisement

6. Belva juga terdaftar sebagai mahasiswa tamu di Massachusetts Institute of Technology, Harvard Law School, Harvard Medical School, dan Harvard Graduate School of Education

Kartu mahasiswa Belva via www.instagram.com

7. Setelah lulus S-2 pada 2016, Belva kembali ke Indonesia. Lalu dia menjadi CEO & Co-Founder Ruangguru yang berfokus pada pendidikan

Belva dan Ruangguru via infokampus.news

8. Di bawah kepemimpinan Belva, Ruangguru berkembang pesat. Bahkan dalam setahun bisa menjangkau menjangkau lebih dari 10 juta siswa dan 150.000 guru

Belva dan tim Ruangguru via www.instagram.com

9. Berkat prestasinya, Belva mendapat penghargaan bergengsi 30 under 30 di Asia dari majalah Forbes tahun 2017

Belva mendapat penghargaan Forbes via today.line.me

10. Pada 21 November 2019, Belva diperkenalkan sebagai Staf Khusus Presiden yang berjumlah 13 orang. Tujuh di antaranya masih berusia 20-an sampai 30-an

Belva bersama Jokowi dan Stafsus Milenial via www.kompas.com

11. Di tengah pandemi corona, Belva dikritik publik karena pernyataannya yang kontroversial

Pernyataan Belva via www.instagram.com

“Mohon maaf. Jujur, kalau digaji 50 juta rupiah hanya untuk bicara ini, mubadzir! Rakyat sudah kenyang motivasi dari Tung Desem atau Mario Teguh,” komentar Politikus Partai Golkar Achmad Annama pada Selasa (24/3).

“Halah, sebulan lalu banyak yang ingetin akan bahaya corona ini. Negara ngapain? Becanda dan ngeyel. Sekarang menyuruh kita nanya diri sendiri lagi. Pakai acara menyalakan lilin, mau ngepet boss?” tulis Arie Kriting pada Selasa (24/3).

12. Belva kembali dikritik publik saat perusahaannya, Skill Academy by Ruangguru, menjadi mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja yang anggaran totalnya mencapai triliunan rupiah

Belva dan Skill Academy via www.instagram.com

13. Belum 6 bulan menjabat, Belva menyampaikan pengunduran diri sebagai Stafsus pada 15 April 2020. Dia melakukannya agar pemerintah nggak terganggu oleh asumsi publik tentang dirinya

View this post on Instagram

Surat Terbuka Belva Devara, CEO Ruangguru ⁣ Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.⁣ ⁣ Semoga di masa pandemi ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan dari Allah yang Maha Penyayang.⁣ ⁣ Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020. ⁣ ⁣ Seperti yang telah dijelaskan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO), proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan. Pemilihan pun dilakukan langsung oleh peserta pemegang Kartu Prakerja.⁣ ⁣ Namun, saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin polemik mengenai asumsi/persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan, yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19. ⁣ ⁣ Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya.⁣ ⁣ Walau singkat, sungguh banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan sebagai Stafsus Presiden. Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektif, efisien, dan transparan. Sehingga di manapun saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.⁣ ⁣ Dengan ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak dapat merespon pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir karena saya ingin fokus dalam menyelesaikan hal ini terlebih dahulu. Terima kasih untuk teman-teman yang telah menghormati dan menghargai keputusan saya tersebut.⁣ ⁣ Semoga kita semua bisa segera keluar dari masalah pandemi yang berat ini.⁣ ⁣ Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.⁣ ⁣ Belva Devara

A post shared by Adamas Belva Syah Devara (@belvadevara) on

Itulah berbagai fakta tentang Belva Devara yang baru aja mengundurkan diri dari Staf Khusus Presiden. Wah, kira-kira gimana ya nasib mantan rekan kerjanya yang lain? Semoga mereka bisa berproses menjadi lebih baik dan memperbanyak kontribusi nyata untuk masyarakat.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE