Dicibir Sudah Berhijab tapi Masih Bermusik, Melly Goeslaw Beri Jawaban Menohok

Tahun 2014 menjadi titik balik kehidupan penyanyi Melly Goeslaw untuk semakin mendalami ajaran agama Islam. Saat itu ia memutuskan untuk berhijab. Meskipun sempat dua tahun sepi tawaran pekerjaan, keputusan itu tidak menurunkan keteguhan hatinya untuk tetap konsisten menutup aurat.

Advertisement

Namun, sudah berhijab ternyata tidak membuat kehidupan Melly Goeslaw terhindar dari cibiran orang. Bukan tentang penampilan atau kelakuan buruk, Melly justru disalahkan karena masih tetap bernyanyi dan bermusik padahal sudah berhijab. Cibiran itu ia dapatkan karena beberapa pemuka agama Islam mengharamkan musik.

Melly Goeslaw blak-blakan tak menganggap musik itu haram

Melly tak menganggap musik itu haram

Melly tak menganggap musik itu haram | Credit: YouTube Daniel Mananta Network

Melly punya alasan tersendiri terkait prinsipnya yang menolak anggapan musik haram. Menurutnya, melodi dalam musik tidak bisa sembarangan diharamkan karena azan saja ada melodinya. Setiap orang yang berbicara pun sebenarnya memiliki intonasi beragam yang bentuknya mirip dengan melodi musik. Hal serupa juga ditemui dalam lantunan azan yang berbeda bunyinya dari setiap negara.

“Kalau gua berpendapat azan saja ada melodinya. Bahkan, segitu kaya melodi azan. Sampai berbagai negara melodinya berbeda-beda. Ini dari Turki, Mekkah, itu indah banget,” tutur Melly, dilansir dari YouTube Daniel Mananta Network (20/6).

Advertisement

Melihat dirinya yang masih bermusik meskipun sudah diharamkan, beberapa orang menghakimi cara hidup Melly itu dan mengaitkannya dengan keputusannya berhijab. Sebagai umat muslim yang taat perintah agama sudah seharusnya Melly berhenti melakukan hal-hal yang juga dilarang agama, begitulah pikir mereka yang menyalahkan Melly.

“Banyak orang yang masih men-judge gue. (Mereka bilang) ‘kan nggak boleh musik’ gitu ya. ‘Lu nggak boleh nyanyi, musik haram’,” tambahnya.

Advertisement

Di sisi lain, Melly justru memperhatikan bahwa orang-orang yang menyalahkannya itu masih menerima pekerjaan berupa iklan yang di dalamnya terdapat unsur musik. Ia pun mempertanyakan konsistensi dari prinsip yang mereka pegang.

“Kalau iklan, lu mau terima. Berarti kalau ada duitnya lu mau, dong? Misalnya gitu,” tuturnya.

Melly tetap menghargai prinsip orang yang mengharamkan musik

Melly tetap menghargai orang yang berbeda prinsip dengannya

Melly tetap menghargai orang yang berbeda prinsip dengannya | Credit: Instagram @melly_goeslaw

Dilansir dari Republika, musik akan menjadi haram bila di dalamnya mengandung unsur kemaksiatan. Bentuk kemaksiatan pada musik bisa terdapat pada lirik dan alunan lagu itu sendiri.

Melly paham dan menghargai orang-orang yang punya prinsip berbeda dengannya. Namun, ia menilai bahwa tidak sepatutnya prinsip itu dijadikan alasan untuk menghakimi cara hidup orang lain dan memaksa mereka berhenti bermusik.

Terlebih lagi, Melly menilai lagu-lagu yang ia ciptakan selama ini tidak pernah merugikan hidup orang lain. Justru, lagu-lagu ciptaannya disukai banyak orang dan menjadi hits.

“Gue nggak menyalahkan kalau lu anggap (musik) itu haram, gitu ya. Tapi maksudnya, sudahlah, masing-masing aja, jangan terus men-judge misalnya lu nyanyi, lu salah. Kalau lu nggak mau nyanyi, ya sudah, nggak usah nyanyi. Jangan menyalahkan (orang lain) yang nyanyi,” tegasnya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE