3 Minggu Pasca Meninggal, Istri Muzammil Akhirnya Ceritakan Kronologi Kepergian Anak Keduanya

Kronologi anak Muzammil meninggal

Kabar menyedihkan datang dari keluarga kecil Muzammil Hasballah, seorang pelantun Alquran yang terkenal karenanya suaranya sangat merdu. Sebuah cobaan yang begitu berat baru saja menerpanya. Belum lama ini, istri Muzammil yang bernama Sonia Ristanti melahirkan anak kedua mereka. Namun sayangnya kebahagiaan mereka nggak bertahan lama. Baru saja menghirup udara segar di dunia, sang bayi meninggal satu hari kemudian.

Advertisement

Kematian anak mereka membuat Muzammil dan keluarganya merasakan duka yang mendalam. Bahkan, mereka belum sanggup menceritakan penyebab dan kronologis anak mereka meninggal. Barulah sekitar tiga minggu kemudian, istri Muzammil buka suara melalui Instagram.

Setelah menikah pada tahun 2017, Muzammil Hasballah dan Sonia Ristanti dikarunia seorang anak perempuan. Mereka makin bahagia tatkala Sonia hamil anak kedua

Muzammil, Sonia, dan Haura via www.instagram.com

Pernikahan Muzammil dan Sonia dua tahun lalu mengundang kekaguman dari banyak orang. Berasal dari latar belakang agama Islam yang kuat, keduanya tampak begitu serasi saat bersama. Mereka pun dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Khadijah Haura. Sekitar 7-8 bulan setelah Haura lahir, ternyata Sonia kembali mengandung. Keluarga kecil mereka pun menunggu datangnya anak kedua dengan perasaan bahagia yang begitu besar.

Lama ditunggu-tunggu, anak kedua Muzammil lahir dengan selamat pada 3 September 2019 dan diberi nama Ruhi. Namun sayangnya, perlahan kondisi Ruhi nggak stabil dan harus dimasukkan inkubator

Ruhi lahir ke dunia via www.instagram.com

Setelah mengandung selama sembilan bulan, akhirnya Sonia melahirkan anak kedua di rumah sakit. Bayi yang lucu itu diberi nama Ruhi Ghumaisha. Kedatangan Ruhi ke dunia langsung disambut dengan penuh sukacita oleh keluarganya. Namun nggak lama kemudian, mulai terjadi hal yang nggak wajar. Semalaman Ruhi nggak bisa tidur nyenyak dan menangis terus. Suaranya berubah menjadi meringkih dan dia hanya diam saja saat hendak diberi ASI.

Advertisement

Saat dini hari pukul 03.00, suhu tubuh Ruhi agak rendah sehingga harus dimasukkan ke inkubator. Suaranya sudah terputus-putus dan kulit wajahnya agak pucat. Ternyata Ruhi sudah koma! Sang ibunda nggak tahu kalau itulah saat terakhir dia bisa menggendong anaknya.

Kondisi Ruhi nggak kunjung membaik dan bahkan sempat koma. Akhirnya sehari kemudian dia dinyatakan meninggal dunia, meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi orangtuanya

Ruhi dinyatakan meninggal dunia via www.instagram.com

Setelah koma, kondisi Ruhi nggak kunjung membaik. Muzammil dan Sonia tanpa henti mendoakan kesembuhannya. Namun kehendak Tuhan nggak bisa dilawan. Sekitar pukul 07.00 keesokan harinya, Ruhi dinyatakan meninggal dunia. Keluarganya pun kaget dan sedih luar biasa. Mereka nggak menyangka kalau bakal kehilangan Ruhi dalam waktu sesingkat ini.

Advertisement

“Belum sempat kumandikan, belum sempat pulang ke rumah, tidur bersama, ternyata pagi itu, 4 September 2019 Ruhi pulang pertama kali ke rumah untuk dimandikan dan dikafankan. Kuikuti semua prosesi pengurusan jenazahnya kecuali menyalatkan, sebagai ibu yang tak berdaya, hanya ini hal terakhir yang bisa kusembahkan dan sebagai pengobat rindu terakhirku kepadamu anakku,” tulis Sonia.

Sedih banget ya cerita kepergian Ruhi. Semoga bayi suci ini mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.  Semoga Muzammil, Sonia, Haura, dan segenap keluarga mereka yang lain pun dikuatkan. Mari kita kirim doa terbaik untuk Ruhi di surga :’)

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE